PBL, Mahasiswa Ini Ajarkan Warga Buat Pupur Organik Cair Dari Nasi Basi

Senin, 30 Agustus 2021 mahasiswa PBL 2 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) Kelompok 10 mengadakan kegiatan demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar nasi basi/nasi sisa. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan intervensi PBL 2 yang sebelumnya sudah dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2021 di Balai Desa Sukasari Kecamatan Karangkancana Kabupaten Kuningan Jawa Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan secara door to door kepada masyarakat yang hadir pada saat intervensi. Adapun jumlah peserta yang terlibat yaitu sebanyak 20 orang terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak yang berada di Dusun Sukagalih Desa Sukasari sebanyak kurang lebih 14 RT. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00-17.00 WIB.

Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Cair Mahasiswa STIKKU

Menurut salah satu warga yang mengikuti kegiatan demonstrasi ini mengatakan bahwa pupuk organik cair ini sangatlah ramah lingkungan dan juga bisa sebagai pengganti pupuk kimia cair yang apabila dipakai secara terus-menerus di khawatirkan dapat merusak lingkungan tanah.

BACA JUGA:  Dosen Sekaligus Kaprodi Magister IKM FK Univ Lambung Mangkurat Ciptakan Alat Penangkap Polutan

Ia juga menuturkan, bahwa kegiatan demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar nasi basi/sisa ini sangat mudah untuk dipraktikkan karena bahan dasar dan alat yang digunakan sangat murah dan mudah didapatkan.

Harapan penulis dengan diselenggarakannya kegiatan ini adalah semoga masyarakat umum, khususnya masyarakat Dusun Sukagalih Desa Sukasari menjadi paham dan mengerti serta dapat mempraktikkan cara pembuatan pupuk organik cair (POC) nasi basi/sisa ini secara mandiri sebagai alternatif pengganti pupuk cair berbahan dasar kimia.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Nasi Sisa/Basi

Alat dan Bahan:    

  1. Nasi basi/sisa
  2. Air bersih
  3. Wadah berukuran sedang
  4. Botol ukuran 1,5 liter
  5. Gula pasir atau gula merah
  6. Saringan

Langkah-langkah:

  1. Buatlah bentuk bola-bola dari nasi sisa/basi yang belum ditumbuhi jamur.
  2. Masukkan bola-bola nasi sisa/basi ke dalam wadah dan tutup rapat kemudian simpan di tempat gelap. Tunggu selama 7 hari sampai nasi sisa/basi sudah ditumbuhi jamur.
  3. Ambil gula pasir dan larutkan dengan air (perbandingan 1 liter air : 5 sendok gula pasir). Atau bisa juga menggunakan gula merah ambil sebanyak 100 gr.
  4. Ambil nasi sisa/basi yang sudah disimpan selama 7 hari tersebut kemudian masukkan ke dalam air yang sudah ditambahkan gula dan hancurkan bola-bola nasi basi tersebut.
  5. Kemudian tuangkan larutan tersebut ke dalam botol dan tutup rapat.
  6. Tunggu sampai 5-6 hari dan simpan di tempat gelap. Pada hari ke 3, buka botol untuk mengeluarkan gas yang ada di dalamnya.
  7. Tutup kembali dan kocok botol agar nasi basi dan larutan gula tercampur rata.
  8. Simpan kembali botol pada ruangan gelap sampai pupuk organik cair beraroma seperti tape.
  9. Ketika sudah berbau, saring ampasnya dan pupuk organik cair sudah siap digunakan.
BACA JUGA:  Implementasi Safety Riding for Kids di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Indramayu

Pupuk Organik Cair Dari Nasi Basi

Pupuk organik cair dari nasi basi sudah bisa langsung digunakan pada tanah pekarangan dan kebun setelah dicampur oleh air terlebih dahulu. Lakukan proses ini dengan perbandingan 1 liter pupuk organik cair nasi basi : 5 liter air bersih. Setelah beres pupuk cair bisa langsung disiramkan pada tanaman atau dicampurkan dengan sampah organik agar berubah menjadi pupuk kompos.


Penulis:
Fazrin Amarsyah

Anggota kelompok:
– Muhammad Al-Faryan
– Neni Hantika
– Nurullita Septianingrum
– Santi Susanti

(Visited 84 times, 1 visits today)