
Pada tanggal 5 Februari 2025, program Si BIRU-Edu at School telah diselenggarakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mathla’ul Anwar, RW 06, Kelurahan Cibadak, Kota Bogor. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.20 WIB ini merupakan bagian dari program Si BIRU (Atasi TB Paru) yang bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya dan pencegahan Tuberkulosis (TBC). Acara ini diselenggarakan oleh Kelompok 9 PBL Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, bekerja sama dengan Puskesmas Kayumanis dan pihak sekolah. Sebanyak 59 siswa kelas 5 mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias, mengikuti sesi edukasi, tanya jawab, serta berbagai aktivitas menarik lainnya.
Materi disampaikan oleh Ananda Ariela dan Norma Anggraeni, mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang menjelaskan tentang definisi , penyebab, cara penularan, gejala, serta pencegahan dan pengobatan TBC. Ketua pelaksana, yaitu Muhammad Hisyam Aqil, menekankan pentingnya kesadaran sejak dini dalam menjaga kesehatan. “Penyuluhan ini sangat penting karena dengan kita tahu bagaimana menjaga kesehatan, kita bisa melindungi diri sendiri dan juga keluarga kita dari penyakit ini. Jadi, adik-adik, simak baik-baik ya, semoga setelah acara ini, kita semua bisa lebih peduli dengan kesehatan diri kita dan orang-orang di sekitar kita,” ujarnya. Kepala sekolah MI Mathla’ul Anwar, yaitu Bapak Nasrulloh, turut mengapresiasi program ini dan berharap edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang kesehatan khususnya terkait penyakit Tuberkulosis (TBC).
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang seru dan interaktif, ditandai dengan pemutaran video edukasi, penyampaian materi, sesi ice breaking dan jingle TBC, serta sesi tanya jawab yang aktif. Setiap peserta juga mengikuti pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka setelah edukasi diberikan. Dengan adanya Si BIRU-Edu at School, diharapkan siswa dapat menyebarkan informasi ini ke keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga kesadaran masyarakat tentang pencegahan TBC semakin meningkat.