PUSKESMAS SODONGHILIR EDUKASI TBC, PASIEN & KELUARGA ANTUSIAS MENGIKUTI

Dikutip dari ayosehat.kemkes.go.id tentang penyakit TBC, Indonesia menempati peringkat kedua di dunia setelah India pada tahun 2022. Lebih dari 700 ribu kasus penderita terdeteksi TBC dengan jumlah kematian 93 ribu per tahunnya. Berdasarkan data tersebut, tentu penyakit TBC menjadi hal yang patut diwaspadai.

Oleh karena itu, Puskesmas Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya bersama Pengelola Program TB melaksanakan kegiatan kunjungan rumah pasien TB Paru yang dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2024. Kegitan tersebut berlangsung selama 1 jam yang dimana pesertanya adalah pasien TB, Keluarga serta Tetangga yang dekat dengan pasien TB.

Yosep Maulana Sanusi, Amd.Kep sebagai Pengelola Program TB menjelaskan tentang TB Paru yang dimulai dari pengertian, penyebab bakteri, pengenalan tanda gejala TB, resiko penularan dan cara pengobatan, hingga cara melakukan pemantauan dalam minum obat TB.

Selain penjelasan klinis mengenai penyakit TB, diperlukan juga mengenali kondisi rumah seperti apa yang bisa memiliki potensi tempat berkembangbiaknya bakteri TBC (Tuberculosis) serta cara untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan rumah. Hal tersebut dijelaskan oleh Iyang, S.K.M. selaku Pengelola Program Sanitasi Lingkungan. Selama kegiatan berlangsung, pasien dan keluarga pasien merasa sangat senang dan antusias karena merasa sangat diperhatikan dan diperlakukan khusus dengan dilakukannya kegiatan kunjungan ke rumah. “Harapan kami sebagai petugas dengan diadakanya acara kunjungan rumah ini yaitu bisa mengurangi dan memutus matarantai penularan dari penyakit TB itu sendiri”, tutup pihak penyelenggara.

Yuk Share Postingan Ini:
salsabilasuci4
salsabilasuci4
Articles: 2

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *