Puskesmas Bojonggambir Gelar Skrining Kesehatan Tes Kebugaran Pekerja Formal

Rabu, 12 Agustus 2026, Puskesmas Bojonggambir menggelar kegiatan Pengukuran Kebugaran Jasmani dan Skrining Kesehatan Pekerja Formal. Kegiatan ini berlangsung di Puskesmas Bojonggambir dan diikuti oleh tenaga pendidik, pegawai kecamatan, pemerintah desa, serta karyawan puskesmas.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membantu pekerja mengenali kondisi kesehatan dan kebugaran tubuhnya. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Bojonggambir.

Skrining kesehatan dimulai dari pemeriksaan dasar

Rangkaian skrining diawali dengan pendaftaran dan wawancara mengenai faktor risiko kesehatan. Peserta kemudian menjalani pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut.

Peserta menunggu dan mengikuti alur pelayanan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Bojonggambir.

Pemeriksaan dilanjutkan dengan pengukuran tekanan darah dan cek gula darah. Setelah seluruh pemeriksaan dilakukan, peserta mendapat kesempatan berkonsultasi dengan petugas kesehatan mengenai hasil pemeriksaannya.

Petugas kesehatan melakukan pengukuran tekanan darah kepada salah satu peserta.

Bagi masyarakat, skrining seperti ini penting karena kondisi kesehatan tertentu bisa saja belum menimbulkan keluhan yang terasa. Dengan mengetahui faktor risiko lebih awal, seseorang dapat mulai melakukan perubahan gaya hidup atau berkonsultasi lebih lanjut dengan tenaga kesehatan bila diperlukan.

Kebugaran jasmani juga ikut diukur

Selain skrining kesehatan, peserta mengikuti pengukuran kebugaran jasmani. Kegiatan diawali dengan peregangan, kemudian dilanjutkan dengan tes menggunakan metode Rockport.

Peserta melakukan peregangan sebelum mengikuti tes kebugaran jasmani.

Metode Rockport merupakan salah satu metode pengukuran kebugaran yang digunakan untuk menilai daya tahan jantung dan paru. Kementerian Kesehatan juga menggunakan metode ini dalam pengukuran kebugaran jasmani melalui SIPGAR. Dalam praktiknya, tes Rockport dilakukan dengan berjalan cepat atau berlari sejauh 1,6 kilometer dan memperhatikan waktu tempuh peserta.

Peserta mengikuti tes kebugaran dengan berjalan menempuh rute yang telah ditentukan.

Untuk pekerja, mengetahui tingkat kebugaran dapat menjadi gambaran apakah kondisi fisik sudah cukup mendukung aktivitas sehari-hari. Hasil pengukuran juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk mempertahankan atau meningkatkan kebugaran.

Mendorong pekerja lebih peduli pada kesehatan

Nurajijah, A.Md.Keb., selaku Pemegang Program Kesehatan Olahraga UPTD Puskesmas Bojonggambir, mengatakan kegiatan ini membuat dirinya lebih mengetahui kondisi kesehatan dan tingkat kebugaran tubuh.

“Hasil pemeriksaan memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan. Kegiatan ini juga memberikan motivasi bagi saya untuk lebih memperhatikan pola hidup sehat, menjaga kebugaran dengan berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan bergizi, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujarnya.

Menurut Nurajijah, skrining kesehatan dan pengukuran kebugaran bagi pekerja formal bermanfaat untuk membantu menemukan faktor risiko kesehatan lebih dini. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin agar pekerja tetap sehat, bugar, dan produktif.

Apresiasi juga disampaikan Gugun Gunawan, S.Sos., M.Si., selaku Camat Bojonggambir yang turut mengikuti kegiatan sebagai peserta.

“Saya ucapkan terima kasih kepada tim dari Puskesmas yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan lancar. Saya berharap untuk tetap melaksanakan pelayanan yang terbaik untuk warga Kecamatan Bojonggambir,” ungkapnya.

Sehat pekerja, mendukung produktivitas

Kegiatan di Puskesmas Bojonggambir ini mengingatkan bahwa menjaga kesehatan pekerja tidak harus menunggu munculnya keluhan. Mengenali kondisi tubuh melalui pemeriksaan kesehatan dan menjaga kebugaran secara rutin merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

Melalui skrining kesehatan pekerja formal dan pengukuran kebugaran jasmani, peserta mendapat gambaran awal mengenai kondisi kesehatannya. Selanjutnya, hasil pemeriksaan dapat menjadi dorongan untuk lebih aktif bergerak, menjaga pola makan, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Bagi masyarakat Bojonggambir, kegiatan semacam ini juga menunjukkan peran puskesmas bukan hanya dalam menangani orang yang sedang sakit, tetapi juga dalam mendorong upaya pencegahan dan menjaga masyarakat tetap sehat.

Author Profile

Rafie Nur Sidiq
Yuk Share Postingan Ini:
Rafie Nur Sidiq
Rafie Nur Sidiq
Articles: 136

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *