
Perubahan era modernisasi menuju serba digital bukanlah suatau hal yang dapat dihindari. Begitupula pada sektor kesehatan, adanya transformasi digital justru dapat menjadi kekuatan, salah satunya dalam fungsi edukasi yaitu menyampaikan fakta dan perkembangan terkini terkait kesehatan. Namun, apakah kita sudah memiliki sumber daya yang memadai ? terutama skill menulis pada tenaga kesehatan?
KESMAS-ID – Pada Sabtu, 06 July 2024 pukul 08.00 – 11.00 WIB telah dilaksanakan “Pelatihan Menulis Online” melalui platform online Zoom meeting untuk bidang kesehatan dan juga dapat diikuti secara umum oleh mahasiswa / semua orang yang tertarik belajar menulis. Selain itu pelatihan menulis yang diadakan juga disertai dengan kegiatan magang yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya. Tentu saja kegiatan tersebut sangat disambut baik dan diikuti para peserta dengan antusias. Kegiatan dimula dengan dipandu oleh moderator Kak Alfirqan Anshari dan dilanjutkan oleh paparan materi oleh Kang Niwa. Secara garis besar terdapat 5 topik bahasan yang disampaikan yaitu cara mencari ide dari tulisan, membuat judul yang menarik, membuat kerangka tulisan, memilih foto atau gambar ilustrasi serta melakukan optimasi SEO.
Ruang diskusi berjalan cukup aktif, paparan materi yang diberikan yang disertai feedback peserta yang bertanya mengenai berbagai tips dan trik serta menceritakan pengalaman kendala saat mereka melakukan penulisan membuat ruang diskusi menjadi kaya akan ilmu atau kalau biasa kita sebut jadinya ruang diskusinya “daging banget”. Oke beralih dari daging kita lanjutkan kembali ke pembahasan, Dalam paparan materinya Kang Niwa menjelaskan bahwa sebagai seorang penulis, pertama kita terlebih dahulu harus mengenali target pembaca/audiens dari tulisan kita. Hal tersebut berguna agar kita dapat memilih bahasa yang sesuai dan menyampaikan pesan tulisan kita dengan tepat.
Kemudian, menentukan ide tulisan. Dalam membuat tulisan terlebih dahulu penulis harus mencari tentang topik atau masalah yang akan diangkat dilanjutkan dengan melakukan research terkait bukti dan data-data terkait permasala serta dapat juga memberikan solusi terkait permasalahan yang ada. Agar tulisan kita memberikan insight yang lebih pada pembaca, kita dapat menuliskan sesuatu yang berbeda dari kebanyakan tulisan lain atau dapat menulis dari sudut pandang yang berbeda (WOW Effect).
Selain itu, agar tulisan kita dapat menarik pembaca kita juga perlu mempersiapkan judul yang menarik dengan menerapkan WOW Effect, memasukkan kata kunci yang sesuai dan membuat judul dengan maksimal 9 kata. Dan yang terakhir, untuk melengkapi tulisan, kita dapat memilih gambar yang sesuai serta meilih gambar yang dapat melibatkan emosi pembaca. Point penting lainnya dalam melakukan penulisan kita juga perlu melakukan optimalisasi SEO agar tulisan kita dapat lebih mudah ditemukan dan dapat menjangkau audiens lebih luas.
Dari berbagai materi yang telah disampaikan, tidak lupa Kang Niwa juga memotivasi dan menekankan juga kepada peserta terkait pentingnya konsistensi dalam menulis. Karena dengan konsisten akan mebuat tulisan kita dapat berkembang dan menjadi semakin terampil.
Wahh, keren banget kan? Dengan berakhirnya sesi pertaa dalam “Pelatihan Menulis Online” tersebut penulis berharap dapat mengimplementasi materi yang diperoleh pada kegiatan selanjutnya yaitu magang bersama Dinkes Kabupaten Tasikmalaya yang kurang lebih akan dilaksanakan selama 3 bulan. Selain itu penulis berharap dari rangkaian yang ada akan tercetak calon-calon tenaga kesehatan yang memiliki skill menulis yang baik sehingga dapat mentransferkan ilmunya melalui berbagai tulisan untuk Indonesia yang lebih sehat. Mengingat banyak dari para peserta yang masih berstatus sebagai Mahasiswa.


