
JOMBANG – Upaya optimalisasi pelaksanaan Program RW Bebas TBC terus dilakukan di RW 016 Kelurahan Jombang, Kota Tangerang Selatan. Melalui program SERGAP-TB (Serempak Respons Gerakan Atasi TBC), mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Jakarta Kelompok 5 Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) berkolaborasi dengan berbagai lapisan masyarakat dan tenaga kesehatan Puskesmas Jombang untuk memperkuat pelaksanaan program RW Bebas TBC yang telah berjalan.
Program SERGAP-TB dilaksanakan pada tanggal 3–7 Februari 2026 yang meliputi serangkaian kegiatan, yaitu SERGAP-Evaluasi RW Bebas TBC, SERGAP-Edukasi RW Bebas TBC, serta SERGAP-Media Edukasi RW Bebas TBC. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektivitas program RW Bebas TBC melalui evaluasi pelaksanaan program, peningkatan pengetahuan masyarakat, serta penguatan media edukasi terkait TBC.
Rangkaian kegiatan yang pertama, yaitu SERGAP – Evaluasi RW Bebas TBC yang dilaksanakan pada 3 Februari 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan tenaga kesehatan Puskesmas Jombang, Tim Satgas TB (Ketua RW dan RT), serta kader kesehatan Posyandu Maleo. Evaluasi dilakukan untuk menggali berbagai hambatan sekaligus wadah aspirasi para pelaksana program selama tiga bulan terakhir dalam menjalankan Program RW Bebas TBC.
Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat dan pemangku kepentingan setempat. Ketua RW 016 Kelurahan Jombang menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan SERGAP-TB. “Kami berterima kasih kepada mahasiswa UIN Jakarta atas terselenggaranya kegiatan ini. SERGAP-TB menjadi ajang follow up Program RW Bebas TB, baik dari Puskesmas maupun Kelurahan Jombang. Harapannya, RW 016 dapat menjadi percontohan bagi RW lain yang sedang menjalankan Program RW Bebas TBC,” ujarnya.


Sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi serta temuan masalah pada tahap analisis situasi, mahasiswa PBL Kelompok 5 juga melaksanakan kegiatan SERGAP-Edukasi RW Bebas TBC yang bertempat di lapangan Masjid Al-Hikmah, RW 016, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan pada 07 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman stakeholder dan masyarakat RW 016 mengenai Program RW Bebas TBC serta penyakit Tuberkulosis. Materi edukasi mencakup peran masyarakat dalam pelaksanaan program, dampak program terhadap peningkatan derajat kesehatan, serta pengenalan penyakit TBC mulai dari faktor risiko, gejala, cara penularan, hingga pengobatan TBC.

Kegiatan ini dihadiri oleh 53 peserta yang berasal dari berbagai RT. Penyampaian materi mengenai penyakit TBC diberikan oleh ibu Dr. Siti Rahmah Hidayatullah Lubis, SKM.,MKKK selaku Dosen Pembimbing Fakultas dari mahasiswa PBL Kelompok 5. Antusiasme warga yang tinggi ditunjukkan dari variasi dan dalamnya pertanyaan yang diajukan masyarakat saat sesi tanya jawab.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga diisi dengan prosesi penandatanganan banner RW Bebas TBC sebagai bentuk penguatan komitmen dan kesadaran masyarakat terhadap program RW Bebas TBC. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif warga dalam mendukung keberlanjutan Program RW Bebas TBC di lingkungan RW 016.
Untuk memperluas jangkauan informasi, Kelompok 5 PBL Jombang juga meluncurkan berbagai media edukasi TBC, seperti video edukasi dan poster digital yang dipublikasi melalui platform Instagram, banner RW Bebas TBC, media Poster cetak serta kalender edukasi TBC yang disebarkan langsung pada saat kegiatan penyuluhan.. Melalui media ini, masyarakat diharapkan semakin peduli dan terdorong untuk melakukan upaya pencegahan TBC di lingkungan sekitar.