Peran Calon Pengantin (CATIN) dalam Menurunkan Stunting

Pencegahan Stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga peran aktif setiap individu terutama calon pengantin.

Pencegahan Stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga peran aktif setiap individu terutama calon pengantin.
Kamis, 21 November 2024 Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPKBP3A). melaksanakan kegiatan mini lokakarya percepatan penurunan angka stunting di Balai KB Kecamatan Singaparna.
Selama kegiatan berlangsung pendamping teknis dari KB Kabupaten Tasikmalaya dan TPG memaparkan data kejadian stunting dan percepatan penurunan kasus stunting. Kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi terkait upaya –upaya penurunan angka stunting.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung dalam jangka panjang, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) yang dimulai sejak kehamilan hingga usia dua tahun. Anak yang mengalami stunting umumnya memiliki tinggi badan…

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian di Indonesia. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. Untuk mengatasi masalah ini, konsep sederhana berupa Rumus Bebas Stunting ABCDE diperkenalkan sebagai panduan praktis bagi keluarga dan masyarakat.

Senin, 18 November 2024, Kecamatan Cikalong mengadakan kegiatan Mini Lokakarya (Minlok) Percepatan Penurunan Stunting. Acara ini bertujuan mempercepat upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah tersebut.

Pemberian makan gratis bagi anak sekolah adalah sebuah janji kampanye yang kini menjadi sorotan. Program ini diharapkan mampu mengatasi masalah gizi buruk yang masih menghantui sebagian besar anak Indonesia. Namun, benarkah makan gratis dapat menjamin kecukupan gizi anak? Dengan anggaran…

Pada Kamis, 17 Oktober 2024, Tim Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Kesehatan Keluarga Puskesmas Ciawi bekerja sama dengan Posyandu Kurniabakti mengadakan kegiatan penyuluhan kelompok kelas ibu hamil (KIH) dan pencegahan stunting sejak dini.

Kelas ibu hamil merupakan saran belajar kelompok tentang kesehatan bagi ibu hamil yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu mengenai kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir melalui praktek dengan menggunakan buku KIA yang difasilitasi oleh petugas kesehatan. Jumlah peserta maksimal 10 orang agar ibu bisa bercerita dan menjalin pertemanan dengan akrab dengan ibu hamil lainnya. Ibu hamil mengikuti kelas minimal 4 kali agar kehamilan sehat dan terhindar dari stunting.

Stunting adalah kondisi ketika tinggi badan anak lebih rendah dari rata-rata untuk usianya. Stunting disebabkan oleh faktor multidimensi yang melampaui sekadar gizi buruk pada ibu hamil dan anak balita, sehingga intervensi harus difokuskan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak.

Pada Jumat, 4 Oktober 2024, Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kecamatan Ciawi bersama Puskesmas Ciawi melakukan kegiatan “Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting di Tingkat Kecamatan Ciawi”. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai efektivitas berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka menurunkan angka stunting di wilayah tersebut.

Meskipun angka malnutrisi turun dalam sepuluh tahun terakhir, saat ini Indonesia masih memiliki angka malnutrisi ibu dan anak yang tertinggi di dunia. Tantangan utama gizi anak Indonesia yaitu bayi dengan berat badan rendah, stunting, wasting atau terlalu kurus untuk anak seusianya, serta obesitas.

Apa Itu Stunting? Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Menurut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021, Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis…