Camat Kodi Utara Lantik Pengurus Kelompok Masyarakat Peduli TBC

Indonesia masih terus berjuang untuk membebaskan diri dari TBC. Program Eliminasi TBC yang dicanangkan kembali oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2019 semakin membuktikan bahwa kolaborasi pemerintah, masyarakat sipil, dunia usaha, akademisi, dan media, sangat dibutuhkan untuk mencapai Eliminasi TBC 2030.

Salah satu upaya pengendalian Tuberkulosis oleh masyarakat adalah dengan membentuk kelompok pendukung Tuberkulosis di tingkat komunitas. Kelompok pendukung TBC ini dapat berperan dalam memberikan dukungan kepada kelompok penderita TBC dan keluarga agar mematuhi pengobatan hingga sembuh/selesai serta melakukan pencegahan penularan TBC.

Pelantikan Kelompok Masyarakat Peduli Tuberkulosis

Kelompok Masyarakat Peduli Tuberkulosis (KMP TBC) dibentuk untuk mendukung implementasi program pemerintah dalam penanggulangan tuberkulosis di tingkat kecamatan. KMP TBC melibatkan anggota masyarakat yang sukarela berupaya mengadvokasi permasalahan TBC di wilayahnya sebagai pemenuhan hak dasar dan kebutuhan masyarakat.

KMP TB dapat bekerja sama dengan sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, pemerintah kecamatan/ kelurahan/ desa serta kelompok lain di masyarakat untuk mendukung ketersediaan, keterjangkauan, penerimaan, kualitas dan keberlangsungan pelayanan TBC yang merupakan salah satu standar pelayanan minimal (SPM) di setiap kabupaten/ kota.

Sumba Barat Daya merupakan salah satu kabupaten yang terpilih dari 20 kabupaten/ kota di seluruh Indonesia untuk dibentuknya KMP TBC. Kegiatan pembentukan ini difasilitasi oleh Tim SSR Perdhaki Program TB Kabupaten Sumba Barat Daya dengan memilih Kecamatan Kodi Utara sebagai tempat pembentukan KMP TBC.

Heribertus D. Hakalolu, S.Sos selaku Camat Kodi Utara dalam sambutannya setelah melantik Pengurus KMP menyampaikan bahwa selaku pemerintah kecamatan mengucap sukur dan berterima kasih karena kegiatan pembentukan KMP ini dilakukan di Kecamatan Kodi Utara. Ini juga merupakan sebuah tanggung jawab kita bersama baik dari Kecamatan, Dinas Kesehatan, SSR Perdhaki SBD, Puskesmas Kori, Kader dan Masyarakat yang terlibat sehingga upaya penanggulangan masalah Tuberkulosis di Kacamatan Kodi Utara bisa teratasi. Selaku Perwakilan pemerintah Kecamatan kami siap untuk bekerja sama kedepannya.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya, Sherly R. H. Kaka, Amd. Keb dalam arahannya menyampaikan, kami bersyukur bisa berkolaborasi dengan Tim SSR Perdhaki Program TB Kab. Sumba Barat Daya. Hal ini menjadi penting dalamĀ  Gerakan bersama penanggulangan TB di kabupaten sumba barat daya, dikarenakan masalah TBC Cukup kompleks sehingga butuh peran serta Lembaga-lembaga sosial untuk bersama berperan aktif untuk mencapai target eliminasi di tahun 2030.

Pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Tuberkulosis

Turut hadir dalam kegiatan pelantikan ini, Koordinator Program & MEL SR Perdhaki NTT Andika D. Viera, S.KM., M.Kes, Wasor TB Dinkes SBD, Perwakilan dari Puskesmas Kori, Tim SSR Perdhaki Program TB Kabupaten Sumba Barat Daya, Kader TB, Penyintas TB, dan Perwakilan dari Tokoh Agama serta Tim PKK Kecamatan Kodi Utara.

Ketua KMP yang telah dilantik, Ruben R. Bokol, menyampaikan rasa syukur dan siap menjalankan tugas yang telah dipercayakan bersama semua anggota KMP, sehingga upaya bersama dalam penanggulangan masalah TBC di Kecamatan Kodi Utara, Khususnya Desa Noha bisa berjalan dengan baik, ucap Ruben yang juga Sebagai Kader TBC Perdhaki.

Yuk Share Postingan Ini:
Ronald Asto
Ronald Asto

Sumba, NTT

Articles: 6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *