HUT-39 SBH: Komitmen Bojongasih Bentuk Masyarakat Sehat Mandiri

Pada Senin, 15 Juli 2024, Kecamatan Bojongasih menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Saka Bakti Husada (SBH) dengan menguatkan dan mengingat kembali komitmen Indonesia dalam pembangunan masyarakat yang sehat dan setara. SBH, sebagai organisasi kepanduan bergerak dibidang kesehatan, tidak hanya bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan bagi anggotanya saja, tetapi mendorong mereka sebagai kader dan agen perubahan dalam upaya kesehatan di lingkungannya.

Indonesia masih dihadapkan oleh berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penyakit menular (malaria, tuberkulosis), penyakit tidak menular (diabetes dan hipertensi), masalah gizi, dan masih adanya keterbatasan akses layanan kesehatan memadai. Hal ini menjadikan peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan menjadi kunci permasalahan.

Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mencapai kesuksesan derajat kesehatan masyarakat. Keterlibatan masyarakat dapat memudahkan pembentukan solusi yang tepat sasaran dengan kebutuhan lokal, sedangkan keterlibatan komunitas mendorong rasa memiliki dan tanggung jawab sehingga masyarakat lebih berkomitmen untuk menjaga kesehatan mereka.

Peringatan HUT-39 SBH Kecamatan Bojongasih dilaksanakan di Kedai Seuweu Siwi Sunda, Kampung Calingcing. Kegiatan ini melibatkan Kepala UPTD Puskesmas Bojongasih, Ketua Kwarran Kecamatan Bojongasih, Pamong Putra, Pamong Putri, dan anggota baru SBH. Total peserta kegiatan ini mencapai 15 orang. Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan bagi kader muda baru yang dibimbing langsung oleh enam krida utama SBH.

Enam krida utama Kecamatan Bojongasih terdiri atas Krida Lingkungan Sehat dengan Ibu Sri Setia Yuliawati, S.kep., Ners., Krida Keluarga Sehat oleh Ibu Yukeu Siti Rokayah, S.Tr.Keb., Krida Penanggulangan Penyakit oleh Ibu Shelly Noflisa S.K.M., Krida Gizi oleh Ibu Yayu Sugiarti, S.Gz., Krida Obat oleh Bapak Muhammad Ilyas, Amd. Farm., Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat  (PHBS) oleh Ibu Novy Novitasari, S.KM.

Kegiatan Berlangsung selama 5 jam dengan penyampaian materi dan diskusi seputar kegiatan SBH seperti visi misi, materi terkait 32 kecakapan,  dan penyampaian Standar Kompetensi Kader (SKK) SBH. Selain itu juga disampaikan berbagai upaya keterlibatan kader SBH dalam kegiatan bermasyarakat seperti membantu pelayanan posyandu serta kegiatan PHBS di lingkungan sekolah. Beberapa materi juga menyampaikan pengetahuan dan upaya dasar dalam menjaga kesehatan perseorangan diri dan keluarga sehingga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat sehat dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga.

Harapan besar dari kegiatan ini adalah terciptanya kader SBH yang kompeten dan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat. Dengan terwujudnya generasi muda yang terlibat dalam upaya kesehatan diharapkan dapat menerapkan dan menyebarkan keterampilan mereka ke masyarakat luas sebagai perpanjangan dari pelayanan kesehatan formal sehingga dapat mendorong terwujudnya akses terhdapa kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun kepercayan dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan mereka.

Yuk Share Postingan Ini:
Amalia Laila R
Amalia Laila R
Articles: 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *