STIKes Horizon Karawang Tingkatkan Peluang Kerja Lulusan dengan Kurikulum K3 dan Gadar

Tidak semua kampus kesehatan mempunyai kurikulum tentang Penanganan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) & Gadar (Kegawatdaruratan). Padahal setiap perusahaan di Indonesia diwajibkan melakukan penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) berdasarkan perundang-undangan yang berlaku seperti Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Permenaker No 5 Tahun 1996 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan Permenaker No 4 Tahun 1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3).

Dalam amanat Undang-Undang No 1 Tahun 1970 yang tertuang pada pasal 13, disebutkan bahwa setiap 100 tenaga kerja di perusahaan harus ditangani oleh 1 orang tenaga profesional K-3. Selain itu penerapan K3 dan penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK-3), program Pencegahan dan Penanggulangan K3 (P2K-3) juga berkaitan dengan daya saing bangsa. Organisasi perburuhan dunia (ILO) menyebutkan bahwa semakin tinggi angka kecelakaan kerja, maka semakin rendah daya saing yang dimiliki daya saing suatu negara (Competitive Influence).

Terlebih lagi, penerapan aspek K3 juga merupakan kunci bagi produk dalam negeri untuk menembus pasar global dimana WTO mensyaratkan setiap produk yang memasuki pasar global wajib memenuhi persyaratan K3. Hal ini diperkuat konvensi ILO no 187/2006 yang mengharuskan pelaksanaan SMK3 (implementasi K3 dan berbudaya K3) demi mencegah, melindungi, mengatasi kecelakaan kerja, dan penyakit akibat kerja (PAK) lewat “Promotion frame work for occupational safety and health.”

BACA JUGA:  PMKM STIKes Surya Global Sukses Gelar Seminar Kesehatan Nasional 2019

Oleh karena itu kebutuhan akan tenaga kesehatan yang memiliki keterampilan dalam Penanganan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) & Gadar (Kegawatdarutatan) merupakan suatu hal yang tak dapat ditawar. Selain demi amanat UU, juga demi daya saing produk di pasar global. Sayangnya, tenaga ahli di bidang kesehatan K3 dirasa masih kurang. Jika keadaan seperti ini dibiarkan maka bukan tidak mungkin dalam era globalisasi, perusahaan besar akan melirik tenaga ahli dari negara lain yang tentu saja berarti hilangnya peluang tenaga kerja dan larinya devisa negara ke luar negeri.

STMIK Horizon Karawang yang berkedudukan di Jalan Raya Pangkal Perjuangan, Karawang merupakan salah satu Kampus kesehatan yang sudah lama menerapkan kurikulum terkait Penanganan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 & Gadar).

Dengan terwujudnya program studi yang unggul dan mandiri dalam menghasilkan perawat profesional dengan keunggulan Keselamatan Pasien & Keselamatan Kesehatan Kerja dalam Keperawatan dan Keperawatan Gawat Darurat telah terbukti membuat membuat para lulusannya dapat bersaing bukan hanya di tingkat lokal, namun juga di pasar kerja global.

BACA JUGA:  Peringati HKN Ke-53, Panitia HKN Kab Sragen Adakan Serangkaian Acara Lomba Menarik

Sebab sudah banyak alumni STKes Horizon Karawang yang berkiprah di berbagai negara. Baik lulusan Program Studi D3 Keperawatan yang dilaksanakan selama 3 tahun atau 6 semester dengan lulusan bergelar Ahli Madya Keperawatan (Amd.Kep) maupun Program Studi Profesi Ners yang merupakan pendidikan lanjutan dari pendidikan akademik pada Program Studi Ilmu Keperawatan (S1) yang ditempuh selama 1 tahun atau 2 semester dengan kelulusan bergelar Ners (Ns).

Tentu saja hal tersebut tak semata karena kesigapan STIKes Horizon Karawang yang memiliki akreditasi B untuk semua jurusan dari BAN-PT dan LAM-PT Kes dalam menangkap peluang kerja para lulusannya dalam hal K3 dan Gadar semata. Namun sejak awal, sudah mempunyai filosofi untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi kaum muda Indonesia yang mampu bersaing secara global.

Terbukti pada tracer study tahun 2022 terungkap bahwa para lulusan STIKes Horizon Karawang terserap pasar kerja sebanyak 89%. Terdiri dari lulusan D3 Kebidanan terserap pasar kerja sebanyak 100%, lulusan D3 Keperawatan sebanyak 97%, lulusan S1 Keperawatan sebanyak 73% dan lulusan Profesi Ners 93%.

Maka selain beberapa fasilitas seperti lab, mini hospital baru, perpustakaan dan lain sebagainya, para mahasiswa STIKes Horizon Karawang juga dibekali dengan kemampuan berbahasa asing seperti bahasa Inggris dan bahasa Arab.

(Visited 35 times, 1 visits today)