Memperingati Hari Saka Bakti Husada (SBH) ke-41 tidak hanya menjadi ajang seremonial bagi anggota Saka Bakti Husada Bojonggambir. Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 17 Juli dan 19 Juli 2026, mereka hadir langsung di tengah masyarakat untuk berbagi pengetahuan mengenai kesehatan sekaligus mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari.
Bersama Puskesmas Bojonggambir, anggota Saka Bakti Husada melaksanakan dua kegiatan edukatif, yaitu GEDOR (Gerakan Edukasi Door to Door) dan GRADASI (Gerakan Edukasi). Keduanya mengusung pesan sederhana, tetapi memiliki makna besar, yaitu pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan gizi seimbang sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat.
GEDOR, Menyapa Warga dari Rumah ke Rumah

Rangkaian kegiatan dimulai pada 17 Juli 2026 melalui program GEDOR (Gerakan Edukasi Door to Door) yang dilaksanakan di Kampung Cipayung, Desa Mangkonjaya.
Kegiatan ini menyasar 20 orang warga dengan metode edukasi secara langsung dari rumah ke rumah. Selain menyampaikan materi mengenai Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan gizi seimbang, tim juga memberikan sabun cuci tangan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan perilaku hidup bersih.
Pendekatan door to door memberikan ruang interaksi yang lebih dekat antara petugas kesehatan, anggota Saka Bakti Husada, dan masyarakat. Edukasi tidak hanya menjadi penyampaian informasi, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi yang hangat sehingga pesan kesehatan lebih mudah diterima.
Salah satu anggota Saka Bakti Husada Bojonggambir, Novianti Laila, mengungkapkan kesan positifnya selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Sangat menyenangkan apalagi ketika mendapat warga yang welcome dan excited dengan program yang sedang dijalankan. Bahkan memberikan harapan dan doa kepada kita untuk ke depannya. Dengan adanya program GEDOR dan program-program lainnya diharapkan selalu bermanfaat untuk masyarakat Bojonggambir sampai kapan pun.”
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai penerima informasi, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi para anggota Saka Bakti Husada dalam belajar berinteraksi dan mengabdi kepada masyarakat.
GRADASI, Menanamkan Kebiasaan Hidup Sehat di Lingkungan Pesantren

Rangkaian peringatan Hari Saka Bakti Husada ke-41 berlanjut pada 19 Juli 2026 melalui kegiatan GRADASI (Gerakan Edukasi) yang diselenggarakan di Pesantren Nurul Huda, Desa Pedangkamulyan.
Kegiatan ini menyasar seluruh santri dan santriwati di lingkungan pesantren.
Selain memberikan edukasi mengenai Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan gizi seimbang, tim juga melaksanakan Survei Perilaku Kesehatan Santri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenali perilaku kesehatan peserta sekaligus memperkuat penyampaian pesan-pesan hidup sehat.
Bagi para anggota Saka Bakti Husada, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berbagi ilmu sekaligus mengajak santri menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu anggota SBH yang terlibat dalam kegiatan, Muhammad Abdul Azis, menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan edukasi tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan edukasi hari ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan kami tentang pentingnya menjaga kebersihan serta kesehatan. Semoga materi yang disampaikan mudah dipahami oleh seluruh santri dan disertai praktik sehingga lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami menjadi lebih sadar bahwa kebiasaan sederhana, seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan alat makan, dan menerapkan perilaku hidup sehat, sangat berpengaruh terhadap kesehatan diri sendiri maupun orang lain.”
Testimoni tersebut menggambarkan bahwa edukasi kesehatan akan lebih bermakna ketika peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga memahami manfaatnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi Puskesmas dan Anggota Saka Bakti Husada
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan oleh Petugas Puskesmas Bojonggambir bersama Anggota Saka Bakti Husada Bojonggambir.
Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata kontribusi dalam memperingati Hari Saka Bakti Husada ke-41, sekaligus menjadi wadah bagi anggota Saka Bakti Husada untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh selama mengikuti pembinaan.
Melalui keterlibatan langsung di lapangan, para anggota belajar membangun komunikasi, memberikan edukasi, serta berinteraksi dengan berbagai kelompok masyarakat dalam suasana yang penuh semangat kebersamaan.
Edukasi Sederhana yang Memberikan Dampak

Kegiatan GEDOR dan GRADASI memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan gizi seimbang, sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata Saka Bakti Husada Bojonggambir dalam memperingati Hari Saka Bakti Husada ke-41.
Di balik kegiatan yang sederhana, terdapat semangat pengabdian yang layak menjadi inspirasi. Ketika generasi muda bersedia turun langsung ke tengah masyarakat, berbagi ilmu, dan belajar dari pengalaman di lapangan, nilai-nilai kepedulian akan terus tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Semoga semangat yang ditunjukkan oleh Saka Bakti Husada Bojonggambir bersama Puskesmas Bojonggambir dapat menjadi inspirasi bagi anggota Saka Bakti Husada di berbagai daerah untuk terus menghadirkan kegiatan edukasi yang dekat dengan masyarakat, sehingga peringatan Hari Saka Bakti Husada tidak hanya dikenang sebagai sebuah momentum tahunan, tetapi juga menjadi gerakan nyata dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Author Profile
Latest entries
PuskesmasJuli 21, 2026Peringatan Hari Saka Bakti Husada ke-41, SBH Bojonggambir Edukasi Warga dan Santri tentang CTPS dan Gizi Seimbang
PuskesmasJuli 16, 2026SBH sebagai Agent of Change di Posyandu Balita, Belajar Langsung Melayani Masyarakat
PuskesmasJuli 7, 2026Garda Husada Scouts Camp 5: Mencetak Agen Perubahan Kesehatan dari Saka Bakti Husada Bojonggambir
Mahasiswa KesmasJuni 1, 2026Pemberdayaan Remaja Kampung Naga Tasikmalaya: Strategi Inovatif Kesehatan Lingkungan dan Perilaku Sehat



