Terkait problem bidang kesehatan di Kabupaten Sintang, Tokoh Masyarakat Sintang Abdul Syukur menekankan perlu sinergisitas bersama antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa.
“Ya, saya pikir perlu sinergisitas agar masalah problem bidang kesehatan yang ada di Kabupaten Sintang bisa dibenahi tahapan demi tahapan,” ungkapnya, Selasa (21/3/2017) siang.
Syukur mengakui di satu sisi ketersediaan dana Pemkab terbatas dan tidak sebanding dengan luasan wilayah serta banyaknya jumlah desa-desa.
Di satu sisi, masyarakat tentu berharap upaya pemerintah terhadap perhatian kesehatan rakyatnya.
Ini sebagai bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Memang dilematis dan perlu dilakukan upaya-upaya strategis terkait hal ini,” katanya.
Syukur tidak memungkiri khusus daerah pedalaman, pelayanan kesehatan tidak semuanya menjangkau semua wilayah.
Masih banyak desa-desa yang belum punya Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes).
“Tentu ada kebijakan dan upaya atasi ini. Intinya, Pemdes dan Pemkab harus bekerjasama. Selaku masyarakat, saya berharap masalah di bidang kesehatan ini dibenahi. Terutama bagi saudara-saudara kita yang berada di pedalaman,” tukasnya.
Author Profile
- Mahasiswa Pascasarjana FKM Unhas
Latest entries
Kampus KesmasNovember 3, 2018Mahasiswa FKM Unhas Bahas Masa depan BPJS di Tahun Politik
Edukasi KesehatanOktober 15, 2018Ini Solusi Ketersediaan Air Bersih dan Air Minum Bagi Masyarakat Bintuni
Kampus KesmasMei 28, 2018Mahasiswa Pascasarjana FKM Unhas Gelar Bakti Sosial dan Buka Puasa Bersama
Edukasi KesehatanMei 1, 2017Kalau Pernah Merasakan ini, Berarti Kamu Mahasiswa KesMas !


