Sebagai bentuk dukungan dan perlindungan kesehatan, UPTD Puskesmas Gunungtanjung, Tasikmalaya melakukan Pemeriksaan Calon Jamaah haji (18/12). Bertempat di aula puskesmas, Ima Maryam Roslianti, S.KM selalu Kepala Kasubag TU UPTD Puskesmas Gunungtanjung membuka kegiatan tepat pukul 09.00. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian arahan oleh Erna Herlina, AMKG selaku pemegang programer haji UPTD Puskesmas Gunungtanjung.

Pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji bertujuan untuk mengetahui istithaah (kemampuan) calon jamaah dari segi kesehatan fisik dan mental. Istithaah kesehatan merupakan salah satu syarat mutlak yang harus terpenuhi sebelum jemaah melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji. Pemeriksaan berguna untuk menentukan kategori kesehatan calon peserta haji, serta memastikan calon jamaah dalam kondisi sehat dan siap melaksanakan rangkaian ibadah haji yang panjang.
Rangkaian pemeriksaan kesehatan di wilayah Kecamatan Gunungtanjung digelar sebanyak tiga tahapan, yang diselenggarakan pada :
- 18 Desember 2024 (Wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan kognitif dan mental),
- 24 Desember 2024 (MCU test),
- 31 Desember 2024 (tes kebugaran).

Kegiatan Pemeriksaan
Sebanyak 29 peserta calon jemaah haji 2024 Kecamatan Gunungtanjung, mengikuti serangkaian kegiatan pemeriksaan kesehatan pada tahap pertama. Selama dua jam, para peserta bergiliran mendatangi empat pos pemeriksaan, yaitu :
- Wawancara
Para peserta menjawab pertanyaan terkait identitas diri, riwayat kesehatan, keluhan yang dialami, penyakit yang diderita, serta riwayat penyakit pribadi dan keluarga.
- Pemeriksaan fisik
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan fisik peserta, antara lain : tanda vital, postur tubuh, inspeksi dan palpasi, pemeriksaan dada (toraks), pemeriksaan perut (abdomen), pemeriksaan kekuatan otot dan refleks.
- Pemeriksaan kognitif
Bertujuan untuk mengkaji kemampuan kognitif (proses berpikir) pada jemaah haji, terutama yang berisiko tinggi. Pemeriksaan dilakukan dengan mini cog dan clock drawing test (CDT4). - Pemeriksaan mental
Pemeriksaan mental bertujuan untuk menilai demensia, orientasi, daya ingat, dan konsentrasi calon jemaah haji. UPTD Puskesmas Gunungtanjung melakukan asesmen dengan abbreviated mental test score (AMT).
Hasil Pemeriksaan

Setiap hasil pemeriksaan akan dilaporkan ke dalam Sistem Informasi Kesehatan Haji Indonesia. (Siskohatkes). Sistem ini digunakan untuk memantau kondisi kesehatan secara menyeluruh. Hasil pemeriksaan kesehatan yang lengkap akan menentukan kategori kesehatan calon jemaah haji.
UPTD Puskesmas Gunungtanjung telah menyiapkan grup komunikasi , sebagai media pengingat pemeriksaan kesehatan para calon jemaah. Nantinya, tim puskesmas akan menginformasikan kembali terkait penyelenggaraan pemeriksaan MCU dan tes kebugaran.
Pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji ini memiliki peran sangat penting untuk untuk menentukan istithaah kesehatan calon jemaah haji. Harapannya, dengan pemeriksaan kesehatan, dapat diketahui lebih awal mengenai kondisi kesehatan calon jemaah haji sebelum berangkat. Hal ini untuk memastikan calon jemaah haji dalam kondisi sehat dalam menunaikan ibadah sampai ke tanah air. Serta sebagai upaya pencegahan terjadinya transmisi penyakit menular yang mungkin terbawa keluar masuk oleh calon jemaah haji.
Artikel ini telah di review oleh :
Nita Nur Arifin, S.K.M
Programer Promkes Puskesmas Gunungtanjung
Puskesmas Gunungtanjung
Jl. Raya Gunungtanjung No. 17, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kode Pos 46496
Telp (0265)2390045
Email : pkmgunungtanjung@yahoo.com
Instagram : @puskesmasgunungtanjung



