Kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan proses belajar anak di sekolah. Anak yang sehat cenderung lebih aktif, mudah berkonsentrasi, dan mampu mengikuti kegiatan belajar dengan optimal. Oleh karena itu, upaya menjaga kesehatan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi juga memerlukan dukungan dari sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan peserta didik, Puskesmas Gunungtanjung melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak sekolah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan ini berlangsung di SDN 1 Gunungtanjung dan menjadi bagian dari upaya deteksi dini masalah kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia sekolah.
Kolaborasi Puskesmas dan Sekolah untuk Mewujudkan Generasi Sehat
Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis diselenggarakan oleh Puskesmas Gunungtanjung dengan penanggung jawab program AUSREM, yaitu Leti Latipah Rahmi, A.Md.Keb. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh tim tenaga kesehatan yang terdiri dari Rani Rasyidatul Mutaminah, S.Tr.Keb, Ghinna Octavina Khaerunisaa Halim, A.Md.Keb, dan Viky Sundari, Am.Keb sebagai Tim PKG.
Sebelum kegiatan dilaksanakan, petugas AUSREM terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan pihak sekolah untuk mendaftarkan seluruh peserta didik ke dalam aplikasi SATUSEHAT. Setelah proses pendataan selesai, jadwal pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis ditetapkan sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan sesuai sasaran.
Diikuti 228 Siswa dari Kelas 1 hingga Kelas 6
Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis diikuti oleh 228 siswa yang terdiri dari seluruh peserta didik kelas 1 sampai dengan kelas 6 SDN 1 Gunungtanjung. Pemeriksaan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB dengan antusiasme tinggi dari siswa, guru, maupun tenaga kesehatan yang bertugas.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara sistematis dengan pembagian alur pemeriksaan pada setiap pos layanan kesehatan. Dengan demikian, seluruh siswa dapat memperoleh pemeriksaan secara menyeluruh tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar secara signifikan.
Berbagai Pemeriksaan Dilakukan untuk Mendeteksi Masalah Kesehatan Sejak Dini
Dalam kegiatan ini, siswa mendapatkan berbagai layanan skrining kesehatan sesuai standar pelayanan kesehatan anak sekolah. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk memantau status gizi serta pertumbuhan anak.
Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan tekanan darah, skrining kesehatan mata, skrining kesehatan telinga, serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Pemeriksaan tersebut bertujuan menemukan gangguan kesehatan yang mungkin belum disadari sehingga dapat segera ditangani.
Bagi siswa kelas 5 dan kelas 6 dilakukan skrining perilaku merokok sebagai upaya pencegahan dini terhadap kebiasaan merokok pada usia remaja. Sementara itu, untuk siswa kelas 1 dilakukan penelusuran riwayat imunisasi guna memastikan kelengkapan imunisasi dasar sesuai program pemerintah.
Petugas juga melaksanakan skrining tuberkulosis (TB) berdasarkan gejala maupun faktor risiko yang dimiliki peserta didik. Langkah ini penting untuk mendukung deteksi dini penyakit menular sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila ditemukan indikasi tertentu.
Manfaat Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Anak dan Orang Tua
Pemeriksaan Kesehatan Gratis memberikan banyak manfaat, baik bagi siswa, orang tua, maupun pihak sekolah. Melalui pemeriksaan ini, kondisi kesehatan anak dapat diketahui sejak dini sehingga masalah kesehatan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih serius.
Bagi orang tua, hasil pemeriksaan menjadi informasi penting mengenai kondisi kesehatan putra-putrinya. Dengan mengetahui hasil skrining, orang tua dapat mengambil langkah yang tepat, baik dalam memperbaiki pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, maupun membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan.
Bagi sekolah, kegiatan ini mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat. Anak yang sehat memiliki peluang lebih besar untuk mengikuti pembelajaran dengan baik, lebih aktif di kelas, serta mampu meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik.
Edukasi Kesehatan Menjadi Bagian Penting dari Kegiatan
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, tenaga kesehatan juga memberikan edukasi kepada siswa dan guru mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rajin berolahraga, serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Edukasi tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan baik yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Yang tidak kalah penting, kegiatan ini juga memiliki sistem tindak lanjut. Apabila ditemukan siswa yang mengalami gangguan kesehatan atau memerlukan pemeriksaan lanjutan, petugas akan memberikan rujukan ke Puskesmas Gunungtanjung agar memperoleh pelayanan kesehatan secara lebih komprehensif.
Tips Praktis Menjaga Kesehatan Anak Sekolah
Keberhasilan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis akan semakin optimal apabila didukung oleh peran aktif keluarga. Orang tua dapat membiasakan anak mengonsumsi makanan bergizi, sarapan sebelum berangkat ke sekolah, tidur yang cukup, dan membatasi konsumsi makanan tinggi gula maupun minuman berpemanis.
Selain itu, ajarkan anak untuk mencuci tangan menggunakan sabun, menyikat gigi dua kali sehari, berolahraga secara rutin, serta tidak mencoba merokok dalam bentuk apa pun. Jangan lupa membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila muncul keluhan seperti demam berkepanjangan, gangguan penglihatan, sakit gigi, atau gejala lain yang mengganggu aktivitas belajar.
Membangun Generasi Sehat Dimulai dari Sekolah
Pemeriksaan Kesehatan Gratis bukan sekadar kegiatan pemeriksaan rutin, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Melalui deteksi dini, edukasi kesehatan, serta tindak lanjut yang tepat, anak-anak memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan orang tua akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dengan dukungan semua pihak, sekolah dapat menjadi lingkungan yang lebih sehat, mampu mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan semangat belajar, serta melahirkan generasi yang lebih berkualitas di masa depan. Mari manfaatkan setiap kesempatan pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan di sekolah dan jadikan hidup sehat sebagai kebiasaan bersama demi masa depan anak yang lebih cerah.
Author Profile

- Terry Triyana, A.Md., S.ST adalah seorang Perekam Medis dan Informasi Kesehatan yang bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Kota Bandung. Memiliki minat dalam bidang rekam medis elektronik (RME), sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS), mutu pelayanan kesehatan, dan literasi kesehatan masyarakat.





