Lindungi Si Kecil Sejak Dini Melalui Imunisasi

Mengapa Imunisasi Itu Penting?

Imunisasi adalah upaya untuk membentuk kekebalan khusus dalam tubuh seseorang. Tujuannya yaitu untuk mencegah kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Imunisasi dapat mencegah anak terhindar dari penyakit menular seperti campak, polio, diare, dll. Melalui imunisasi, tubuh diberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu dengan cara menyuntikkan vaksin. Vaksin tersebut merangsang sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan melawan patogen penyebab penyakit jika tubuh terpapar di masa depan.

Namun, di samping manfaat imunisasi tersebut, cakupan imunisasi di Indonesia masih belum merata. Berdasarkan data Kemenkes tahun 2023, terdapat sekitar 5% atau 240.000 anak-anak Indonesia yang belum mendapatkan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL). Artinya, anak tersebut berisiko tinggi terkena penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. 

Apakah Imunisasi Aman?

Tidak perlu khawatir moms, vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional sudah aman dan halal. Vaksin tersebut sudah mendapatkan rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan lulus uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM). Selain itu, vaksin yang digunakan juga sudah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dimana Bisa Mendapatkan Pelayanan Imunisasi?

Pelayanan imunisasi dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti posyandu, puskesmas, puskesmas pembantu, rumah sakit pemerintah, sekolah-sekolah pada pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Kapan Bisa Mendapatkan Pelayanan Imunisasi?

Berikut juga merupakan jadwal imunisasi dasar lengkap pada anak. Jadi, jangan lupa membawa anak untuk melakukan imunisasi sesuai umur ya moms!

Jadwal Imunisasi Bayi 0-24 Bulan (Sumber: Kemenkes, 2023)

Bagaimana Jika Anak Terlambat Atau Tidak Diimunisasi?

Jika anak tidak diimunisasi atau tidak lengkap mendapatkan imunisasi, anak akan lebih berisiko tertular penyakit. Selain itu, anak juga lebih rentan mengalami sakit. Sebab, sistem imun tubuh anak masih belum terbentuk sempurna. Jika ibu terlambat membawa anak melakukan imunisasi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin ya moms.

Tips Mengatasi Efek Samping Imunisasi

Imunisasi dapat menimbulkan beberapa efek samping ringan pada bayi, seperti demam, batuk pilek, lelah, dan muncul kemerahan atau bengkak pada area suntikan. Hal tersebut karena tubuh sedang membentuk benteng pertahanan terhadap antigen asing yang masuk dalam tubuh. Tapi tidak perlu khawatir moms karena hal tersebut merupakan hal yang wajar terjadi pada si kecil. Berikut beberapa tips untuk mencegah keparahan dari efek samping imunisasi.

  1. Kompres area suntikan menggunakan air hangat
  2. Berikan anak pereda demam seperti bye bye fever pada sebelum, saat, dan sesudah imunisasi. Jadi, tidak perlu menunggu si kecil demam lalu dikompres ya moms!
  3. Istirahat yang cukup

Imunisasi adalah investasi kesehatan jangka panjang yang tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga membantu menciptakan dunia yang lebih sehat dan bebas dari penyakit. Dengan imunisasi, kita melindungi diri sendiri, keluarga, dan komunitas dari ancaman penyakit menular yang berbahaya.

Referensi: 

Cakupan Imunisasi Rutin Lengkap Kini Capai 94,9 Persen

Yuk Share Postingan Ini:
sofia_soof
sofia_soof
Articles: 8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *