Kelas ibu hamil (KIH) hadir sebagai salah satu layanan edukasi untuk para calon orang tua. Tidak hanya calon ibu, calon ayah juga dianjurkan mengikuti kelas ibu hamil agar memiliki pengetahuan mengenai kehamilan. Yuuk kita kupas pentingnya mengikuti Kelas Ibu Hamil untuk calon orang tua.
Sebagai calon orang tua baru, pasti menginginkan yang terbaik untuk menyambut buah hati. Dengan mengikuti Kelas Ibu Hamil, calon orang tua akan mendapatkan pembekalan mengenai kehamilan, persalinan serta perawatan bayi baru lahir. Kelas Ibu Hamil dapat diikuti pada kehamilan pertama, maupun kehamilan berikutnya. Selain mengingat kembali ilmu yang pernah didapatkan, orang tua juga bisa mendapatkan berbagai ilmu baru yang terus berkembang.
KIH tersedia di berbagai pelayanan kesehatan seperti RS / RSIA, bidan, puskesmas dan posyandu. Pelaksanaan kelas dapat berlangsung secara online maupun offline. Pada pertemuan offline atau tatap muka, kegiatan dilakukan secara berkelompok dengan jumlah maksimal 10 peserta agar kelas terselenggara dengan optimal.
Tujuan Kelas Ibu Hamil
Pelaksanaan KIH memiliki berbagai tujuan. Untuk calon ibu, tujuan KIH antara lain :
- Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai kehamilan, persalinan, perawatan nifas serta bayi baru lahir melalui praktek dengan pedoman buku KIA,
- Pencegahan gangguan gizi dan komplikasi kehamilan,
- Mengubah sikap dan perilaku ibu, agar ibu dan janin sehat
- Sarana konsultasi langsung,
- Pencegahan penyakit fisik dan jiwa,
- Nifas nyaman ibu selamat,
- Memperluas pertemanan sesama ibu hamil,
- Memberikan motivasi dan dukungan,
- Aktivitas fisik ibu hamil.
Tujuan untuk calon ayah :
- Mengetahui dan memahami perubahan yang bisa terjadi selama masa kehamilan,
- Meningkatkan pengetahuan kehamilan, persalinan, perawatan nifas serta bayi baru lahir,
- Bisa mempersiapkan diri sebagai pendamping istri,
- Mencegah terjadinya baby blues pada ayah,

Manfaat Kelas Ibu Hamil
Beragam manfaat yang akan ayah dan ibu dapatkan dari kelas ibu hamil, antara lain :
- Meningkatkan kekompakan calon ayah dan ibu.
Dengan tingkat pemahaman yang sama, calon ayah dan ibu akan lebih mudah bekerja sama selama masa kehamilan dan masa-masa setelah kehamilan. Hubungan yang kompak antar suami istri akan membuat calon ibu merasa lebih nyaman.
- Memahami perubahan fisik dan psikis yang terjadi pada saat kehamilan dan setelah persalinan.
Semakin besar ukuran janin, bentuk tubuh ibu akan berubah untuk memberi ruang pertumbuhan janin. Hal ini menyebabkan rasa tidak nyaman bahkan sakit di area tubuh tertentu. Pada sesi kelas, ibu bisa mendapatkan tips untuk meredakan rasa tidak nyaman, dan juga berkonsultasi apakah rasa tidak nyaman yang timbul masih tergolong normal atau tidak.
Secara psikis, ibu hamil bisa mengalami berbagai perubahan emosi yang dipengaruhi perubahan hormon. Dengan mengikuti kelas, ayah dan ibu akan mendapatkan pengetahuan baru sehingga bisa memahami perubahan psikis yang terjadi selama masa kehamilan. - Mendapatkan edukasi mengenai kehamilan, persalinan dan bayi baru lahir. Edukasi ini sangat bermanfaat agar masa kehamilan dan persalinan dapat terasa aman dan nyaman.
- Mengetahui peran ayah dalam kehamilan dan persalinan. Serta ayah juga mampu untuk turut serta mengurus saat si kecil lahir.
- Mendapatkan teman baru yang bisa saling mendukung selama masa kehamilan dan menyusui.
- Menjaga kebugaran ibu hamil dengan adanya senam hamil bersama.
Kegiatan Kelas Ibu Hamil
Kelas ibu hamil yang dilakukan secara berkelompok, biasanya dimulai dari perkenalan setiap peserta. Interaksi ringan dan hangat akan membangun suasana menyenangkan selama kegiatan berlangsung.
Berlanjut ke sesi edukasi, bidan atau tenaga kesehatan akan menjelaskan berbagai informasi terkait kehamilan, persalinan maupun perawatan bayi baru lahir. Para peserta juga bisa mengajukan berbagai pertanyaan agar kelas semakin hidup dan ilmu yang didapat bisa optimal.
Selesai pemaparan materi, para peserta melakukan senam hamil untuk menjaga kebugaran tubuh dan mengurangi rasa tidak nyaman ketika hamil. Pasangan yang ikut serta dalam kelas hamil juga bisa berkontribusi membantu bumil pada gerakan-gerakan tertentu. Di akhir kegiatan, para peserta dapat berkonsultasi dengan nakes agar kondisi ibu dan janin selalu terpantau dalam kondisi baik.

Materi Kelas Ibu Hamil
Kelas Ibu Hamil terdiri dari empat kali pertemuan, dengan materi edukasi yang berbeda-beda.
Pertemuan 1
- Penjelasan mengenai kehamilan,
- Perubahan fisik yang dialami,
- Keluhan saat kehamilan dan cara mengatasinya,
- Cara mengatur gizi makanan,
- Cara minum tablet tambah darah (TTD),Obat yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi,
- Hubungan suami istri yang dianjurkan,
- Perencanaan persalinan,
- Tanda-tanda bahaya selama kehamilan,
- Pencegahan komplikasi saat kelahiran.
Pertemuan 2
- Tanda-tanda persalinan,
- Proses persalinan,
- Cara melakukan inisiasi menyusui dini (IMD),
- Pelayanan dan perawatan nifas,
- Cara menjaga kesehatan ibu nifas,
- Pemasangan KB setelah melahirkan.
Pertemuan 3
- Ibu hamil kurang energi kronik (KEK),
- Penyakit anemia dan cara pencegahannya,
- Informasi mengenai penyakit menular seksual.
Pertemuan 4
- Perawatan bayi baru lahir (BBL),
- Pemberian vitamin K pada bayi baru lahir (BBL),
- Cara memantau tumbuh kembang anak,
- Pentingnya imunisasi,
- Pemberian ASI Eksklusif,
- Cara pembuatan akta kelahiran.
Mengikuti kelas ibu hamil adalah investasi terbaik untuk ayah, ibu dan calon buah hati. Dengan pengetahuan yang optimal, masa kehamilan bisa terasa lebih nyaman dan tenang. Ayah dan Ibu juga bisa mempersiapkan diri untuk persalinan, masa nifas serta perawatan ketika si kecil lahir.
Yuuk, segera hubungi nakes terdekat untuk mendapatkan informasi Kelas Ibu Hamil!
Artikel ini telah di review oleh :
Nita Nur Arifin, S.K.M
Programer Promkes Puskesmas Gunungtanjung
Puskesmas Gunungtanjung
Jl. Raya Gunungtanjung No. 17, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kode Pos 46496
Telp (0265)2390045
Email : pkmgunungtanjung@yahoo.com
Instagram : @puskesmasgunungtanjung




yuk cari tahu pentingnya konsumsi asam folat untuk ibu hamil
https://s1kebidanan.fk.unesa.ac.id/post/pentingnya-konsumsi-makanan-tinggi-folat-untuk-ibu-hamil