Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Rumah Tangga Kunci Keluarga Sehat

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran diri sendiri sehingga mampu membantu keluarga dan masyarakat sekitar untuk ikut bergerak secara sadar demi terciptanya kesehatan diri sendiri, keluarga dan seluruh masyarakat.

Tujuan utama Gerakan PHBS adalah meningkatkan kualitas kesehatan pada tingkat keluarga dan masyarakat melalui proses edukasi dan sosialisasi yang menjadi langkah awal pendorong Gerakan individu untuk menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Manfaat utama PHBS adalah menciptakan masyarakat yang tidak hanya memiliki perilaku hidup bersih sehat yang baik tetapi juga memiliki pengetahuan serta kesadaran sehingga standar kesehatan diri sendiri, keluarga dan masyarakat dapat terjaga dan terpenuhi.

PHBS dilakukan dalam berbagai sektor masyarakat guna menunjang standar kesehatan masyarakat secara luas dan berkesinambungan. Tatanan PHBS yang memengaruhi dan bersinggungan langsung dengan aspek kehidupan yaitu PHBS di Rumah Tangga, PHBS di Sekolah, PHBS di Tempat Kerja, PHBS di Sarana Kesehatan, dan PHBS di Tempat Umum. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dilingkup Rumah Tangga (RT) menjadi aspek terdekat dan terkecil yang digunakan untuk melihat kuantitas dan kualitas PHBS di dalam tatanan masyarakat.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2007, 2013, dan 2018, proporsi rumah tangga yang melakukan PHBS selama sepuluh tahun terakhir mengalami peningkatan sebanyak 28%. Proporsi PHBS meningkat dari 11,2% pada tahun 2007 menjadi 23,6% pada tahun 2013 dan terus meningkat menjadi 39,1% pada tahun 2018. Meskipun demikian, proporsi individu yang telah menerapkan PHBS dengan baik secara nasional belum mencapai setengah (41,3%). Pada tingkat provinsi, proporsi individu yangmenerapkan PHBS dengan kategori baik tertinggi berada di Bali (59,2%), disusul oleh DKI Jakarta (55,2%), DI Yogyakarta (51,9%), Sulawesi Utara (48,1%), dan Kepulauan Riau (47,5%).

Berdasarkan evaluasi pencapaian program PHBS Nasional, PHBS Rumah Tangga dikatakan baik apabila telah melaksanakan 10 upaya kesehatan untuk memberdayakan anggota rumah tangga untuk mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat dan berperan aktif dalam gerakan kesehatan di lingkungan masyarakat. Upaya kesehatan tersebut berupa :

  1. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan
    Pada masa kehamilan hingga persalinan, terdapat faktor resiko yang memengaruhi kesehatan ibu dan bayi. Dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan persalinan yang dibantu tenaga kesehatan, kebersihan alat dan kualitas kesehatan dapat lebih ditingkatkan dan  risiko terjadinya komplikasi pada ibu dan bayi dapat diminimalisir.
  2. Pemberian ASI Eksklusif
    ASI Eksklusif yaitu pemberian ASI pada bayi usia 0–6 bulan tanpa tambahan apapun. Pada 6 bulan pertama kelahiran, bayi masih dalam proses penyempurnaan sistem pencernaan, sistem imun dan sistem metabolisme tubuh lainnya. Pemberian ASI saja selama 6 bulan dapat membantu perkembangan bayi dan mencegah terjadinya masalah kesehatan pada ibu.
  3. Menimbang bayi dan balita secara berkala
    Pemantauan pertumbuhan bayi sangat penting untuk mencegah terjadinya keterlambatan tumbuh kembang anak.
  4. Cuci tangan dengan sabun dan air bersih
    Berbagai masalah kesehatan disebabkan dari kebersihan tangan yang kurang terjaga. Cuci tangan dengan sabun dan air bersih dapat mencegah penularan berbagai jenis penyakit yang tak kasat mata.
  5. Menggunakan air bersih
    Air bersih merupakan kebutuhan dasar penunjang hidup manusia yang menunjang kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh bakteri, zat racun dan penyakit lainnya.
  6. Menggunakan jamban sehat
    Jamban sehat adalah aspek sanitasi penting yang berpengaruh pada kebersihan dan kualitas air di lingkungan.
  7. Memberantas jentik nyamuk
    Nyamuk adalah vektor penyakit yang berada sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Mengendalikan perkembangbiakan nyamuk dapat mencegah terjadinya penyakit yang dibawa oleh nyamuk.
  8. Konsumsi buah dan sayur
    Sayur dan buah adalah sumber serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk metabolisme yang baik.
  9. Melakukan aktivitas fisik setiap hari
    Aktivitas fisik dan olahraga dapat mencegah terjadinya penyakit degeneratif dan menjaga kesehatan organ dan otot.
  10. Tidak merokok di dalam rumah
    Merokok di dalam rumah dapat mempengaruhi kesehatan anggota keluarga karena ikut menghirup asap rokok dan menjadi perokok pasif. Berhenti merokok atau menghindari perilaku merokok di dalam rumah dapat menjaga kesehatan keluarga dan mengurangi resiko terjadinya penyakit.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tangga menjadi aspek yang kompleks untuk memulai perilaku kesehatan pada individu. Hal ini karena rumah tangga meliputi berbagai usia dan kalangan yang berpengaruh pada kesehatan sebuah keluarga. Dengan memulai PHBS di tatanan rumah tangga, individu diharapkan dapat secara sadar menerapkan perilaku kesehatan di seluruh tatanan masyarakat, baik di keluarga, masyarakat, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, dan fasilitas umum sehingga standar kesehatan masyarakat yang baik dapat tercapai.

Sumber:
Kementerian Kesehatan RI. (2016). PHBS. https://ayosehat.kemkes.go.id/phbs diakses pada 20 Oktober 2024.
Direktorat Promosi Kesehatan Kementerian Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI. (2018). https://promkes.kemkes.go.id/perilaku-hidup-bersih-sehat diakses pada 20 Oktober 2024.
Purwanto, Bambang. (2021). Gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam Data Riset Kesehatan Dasar. https://ayosehat.kemkes.go.id/gerakan-perilaku-hidup-bersih-dan-sehat-dalam-data-riset-kesehatan-dasar diakses pada 20 Oktober 2024.

Artikel ini telah di review oleh:
Hendra Koswara, S.KM.
Tenaga Promkes Puskesmas Taraju

Puskesmas Taraju
Jalan Raya Taraju No. 149, Desa Taraju, Kec. Taraju, Kab. Tasikmalaya, Prov. Jawa Barat
Kode Pos.46474
No. Telp. 08164667273/02657080205

Yuk Share Postingan Ini:
yustifitya
yustifitya
Articles: 16

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *