Perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah mengubah banyak cara kerja, termasuk dalam dunia kesehatan. Kini, AI tidak hanya dimanfaatkan untuk membantu analisis data, tetapi juga menjadi alat pendukung dalam membuat konten edukasi yang lebih cepat, menarik, dan mudah dipahami masyarakat. Melihat perkembangan tersebut, KESMAS-ID menggelar webinar untuk membekali peserta magang dengan keterampilan memanfaatkan AI dalam pengelolaan media digital.
Belajar Mengoptimalkan AI untuk Website dan Media Sosial Kesehatan
Webinar bertajuk “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Pengelolaan Website dan Media Sosial Instansi Kesehatan” ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 09.00–11.00 WIB. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh peserta magang KESMAS-ID, tenaga promosi kesehatan (promkes), pengelola manajemen puskesmas, serta akademisi di bidang kesehatan.
Sesi pertama dipandu oleh Kang Niwa, Founder KESMAS-ID. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bagaimana AI dapat menjadi “rekan kerja digital” yang membantu mempercepat proses pengelolaan website dan media sosial instansi kesehatan. Mulai dari menemukan ide konten, menyusun artikel edukasi kesehatan, hingga mengoptimalkan tulisan agar lebih ramah Search Engine Optimization (SEO), yaitu teknik agar artikel lebih mudah ditemukan melalui mesin pencari seperti Google.
Menurutnya, AI bukanlah pengganti kreativitas manusia. Sebaliknya, teknologi ini hadir untuk membantu penulis bekerja lebih efisien sehingga dapat lebih fokus memastikan informasi kesehatan yang disampaikan tetap akurat, relevan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Mengubah Ide Menjadi Artikel Edukasi yang Berkualitas
Pada sesi berikutnya, Dianissafitrah Hidayati, S.K.M., Co-Founder KESMAS-ID, mengajak peserta mengenal lebih dekat pemanfaatan ChatGPT, salah satu teknologi AI yang dapat membantu proses penulisan artikel.
Materi yang disampaikan tidak hanya membahas cara menggunakan AI, tetapi juga menjelaskan dasar-dasar kepenulisan digital. Peserta belajar mengenali berbagai jenis artikel yang umum digunakan di media digital, menentukan topik yang sesuai dengan kebutuhan pembaca, membuat judul yang menarik, menyusun isi artikel secara runtut, hingga memahami proses publikasi agar tulisan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Peserta juga memperoleh berbagai tips agar hasil tulisan tetap berkualitas, mudah dipahami oleh masyarakat umum, serta tetap memperhatikan etika penggunaan AI. Dengan demikian, teknologi dimanfaatkan sebagai alat bantu, sementara penulis tetap menjadi pihak yang bertanggung jawab memastikan setiap informasi yang dipublikasikan benar dan dapat dipercaya.
Antusiasme Peserta Warnai Jalannya Webinar
Selama dua jam pelaksanaan webinar, suasana diskusi berlangsung aktif. Berbagai pertanyaan muncul mengenai cara memanfaatkan AI secara efektif, teknik menyusun artikel yang menarik, hingga strategi meningkatkan jangkauan konten kesehatan melalui website dan media sosial.
Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kemampuan menulis dan mengelola konten digital kini menjadi salah satu kompetensi penting bagi tenaga kesehatan maupun calon praktisi kesehatan di era transformasi digital.
Bekal Baru untuk Menghasilkan Konten Kesehatan yang Lebih Bermanfaat
Melalui webinar ini, peserta magang KESMAS-ID memperoleh bekal awal mengenai kepenulisan digital, mulai dari menentukan topik, membuat judul yang menarik, menyusun artikel yang informatif, hingga mengoptimalkan publikasi menggunakan SEO agar informasi kesehatan lebih mudah ditemukan masyarakat di internet.
Diharapkan, keterampilan tersebut dapat membantu peserta menghasilkan konten edukasi kesehatan yang akurat, mudah dipahami, dan mampu menjangkau masyarakat lebih luas. Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan menyampaikan edukasi kesehatan yang benar menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
Webinar ini menjadi salah satu wujud komitmen KESMAS-ID dalam mempersiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan memanfaatkan AI secara bijak, para peserta diharapkan mampu menghadirkan informasi kesehatan yang tidak hanya menarik untuk dibaca, tetapi juga terpercaya, relevan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Author Profile

-
Pengelola Media Digital Puskesmas (Magang).
Edukasi Kesehatan. Desain Konten. Media sosial



