Puskesmas Sariwangi Identifikasi Status Gizi Balita Desa Linggasirna melalui SSGI

Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) merupakan survei status gizi yang diadakan 5 tahun sekali sebagai salah satu program penanganan gizi kronis di Indonesia. Kegiatan survei ini bertujuan untuk menggambarkan status gizi balita saat pengukuran dengan metode cross sectional. Balita akan diklasifikasikan berdasarkan beberapa indikator seperti stunting, wasting, underweight, overweight) dan determinannya. Survei ini penting untuk dijalankan karena menjadi tolok ukur utama untuk intervensi kebijakan maupun program gizi di Indonesia.

Dalam implementasi program gizi, Puskesmas Sariwangi menggelar Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) di Desa Linggasirna wilayah kerja Puskesmas Sariwangi. Kegiatan dari puskesmas kali ini diwakili oleh ahli gizi puskesmas, Rofiqi, Amd. Gz. Masyarakat Desa Linggasirna tidak hanya di-survei mengenai status gizi balita nya, tetapi juga diberikan pengarahan mengenai pentingnya memenuhi nutrisi balita di masa perkembangannya. Melalui kegiatan SSGI oleh Puskesmas Sariwangi, diharapkan output yang dihasilkan selain mengidentifikasi status gizi balita di wilayah tersebut adalah dapat menerapkan intervensi program-program gizi yang berlandaskan pada gambaran status gizi balita di desa ini dan menunjang peningkatan status gizi tersebut.

Status gizi memiliki faktor-faktor yang memengaruhi baik dari segi sosial-ekonomi maupun pendidikan kesehatan di keluarga. Peran penting orang tua dan keluarga sangat diharapkan untuk dapat mendukung pelaksanaan SSGI ini sehingga dapat dilakukan intervensi program gizi sesuai dengan status gizi balita. Harapannya, kegiatan SSGI ini dapat diterapkan secara berkesinambungan dan menunjukkan peningkatan tumbuh kembang balita sehat di Indonesia kedepannya sesuai dengan target dan capaian yang diharapkan.

Survei Status Gizi Indonesia – Desa Linggasirna

Yuk Share Postingan Ini:
Suhaila Rizky Nasution
Suhaila Rizky Nasution

Having internship with Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, specifically Puskesmas Sariwangi in collaboration with Kesmas-id

Articles: 27

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *