Posyandu PELANGI (Peduli dan Sayangi), Posyandu Jiwa Untuk Wujudkan Kecamatan Pasrujambe Bebas Pasung
Pada Rabu, 10 Februari 2021 telah dilaksanakan Posyandu Pelangi di Balai Desa Pasrujambe yang dirangkaikan dengan kegiatan KKN Praktik Klinik Keperawatan Jiwa oleh Mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember.

Pada Rabu, 10 Februari 2021 telah dilaksanakan Posyandu Pelangi di Balai Desa Pasrujambe yang dirangkaikan dengan kegiatan KKN Praktik Klinik Keperawatan Jiwa oleh Mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember.

Kegiatan ini dihadiri oleh 23 Tersayang, sebutan untuk Pasien ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Pasrujambe. Sama halnya dengan Posyandu Balita, pada Posyandu Jiwa juga terdapat 5 kegiatan/meja untuk pelayanan kesehatan jiwa komunitas. Selain itu, juga terdapat kegiatan terapi aktivitas kelompok (TAK) dengan membuat kemoceng dan senam bersama untuk menjaga kebugaran fisik para Tersayang.

BACA JUGA:  Ini Kegiatan Puskesmas Orong Peringati Hari Tuberkulosis (TBC) Sedunia

“Yang membuat kami semangat dalam memberikan pelayanan adalah ketika kami melihat antusiasme para Tersayang, keluarga, para kader kesehatan jiwa, juga lintas sektor terkait untuk mengikuti kegiatan ini. Ada Tersayang yang datang sendiri naik sepeda, ada yang diantar keluarga, juga yang diantar Ambulans Desa (Kertosari dan Pagowan)”, terang Ibu Yeyen Indayani selaku Pemegang Program Kesehatan Jiwa di Puskesmas Pasrujambe.

KKN Praktik Klinik Keperawatan Jiwa oleh Mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember

Selain Adik-Adik Mahasiswa, kegiatan Posyandu Pelangi kali ini juga dihadiri oleh Dosen Pembimbing KKN dan juga Sahabat PKK, yaitu Tp-pkk Pasrujambe, Tp-pkk Kertosari, Tp-pkk DesaPagowan, Tp-pkk Karanganom Lumajang.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Sahabat PKK yang hadir, khususnya kepada Sahabat PKK Desa Karanganom atas sumbangan baju layak pakainya. Juga tidak kalah pentingnya kepada Para Kader Kesehatan Jiwa (KKJ) yang menjadi perpanjangan tangan puskesmas”, tutup Ibu Yeyen.

Selain itu, dukungan lintas sektor terkait seperti pemerintah lokal, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat juga sangat krusial untuk keberlangsungan posyandu jiwa ini dalam rangka mewujudkan Kecamatan Pasrujambe Bebas Pasung.

BACA JUGA:  Safari Ramadhan, Ini Pesan Ketua Dewan Etik Persakmi Enrekang Untuk Masyarakat

PUSKESMAS PASRUJAMBE
SEMERU (Sehat Mandiri Bersama Masyarakatku)

(Visited 95 times, 1 visits today)