Di Gazebo Biring Ere Madani Desa Biring Ere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan telah dilaksanakan “Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Kompos Organik dengan Metode Keranjang Takakura”. Penyuluhan dan pelatihan ini dihadiri oleh Ketua BPD, Ibu PKK, tokoh masyarakat, dan warga sebanyak 28 orang.
Materi kegiatan ini dibawakan oleh tim dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Adapun materi yang dipaparkan, yakni terkait sampah organik dan anorganik, penyebab penumpukan sampah, akibat penumpukan sampah, pengertian takakura, keunggulan takakura, alat dan bahan takakura, serta proses pembuatan keranjang takakura yang didemonstrasikan langsung dan diikuti oleh warga Desa Biring Ere.

Warga diberikan pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan mereka sebelum dan setelah penyuluhan. Pada saat demonstrasi, warga sangat antusias mengikuti pembuatan proses takakura. Warga juga ikut serta dalam pembuatan proses keranjang takakura dari awal, dari pemberian bantalan sekam sampai proses terakhir, yaitu penutupan keranjang takakura. “Program ini sangat membantu desa untuk memanfaatkan sampah rumah tangga dan berpeluang besar untuk dijadikan program kerja desa kedepannya” ujar Nurhaedah, S.Pd. selaku Ibu Dusun Biring Ere.
Penyuluhan dan pelatihan pembuatan kompos organik dengan metode keranjang takakura ini juga merupakan salah satu upaya untuk mencapai tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan secara substansial mengurangi produksi limbah melalui tindakan pencegahan, pengurangan, daur ulang, dan penggunaan kembali atau yang biasanya dikenal dengan istilah 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle).




