
Dalam rangka menjalankan kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan Tahun 2026, Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan program intervensi bernama JAWARA TB (Jaringan Warga Sadar Bahaya TB) yang merupakan sebuah kegiatan yang dirancang sebagai strategi untuk mengatasi permasalahan Tuberkulosis (TB) yang telah ditemukan di RW 02 Kelurahan Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang Selatan. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi, perangkat kelurahan, pihak puskesmas Lengkong Wetan, kader kesehatan, para ketua RT hingga masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam memperkuat upaya penanggulangan TB di tingkat komunitas.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan niat dan pengetahuan masyarakat mengenai perilaku pencegahan TB melalui intervensi berbasis media promosi kesehatan, yaitu penyuluhan kesehatan secara tatap muka dengan pemberian leaflet dan ajakan untuk memasang stiker komitmen perilaku pencegahan TB di rumah warga. Isi materi dan leaflet yang ada di dalam kegiatan ini berupa pemberian edukasi terkait pengertian, penularan, gejala, pemeriksaan, pengobatan, pencegahan serta mitos dan fakta penyakit Tuberkulosis.

Kegiatan JAWARA TB dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026 di wilayah RW 02 Kelurahan Lengkong Gudang, Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari berbagai RT. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB yang dibuka oleh MC. Penyampaian edukasi TB dimulai pada pukul 10.08 WIB dan disampaikan Bapak Baequni, S.K.M., M.Kes., Ph.D. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa TB adalah penyakit menular yang saat ini menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Beliau menekankan bahwa faktor ekonomi serta rendahnya kedisiplinan masyarakat, seperti kebersihan rumah dan ketidakpatuhan dalam minum obat, turut memengaruhi tingginya angka kejadian TB. Selain itu, beliau juga mengaitkan pentingnya kedisiplinan hidup dengan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, bahwa disiplin merupakan fitrah seorang muslim dan dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan, termasuk dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Masyarakat juga diingatkan untuk saling menjaga dan peduli satu sama lain sebagai bentuk upaya pencegahan TB.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan niat dan pengetahuan masyarakat mengenai perilaku pencegahan TB melalui intervensi berbasis media promosi kesehatan, yaitu penyuluhan kesehatan secara tatap muka dengan pemberian leaflet dan ajakan untuk memasang stiker komitmen perilaku pencegahan TB di rumah warga. Isi materi dan leaflet yang ada di dalam kegiatan ini berupa pemberian edukasi terkait pengertian, penularan, gejala, pemeriksaan, pengobatan, pencegahan serta mitos dan fakta penyakit Tuberkulosis.


Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi program lanjutan JAWARA TB yang ditandai dengan pembagian stiker dan leaflet kepada peserta. Lalu panitia PBL kelompok 8 memberikan himbauan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan membaca dan menyebarkan isi materi yang ada di leaflet serta mau untuk menempelkan stiker komitmen TB dirumahnya. Stiker tersebut menjadi simbol komitmen peserta untuk berperan aktif dalam pencegahan TB di lingkungan rumah, sedangkan leaflet dibagikan agar informasi yang diperoleh dapat terus dipahami dan diterapkan secara berkelanjutan. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan pembagian masker dan hand sanitizer kepada seluruh peserta serta kegiatan dokumentasi. Melalui kegiatan JAWARA TB ini diharapkan masyarakat RW 02 Kelurahan Lengkong Gudang dapat menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis di lingkungan sekitarnya.
Kegiatan selanjutnya adalah membagikan leaflet, stiker komitmen, dan souvenir berupa masker dan hand sanitizer secara door to door kepada warga wilayah RW 02. Selanjutnya pada tanggal 5 Februari 2026, kelompok PBL 8 melaksanakan kegiatan post test serta pemantauan perilaku pencegahan tuberkulosis terhadap 20 responden yang telah mengisi pre test melalui Google Form. Instrumen tersebut berupa daftar periksa (checklist) perilaku pencegahan TB yang diisi oleh warga peserta kegiatan JAWARA TB.




Program JAWARA TB mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui ulasan pada post test yang menyatakan kepuasan masyarakat terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan. Masyarakat menilai program ini bermanfaat, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan mereka dalam upaya pencegahan tuberkulosis. Melalui program JAWARA TB ini, Kelompok 8 PBL Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UIN Jakarta Tahun 2026 berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan lingkungan dan berperan aktif dalam memutus rantai penularan tuberkulosis. Program ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung target eliminasi TB di Indonesia.
