Vaksinasi Covid-19, Lindungi Diri, Lindungi Keluarga

Telah berlangsung Webinar Kesehatan yang diselenggarakan oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Komisariat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Webinar ini mengusung tema “Vaksinasi Covid-19, Lindungi Diri, Lindungi Keluarga”. Acara ini diselenggarakan pada hari Minggu, 25 April 2021 yang berlangsung pada pukul 17.00 – 18.45 WIB dengan menggunakan media Zoom cloud meetings.

Webinar Kesehatan ini dihadiri kurang lebih 60 peserta yang berasal dari berbagai instansi dan berbagai daerah. Webinar ini mengahdirkan Yunus Diel Zebua sebagai moderator, Teguh Supriyadi, SKM, MPH (Kepala Bidang Pencegahan & Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara) dan Novita Rohdearni Saragih, SKM, M.Sc, M.A (Kepala Seksi KIE dan Advokasi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara) sebagai Narasumber.

Webinar Kesehatan ini diawali dengan pemaparan materi oleh Bapak Teguh Supriyadi, SKM, MPH, dengan judul “Vaksinasi Covid-19 serta Penyebarannya di Indonesia”. Diawali dengan menjelaskan gambaran umum penanggulangan covid-19 Indonesia yaitu upaya pencegahan langsung yang terdiri dari vaksinasi dan treatment dan pencegahan tidak langsung yang terdiri dari regulasi, 3M dan surveillance (3T).

Vaksin merupakan produk biologi yang diberikan kepada seseorang untuk melindunginya dari penyakit yang melemahkan bahkan mengancam jiwa dengan merangsang pembentukan kekebalan tubuh melawan infeksi dari penyakit penyakit tertentu, Salah satunya adalah Covid-19. Penggolongan asal antigen berasal dari bibit penyakit yang dilemahkan, bibit penyakit yang dimatikan dan recombinant.

Tujuan dari Vaksinasi Covid-19 Indonesia yaitu menciptakan kekebalan kelompok agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Selain itu, menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan terhadap serangan penyakit tertentu dan menjaga produktivitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi.

BACA JUGA:  Komisi IX Usulkan Sebagian Dana Desa Dialokasikan untuk Kesehatan

Penetapan jenis vaksin Covid-19 Indonesia berdasarkan keputusan menteri Kesehatan republik Indonesia No. HK.01.07/MENKES/12758/2020 tentang penetapan jenis vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yaitu Sinovac. Kriteria melakukan vaksinasi di Indonesia yaitu dengan penduduk dengan kondisi sehat dan pekerjaannya berisiko tinggi terhadap penularan Covid-19 yaitu terdiri dari petugas kesehatan di seluruh Indonesia, TNI/Polri, aparat hukum, petugas publik, tokoh masyarakat/agama, guru, tenaga pendidik, aparatur pemerintahan pusat, daerah hingga masyarakat rentan yang merupakan kelompok usia produktif dan berkontribusi dalam sektor perekonomian.

Pelayanan vaksinasi Covid-19 di Indonesian bisa melalui fasilitas kesehatan, pos vaksinasi massal dan pos vaksinasi bergerak. Adapun alur yang diikuti dalam pelaksanaan vaksinasi covid 19  terdiri dari 4 yaitu pendaftaran, analisis kesehatan, pelaksanaan vaksinasi dan pencatatan vaksinasi.

Peran Keluarga dalam Menyukseskan Vaksinasi Covid-19

Materi kedua disampaikan oleh ibu Novita Rohdearni Saragih, SKM, M.Sc, M.A dengan judul “Pemahaman dan Peran Keluarga dalam Menyukseskan Vaksinasi Covid-19”. Diawali dengan menjelaskan pengertian keluarga yaitu menurut undang-undang RI nomor 52 tahun 2009 pasal 1 nomor 6 yaitu keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami, istri dan anaknya atau ayah dan anaknya atau ibu dan anaknya.

Selain itu menjelaskan tentang delapan fungsi keluarga yaitu fungsi agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta dan kasih sayang, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi dan fungsi lingkungan. Hal-hal yang mempengaruhi kerentanan dalam keluarga dalam menghadapi COVID-19 usia anggota keluarga, tingkat ketergantungan terhadap orang dewasa atau perawat/pengasuh, sumber daya  dan riwayat kesehatan fisik dan mental.

Adapun beberapa faktor yang menimbulkan stigma ditengah-tengah keluarga tentang vaksinasi covid-19 yaitu pengaruh lingkungan, pola pikir dan nilai yang dianut. Maka peran keluarga sebagai pendukung dalam menghadapi covid-19 dan mensukseskan vaksinasi yaitu dengan dukungan informasi yang akurat, dukungan emosional, meluangkan waktu, dukungan penghargaan dan dukungan lain. Strategi dalam menghadapi pandemi covid 19 di tengah-tengah keluarga yaitu dengan IMAN, AMAN, DAN ILMU.

BACA JUGA:  Universitas Tadulako Resmi Miliki Fakultas Kesehatan Masyarakat

Setelah pemaparan dari kedua narasumber, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sesi tanya jawab dibuat dua sesi dan setiap sesi diberikan kesempatan untuk 3 pertanyaan serta ditujukkan untuk narasumber yang mana agar pertanyaannya mendapatkan jawaban yang lebih spesifik. Pertanyaan yang diberikan melebihi batas dikarenakan antusias para peserta dan juga keingintahuannya terhadap pembahasan Vaksinasi Covid-19 saat ini.

Acara webinar kesehatan ini diakhiri oleh kesimpulan singkat oleh moderator mengenai poin penting yang disampaikan oleh kedua narasumber. Penyakit covid-19 merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan menggunakan imunisasi. Dimana imunisasi sendiri merupakan proses untuk membuat kebal imun seseorang terhadap suatu penyakit dimana proses ini dapat dilakukan dengan pemberian vaksin untuk merangsang kekebalan tubuh seseorang. Namun walaupun begitu tidak semua orang dapat divaksin karena ada beberapa kriteria yang dapat membuat seseorang tidak dapat menerima vaksinasi seperti yang telah disampaikan oleh pemateri kita. Oleh karena itu melalui acara ini mengajak masyarakat seluruhnya untuk tidak khawatir dalam vaksinasi.

Serta keluarga memiliki peran yang besar dalam vaksinasi covid-19 karena keluarga yang paling utama dapat membantu kita jika butuh bantuan, dan kita juga bisa membaca informasi yang akurat sebagaimana yang telah di sampaikan pemateri kita.

Moderator juga mengingatkan untuk mengisi formulir evaluasi agar menjadi evaluasi bagi narasumber pertama dan kedua, moderator, dan pastinya evaluasi terhadap kegiatan webinar itu sendiri. Sebelum dibuka dan ditutup, dilakukan doa dengan doa kristiani sebagai bentuk simbolis organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia.

Peserta Webinar GMKI FKM USU

Medan, 25 April 2021
UOUS
Shalom
PK GMKI FKM USU
Mb. 2021 – 2022

(Visited 21 times, 1 visits today)