Relatif Perspektif, Talkshow Nasib Indonesia di Masa Pandemi COVID-19
Dalam sesi talkshow ini, Relatif Perspektif dan dr. Adam Prabata mendiskusikan berbagai kemungkinan terkait pandemi.

Jakarta, 27 Agustus 2021- Relatif Perspektif bersama Kesmas-ID sebagai media partner mengadakan Bincang Perspektif dengan dr. Adam Prabata (@adamprabata) melalui live Instagram pada Jumat, 27 Agustus 2021. Acara talkshow berlangsung satu jam pada pukul 19.00-20.00 WIB. Bincang Perspektif diadakan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan publik tentang isu pandemi COVID-19 saat ini.

Pandemi di Indonesia sudah berlangsung satu setengah tahun, namun penanganannya masih dirasa belum optimal. Hal ini ditunjukkan dengan beberapa hal seperti jumlah kasus, kepatuhan masyarakat, dan tingkat vaksinasi. Hingga 27 Agustus 2021, terdapat 12.618 kasus baru, 19.290 kasus sembuh, dan 599 kasus meninggal karena COVID-19.

Sedangkan, jumlah penerima vaksin tahap pertama kini menjadi 60.435.555 orang (bertambah 1.008.621 orang) dan tahap kedua menjadi 34.121.203 orang (bertambah 763.954 orang) dengan target vaksinasi sebesar 208.265.720 orang. Angka ini menunjukkan bahwa hingga 27 Agustus 2021, ~29% populasi sudah menerima vaksin dosis I dan ~16.4% sudah menerima vaksin dosis II.

Seorang ahli epidemiologi Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, bahkan memprediksi bahwa Indonesia mungkin saja menjadi negara yang paling terakhir keluar dari pandemi COVID-19. Hal ini dilihat dari sebaran kasus COVID-19 yang telah menjangkau seluruh provinsi dan belum idealnya pengendalian pandemi di Indonesia melalui upaya 3T.

BACA JUGA:  Relatif Perspektif dan CISDI Adakan Kelas Bilik Didik Ke-3

Dalam sesi talkshow ini, Relatif Perspektif dan dr. Adam Prabata mendiskusikan berbagai kemungkinan terkait pandemi. Penguatan upaya penanganan pandemi 3T dirasa penting, terutama testing dan tracing yang perlu ditingkatkan dan diratakan. Selain itu, perilaku 5M perlu dilakukan dengan lebih ketat. Vaksinasi juga perlu dilakukan sesegera mungkin.

Perbandingan dengan kondisi pandemi negara lain juga beberapa kali disampaikan. Talkshow ini juga membahas tentang beberapa tantangan dalam pandemi seperti misinformasi dan hoax yang beredar di masyarakat. Hal ini, menurut narasumber, bisa saja dikalahkan dengan trust dengan pemerintah. Informasi yang tidak tepat bisa membuat seseorang enggan melakukan upaya pencegahan atau perlindungan diri pada saat pandemi. Sehingga, diperlukan juga transparansi dan gaya komunikasi yang transparan agar masyarakat dapat mengambil tindakan yang diperlukan.

Selama sesi diskusi berlangsung, antusiasme penonton terlihat tinggi dengan banyaknya pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan pada kolom komentar live instagram Relatif Perspektif bersama dr. Adam Prabata.

Kita semua berharap agar situasi pandemi di Indonesia semakin membaik. Upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan protokol kesehatan 5M, juga melakukan vaksinasi sesegera mungkin. “Jadi jangan pilih-pilih vaksin, kalau ada vaksin segera dipakai, dan kalau sudah vaksin jangan lupa prokesnya juga jalan. Ibaratnya kita lagi main tinju, kalau ada prokes, ada vaksin, kita lagi ngelawan COVID pakai dua tangan. Jangan mentang-mentang udah vaksin, prokesnya lupa. Kayak gitu sih.” ujar dr. Adam Prabata menutup sesi talkshow.

BACA JUGA:  Pembinaan Gerakan Pramuka Saka Bakti Husada SMKN 1 Kumai

Tentang Relatif Perspektif

Relatif Perspektif merupakan non profit organization yang bertujuan menjembatani isu kesehatan yang selama ini dianggap eksklusif untuk tenaga Kesehatan saja. Relatif perspektif awalnya hanya dimulai dari podcast saja sejak 2019. Saat ini kami telah berkembang dengan memiliki website, social media dan melaksanakan training-training untuk kalangan muda.

Tentang CISDI

Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) adalah think tank yang mendorong penerapan kebijakan kesehatan berbasis bukti ilmiah untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berdaya, setara, dan sejahtera dengan paradigma sehat. CISDI melaksanakan advokasi, riset, dan manajemen program untuk mewujudkan tata kelola, pembiayaan, sumber daya manusia, dan layanan kesehatan yang transparan, adekuat, dan merata.

Tentang Kesmas-ID

Kesmas-ID merupakan portal kesehatan masyarakat yang aktif berperan sebagai media partner event kesehatan, publikasi opini dan publikasi kegiatan promosi kesehatan.

Penulis
I Gusti Lanang Agung Kharisma Wibhisono

Narahubung
Nurrachma Hakim
@relatifpers

(Visited 15 times, 1 visits today)