Pelatihan Pesisir Kota Hijau Melalui Aksi Ecobrick di SMPN 53 Jakarta Utara

Permasalahan lingkungan hidup menjadi isu yang paling sering terjadi, tentunya hal tersebut disebabkan oleh faktor alam maupun manusia itu sendiri. Salah satu faktor manusia terkait penggunaan bahan plastik telah menyumbang permasalahan yang besar terhadap kerusakan lingkungan.

Sampah plastik memiliki proses yang panjang pada rantai karbonnya, sehingga sulit diurai oleh mikroorganisme, mengingat penggunaannya kian bertambah seiring berjalannya waktu, hal tersebut menyebabkan penumpukan sampah plastik dengan jumlah yang besar. Oleh karena itu perlu adanya upaya penanggulangan yang tepat, salah satunya dengan metode Ecobrick yang dikemas sebagai alternatif pencegahan penumpukan sampah plastik serta memiliki nilai guna dalam pengaplikasiannya.

Ecobrick merupakan botol plastik yang diisi padat dengan limbah non biological untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali. Selain itu Ecobrick juga merupakan suatu teknologi berbasis kolaborasi yang menyediakan solusi limbah padat tanpa biaya untuk kebutuhan individu, rumah tangga, sekolah, dan masyarakat. Mengenai hal tersebut secara inisiatif Dosen dan Mahasiswa lintas program studi berkolaborasi dalam program pengabdian masyarakat, kegiatan tersebut diadakan pada tanggal 23 Februari 2023 di SMPN 53 Jakarta yang dihadiri oleh 20 peserta.

Kegiatan diawali dengan pengisian pre-test untuk kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi I terkait “Peran Remaja dalam Persoalan Lingkungan Hidup” dan materi II “Ecobrick” yang disampaikan oleh Dosen Kesehatan Lingkungan FIKes UHAMKA yaitu Awaluddin Hidayat Ramli Inaku, S.K.M., M.K.L. Setelah penyampaian materi, kegiatan selanjytnya yaitu sesi praktek Ecobrick. Pada sesi ini, siswa dan siswi diberi kesempatan untuk membuat dan mengkreasikan karya menggunakan metode Ecobrick dengan bahan-bahan yang telah disediakan seperti botol plastik bekas dan sampah plastik yang sudah dibersihkan sebelumnya.

Kegiatan selanjutnya yaitu pengisian post-test, yang bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh peserta. Berikut diagram data jawaban pre-test dan post-test:

Berdasarkan diagram diatas, terdapat kenaikan yang signifikan dengan hasil pre-test sebesar 50% dan hasil post-test sebesar 90%. Dari data tersebut menyatakan bahwa pemaparan yang sudah disampaikan kepada siswa SMPN 53 Jakarta dapat memberikan peningkatan pengetahuan tentang Ecobrick.

Kegiatan ini turut disambut baik oleh perwakilan SMPN 53 Jakarta yaitu Ibu Rosnah, S.Pd.I. Beliau mengharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi terhadap siswa dan siswi untuk peduli terhadap lingkungan  sekitar, khususnya lingkungan sekolah.

Praktek pembuatan media Ecobrick dapat diterapkan secara berkelanjutan guna merealisasikan upaya pencegahan terkait penumpukan sampah plastik baik di lingkungan sekolah maupun sekitarnya. Media Ecobrick akan dikelola oleh pihak OSIS SMPN 53 Jakarta untuk dijadikan sebagai pot bunga dan berbagai produk lainnya, hal tersebut sebagai bentuk komitmen siswa dan siswi terhadap pengelolaan sampah plastik.


Kegiatan ini dilaksanakan oleh:

Awaluddin Hidayat Ramli Inaku, S.KM., M.KL (Dosen Kesehatan Lingkungan, FIKES UHAMKA), Elia Nur A’yunin, S.K.M., M.K.M (Dosen Promosi Kesehatan, FIKES UHAMKA), dan dr. Betty Samara Laskhmi, MKM. (Dosen Ilmu Kedokteran, FIKES UHAMKA).

Yuk Share Postingan Ini:
Awaluddin Hidayat R,I, S.KM., M.KL
Awaluddin Hidayat R,I, S.KM., M.KL

Dosen Kesehatan Lingkungan
FIKes UHAMKA Jakarta

Articles: 15

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *