Puskesmas Rajapolah Gelar Pelayanan Penyakit Kronis di Desa Manggungjaya, Peserta Prolanis Antusias

MANGGUNGJAYA, 20 Agustus 2026 – Puskesmas Rajapolah melaksanakan kegiatan Pelayanan Penyakit Kronis di Desa Manggungjaya pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di GOR Desa Manggungjaya ini diikuti oleh 35 peserta Prolanis Desa Manggungjaya.

Pelayanan dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.00 WIB. Sejumlah pelayanan kesehatan diberikan kepada peserta, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan laboratorium, penyuluhan kesehatan tentang diet rendah garam, hingga senam Prolanis.

Kegiatan tersebut melibatkan dr. Yunike Rosdiana Herman, M.KM., Evi Cristy, AMd.Keb., Yusup Sofyan, S.Kep., Ners., Elfira Nurwahyuni, S.Kep., Ners., Leni Nursyamsiah, AMd.AK., dan Sri Nurjanah, S.KM.

Peserta Mengikuti Pemeriksaan Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu rangkaian utama dalam kegiatan pelayanan penyakit kronis tersebut. Para peserta Prolanis mendapatkan pelayanan kesehatan yang disiapkan oleh Puskesmas Rajapolah.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga mencakup pemeriksaan laboratorium. Kedua pelayanan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk mendukung pemantauan kondisi kesehatan peserta Prolanis.

Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau Prolanis merupakan program pelayanan kesehatan yang ditujukan bagi peserta dengan penyakit kronis tertentu. Kegiatan Prolanis dapat mencakup berbagai bentuk pelayanan dan edukasi untuk membantu peserta mengelola kondisi kesehatannya secara berkelanjutan.

Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa pengelolaan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus membutuhkan pemantauan kesehatan serta penerapan pola hidup sehat. Pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi salah satu bagian yang penting dalam pengelolaan penyakit tidak menular.

Puskesmas Rajapolah Gelar Pelayanan Penyakit Kronis di Desa Manggungjaya, Peserta Prolanis Antusias
Edukasi Diet Rendah Garam

Setelah rangkaian pemeriksaan, peserta juga mendapatkan penyuluhan kesehatan mengenai diet rendah garam. Edukasi ini menjadi salah satu materi dalam kegiatan pelayanan penyakit kronis di Desa Manggungjaya.

Pola makan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko penyakit tidak menular. Pembatasan konsumsi garam juga berkaitan dengan upaya menjaga tekanan darah.

Kementerian Kesehatan menganjurkan masyarakat untuk membatasi konsumsi garam. Dalam informasi kesehatan yang diterbitkan Kemenkes, konsumsi garam dianjurkan tidak lebih dari 5 gram atau sekitar satu sendok teh per orang per hari.
Dalam kegiatan di Desa Manggungjaya, penyuluhan secara khusus membahas diet rendah garam sebagai salah satu materi edukasi kesehatan bagi peserta Prolanis.

Senam Prolanis Dipandu Ketua TP PKK Desa Manggungjaya

Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan senam Prolanis. Senam tersebut dipandu langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Desa Manggungjaya.

Keterlibatan peserta dalam mengikuti rangkaian kegiatan menjadi bagian penting dari pelaksanaan kegiatan Prolanis. Selain mendapatkan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan, peserta juga mengikuti edukasi serta aktivitas fisik melalui senam Prolanis.

Aktivitas fisik merupakan salah satu bagian dari pola hidup sehat. Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa aktivitas fisik secara teratur dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan membantu mengendalikan sejumlah faktor risiko penyakit tidak menular.
Antusiasme Peserta Menjadi Bagian Menarik Sebanyak 35 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga jam tersebut. Antusiasme ini menjadi salah satu hal yang menarik dalam pelaksanaan pelayanan penyakit kronis di Desa Manggungjaya.

Kegiatan yang dilaksanakan Puskesmas Rajapolah tersebut memberikan ruang bagi peserta Prolanis untuk mengikuti beberapa bentuk pelayanan dalam satu rangkaian kegiatan. Mulai dari pemeriksaan kesehatan dan laboratorium, mendapatkan penyuluhan mengenai diet rendah garam, hingga mengikuti senam Prolanis.

Rangkaian tersebut juga memperlihatkan bahwa kegiatan pelayanan penyakit kronis tidak hanya berfokus pada pemeriksaan, tetapi juga mencakup edukasi kesehatan dan aktivitas fisik yang dilakukan bersama peserta.

Puskesmas Rajapolah Gelar Pelayanan Penyakit Kronis di Desa Manggungjaya, Peserta Prolanis Antusias
Harapan Seluruh Peserta HT dan DM Terkendali

Pelaksanaan pelayanan penyakit kronis di Desa Manggungjaya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta Prolanis.

Harapan utama dari kegiatan tersebut adalah seluruh peserta dengan hipertensi (HT) dan diabetes melitus (DM) dapat terkendali.

Pengendalian penyakit kronis memerlukan perhatian dan pemantauan secara berkelanjutan. Karena itu, kegiatan pelayanan kesehatan seperti pemeriksaan, pemeriksaan laboratorium, edukasi kesehatan, serta aktivitas fisik menjadi bagian yang dapat mendukung upaya peserta dalam menjaga kondisi kesehatannya.

Melalui kegiatan Prolanis yang dilaksanakan di Desa Manggungjaya, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelayanan kesehatan sekaligus edukasi mengenai pola hidup yang berkaitan dengan pengelolaan penyakit kronis.

Author Profile

Falina Kurniawati
Falina Kurniawati
Pengelola Media Digital Puskesmas (Magang).
Edukasi Kesehatan. Desain Konten. Media sosial
Yuk Share Postingan Ini:
Falina Kurniawati
Falina Kurniawati

Pengelola Media Digital Puskesmas (Magang).
Edukasi Kesehatan. Desain Konten. Media sosial

Articles: 9

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *