Puskesmas Salawu Gelar BIAS, Perkuat Imunitas Anak Sekolah

Puskesmas Salawu gelar BIAS di SD/MI Kecamatan Salawu untuk memperkuat imunitas anak melalui imunisasi Campak-Rubela dan HPV sesuai sasaran.

Memasuki bulan Agustus, kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) kembali dilaksanakan di sejumlah SD/MI di Kecamatan Salawu. Kegiatan yang berlangsung pada minggu kedua hingga minggu keempat Agustus ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga perlindungan kesehatan anak melalui pemberian imunisasi sesuai usia dan sasaran.

Pelaksanaan BIAS dilakukan di sekolah-sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Salawu dengan melibatkan pihak Puskesmas sebagai pelaksana pelayanan kesehatan. Anak-anak kelas 1 dan kelas 5 menjadi sasaran kegiatan yang mendapatkan pelayanan imunisasi sesuai jadwal dan ketentuan program.

Kegiatan ini berlangsung kurang lebih satu hingga dua jam di masing-masing lokasi. Meski pelaksanaannya relatif singkat, suasana kegiatan tetap diwarnai antusiasme anak-anak, dukungan pihak sekolah, serta pendampingan dari tenaga kesehatan.

Puskesmas Salawu Gelar BIAS, Perkuat Imunitas Anak Sekolah

Mengenal BIAS dan Manfaatnya bagi Anak

Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS merupakan kegiatan imunisasi yang dilaksanakan di lingkungan sekolah maupun madrasah. Program ini bertujuan memberikan perlindungan kepada anak usia sekolah terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Menurut Kementerian Kesehatan, pelaksanaan BIAS dilakukan di satuan pendidikan seperti sekolah, madrasah, maupun pesantren. BIAS menjadi bagian dari upaya mempertahankan dan meningkatkan kekebalan tubuh anak melalui imunisasi yang diberikan sesuai kelompok usia dan kelas.

Pada pelaksanaannya, anak kelas 1 mendapatkan imunisasi Campak-Rubela sesuai jadwal. Sementara itu, imunisasi HPV menjadi salah satu imunisasi dalam BIAS untuk anak perempuan kelas 5, dengan pemberian lanjutan sesuai jadwal program. HPV atau Human Papillomavirus merupakan virus yang berkaitan dengan kanker leher rahim, sehingga imunisasi HPV menjadi salah satu bentuk perlindungan sejak usia sekolah.

Sementara imunisasi Campak-Rubela diberikan untuk membantu melindungi anak dari penyakit campak dan rubela. Campak sendiri bukan sekadar penyakit dengan gejala demam dan munculnya ruam pada kulit. Pada kondisi tertentu, campak dapat menimbulkan komplikasi seperti pneumonia atau radang paru dan radang otak.

Tenaga Kesehatan Berikan Edukasi kepada Siswa

Dalam kegiatan BIAS di SD/MI Kecamatan Salawu, pihak Puskesmas turut memberikan informasi kepada peserta mengenai imunisasi. Edukasi menjadi bagian penting agar anak dan lingkungan sekolah memahami bahwa imunisasi bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan salah satu cara untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit tertentu.

Penyampaian informasi juga membantu anak memahami proses yang akan mereka jalani. Dengan penjelasan yang sederhana dan suasana yang nyaman, anak diharapkan tidak terlalu cemas ketika mengikuti pelayanan imunisasi.

Kegiatan yang berlangsung sekitar satu hingga dua jam tersebut dilaksanakan dengan melibatkan pihak sekolah dan tenaga kesehatan. Anak-anak mengikuti pelayanan sesuai arahan petugas, sementara pihak sekolah membantu menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Bagi sebagian anak, momen imunisasi mungkin terasa sedikit menegangkan. Namun, dengan dukungan guru, tenaga kesehatan, dan teman-teman di sekitarnya, proses tersebut dapat dilalui dengan lebih tenang.

Dukungan Orang Tua Jadi Bagian Penting

Keberhasilan kegiatan BIAS tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan dan sekolah. Dukungan orang tua juga memiliki peran yang tidak kalah penting.

Orang tua diharapkan dapat memberikan dukungan kepada anak untuk mengikuti imunisasi sesuai jadwal. Terlebih, imunisasi yang diberikan melalui BIAS merupakan bagian dari program kesehatan anak usia sekolah.

Kementerian Kesehatan juga menekankan pentingnya melengkapi imunisasi anak karena anak yang belum mendapatkan imunisasi dapat memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi.

Karena itu, orang tua tidak perlu ragu untuk mencari informasi dari sumber yang terpercaya apabila memiliki pertanyaan mengenai jenis imunisasi, manfaat, jadwal, maupun kondisi anak sebelum imunisasi. Informasi yang benar dapat membantu orang tua mengambil keputusan kesehatan yang tepat bagi anak.

Bersama Lindungi Anak

Pelaksanaan BIAS di SD/MI Kecamatan Salawu diharapkan dapat terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Bukan hanya tenaga kesehatan dan sekolah, tetapi juga orang tua serta masyarakat secara luas.

Harapannya, orang tua dapat ikut menyukseskan pelaksanaan BIAS dengan memastikan anak mengikuti imunisasi sesuai sasaran dan jadwal yang telah ditetapkan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan dan memperkuat kekebalan tubuh anak dalam jangka panjang.

Imunisasi pada usia sekolah bukan sekadar kegiatan yang dilakukan karena anak sudah memasuki kelas tertentu. Lebih dari itu, BIAS menjadi salah satu kesempatan untuk memberikan perlindungan kesehatan pada anak di masa pertumbuhan mereka.

Melalui kerja sama antara Puskesmas, sekolah, orang tua, dan masyarakat, kegiatan BIAS diharapkan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesehatan anak-anak di Kecamatan Salawu.

Dengan begitu, langkah sederhana seperti datang ke sekolah untuk mengikuti imunisasi dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan terlindungi.

Artikel ini telah direview oleh:

Sintia Laurena, SKM

Tenaga Promkes Puskesmas Salawu

Puskesmas Salawu:

Jl. Raya Salawu No. 118, Margalaksana, Kec. Salawu, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat 46471

Instagram: @puskesmassalawu Telp: (+62)821-2860-6753

Author Profile

Adelia Trisni Apriliyanti
Yuk Share Postingan Ini:
Adelia Trisni Apriliyanti
Adelia Trisni Apriliyanti
Articles: 14

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *