Penulis: Nasywa Durrun Ainaani dan Zidane Sheva Syahputera
Dalam rangka pelaksanaan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Tahun 2026, Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Kelompok 10 melaksanakan program intervensi bertajuk KOMPAS TBC (Komunitas Penggerak Aksi dan Sosialisasi Tuberkulosis) di wilayah RW 09 Kelurahan Benda Baru, Kota Tangerang Selatan. Program ini dirancang sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, keterlibatan, serta peran aktif masyarakat dan kader kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian tuberkulosis (TBC).

Sebelum pelaksanaan intervensi, Kelompok 10 terlebih dahulu melaksanakan kegiatan sosialisasi program kepada berbagai pemangku kepentingan, meliputi Kepala UPTD Puskesmas Benda Baru, Penanggung Jawab Program TBC, Ketua RW 09, Karang Taruna RW 09, serta kader kesehatan RW 09. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai latar belakang, tujuan, rangkaian kegiatan, serta jadwal pelaksanaan
Program KOMPAS TBC Program KOMPAS TBC direalisasikan melalui tiga kegiatan utama, yaitu GEBER TBC (Gerakan Bersama Kenali dan Cegah TBC), KENAL TBC (Kenali Gejala, Cara Penularan, dan Pencegahan TBC), serta Video Edukasi TBC sebagai media promosi kesehatan.

GEBER TBC, kegiatan pertama yang dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026 di KWT (Kelompok Wanita Tani) RT 03/RW 09 Kelurahan Benda Baru. Kegiatan diawali dengan kampanye berupa jalan pagi mengelilingi wilayah RW 09, peserta membawa poster dan menyuarakan pesan stop stigma dan dukungan untuk penderita TBC. Setelah kampanye, dilakukan penyampaian materi edukasi oleh Penanggung Jawab Program TBC Puskesmas Benda Baru, Septi Indriyani, AMK, yang mencakup pengertian TBC, penularan, gejala, faktor risiko, pencegahan, dan pengobatan TBC. Kegiatan juga dimeriahkan dengan sesi tanya jawab, kuis, pembagian hadiah, serta pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut.


KENAL TBC, kegiatan kedua yang dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026 di Aula UPTD Puskesmas Benda Baru. Sasaran kegiatan ini adalah kader kesehatan RW 09 Kelurahan Benda Baru. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan oleh Dosen Pembimbing Fakultas Meliana Sari, SKM., MKM., dan PJ TBC Puskesmas Benda Baru.


Materi yang disampaikan meliputi pengertian, cara penularan, gejala, faktor risiko, pencegahan, mitos dan fakta, rumah sehat, alur pengobatan, obat TBC, serta diselipkan tentang hadis bertetangga. Selain itu, peserta mendapatkan pelatihan dan demonstrasi penggunaan media lembar balik (flipchart) sebagai sarana edukasi kepada masyarakat. Di akhir kegiatan dilakukan post-test, pemberian flipchart kepada kader, serta pemberian hadiah bagi peserta dengan simulasi penggunaan flipchart terbaik.

Video Edukasi TBC, kegiatan ketiga yang dilaksanakan melalui penayangan video, dimulai pada 7 Februari 2026 di TV ruang tunggu dan platform Instagram UPTD Puskesmas Benda Baru. Video ini memuat materi mengenai mitos dan fakta, pengertian, penularan, gejala, serta pencegahan TBC, dengan tujuan memberikan informasi kepada pengunjung puskesmas dan masyarakat luas secara berkelanjutan.
Melalui rangkaian kegiatan KOMPAS TBC, Mahasiswa Kelompok 10 PBL UIN Jakarta berharap terjadi peningkatan pengetahuan kader kesehatan dan masyarakat, keterlibatan tokoh masyarakat seperti RT, RW dan Karang Taruna dalam penyebaran informasi TBC, serta berkurangnya stigma terhadap penderita TBC. Program ini diharapkan dapat mendukung upaya pengendalian dan pencegahan TBC di wilayah kerja UPTD Puskesmas Benda Baru serta berkontribusi pada pencapaian target eliminasi TBC di Indonesia.