Sering kali gelar SKM itu diplesetkan menjadi Sarjana Kebanyakan Makalah, kadang hal ini membuat kita kesal. Bagaimana tidak kesal, gelar ini adalah gelar kebanggaan kita namun selalu diplesetkan ke hal-hal lain.
Tapi kita coba pikir positif saja, memang di kuliah kesehatan masyarakat banyak sekali tugas-tugas membuat makalah. Sehingga inilah yang menjadi alasan mengapa gelar SKM diplesetkan menjadi sarjana kebanyakan makalah.
Dalam hal ini saya berfikir bahwa kalau gelar kita diplesetkan menjadi sarjana kebanyakan makalah, maka inilah kelebihan kita. Tugas membuat makalah yang banyak itu menjadi kelebihan kita, kalau kita kebanyakan membuat makalah itu artinya kita ahli dalam membuat makalah.
Hal ini harus kita kembangkan agar menjadi bernilai, tidak hanya sekedar memenuhi tugas perkuliahan saja. Menulis makalah artinya kita menulis dengan gaya ilmiah, kemampuan menulis ilmiah adalah salah satu kompetensi yang harus setiap mahasiswa kuasai. Kaitannya nanti dengan menulis proposal dan skripsi yang membuat mahasiswa pada umumnya merasa tertekan. Mahasiswa kesehatan masyarakat sudah sering membuat makalah berarti tidak galau dan merasa stress saat menulis proposal dan skripsi.
Setiap saya mengisi materi tentang kepenulisan bagi mahasiswa, saya selalu tekankan kepada mahasiswa agar jangan menjadikan aktivitas menulis itu sebagai sesuatu yang menakutkan. Mahasiswa selalu dipacu atau dimotivasi untuk tidak alergi terhadap menulis ilmiah dengan manfaat yang akan diperoleh. Lebih tepatnya adalah ilmiah itu seru.
Mari kita kembangkan kemampuan menulis ilmiah, kita bisa memsnfaatkan hal ini untuk mengikuti lomba-lomba ataupun conference tingkat nasional, regional bahkan internasional. Selain itu kita juga bisa menulis opini-opini mengenai kesehatan masyarakat di media sosial ataupun media masa. Bisa juga kita menulis buku, sangat keren jika kita masih mahasiswa tapi sudah menghasilkan banyak tulisan yang dapat dibaca oleh orang lain dan bahkan dipresentasikan di conference tingkat naisonal, regional maupun internasional.
Author Profile
-
Pencerah Nusantara V di CISDI
President/Founder di Tasikmalaya Health School for Teenager
Tenaga sukarela, Pembina Remaja di PALANG MERAH INDONESIA
Aksi Bergizi Team di SEAMEO RECFON
Pernah bekerja sebagai Program Facilitator di Gagas Inspirasi Nusantara
Latest entries
Tips KesehatanMei 22, 20204 Tips Cegah Penyakit Tidak Menular Pasca Lebaran
Tips KesehatanMei 18, 20203 Pesan Penting Untuk Remaja Sehat
Opini KesehatanMei 12, 20204 Catatan Penuhi Kebutuhan Gizi Ditengah Pandemi
Edukasi KesehatanMei 17, 2018Ini Rahasia Program Tasikmalaya Health School for Teenager Bisa Terus Eksis!



Semangat y kak ,itu cman celoteh yg ngk bermanfaat untuk kakak,jadi Kaka semangat terus ,saya suka banget ikm ,namun s1 saya ilmu masyarakat ,jadi bisakh saya ambil S2 ikm kak, berarti saya ikut matrikulasi dulu y Kaka kalau bisa masuk ikm???