
Beberapa manfaat yang didapatkan dari dilaksanakannya SSGI antara lain terpantaunya perkembangan status gizi balita yang hasilnya dapat dijadikan sebagai landasan untuk pengambilan kebijakan kesehatan yang tepat oleh pemangku kebijakan. Sehingga akhirnya seluruh balita mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Puskesmas Culamega lakukan pendampingan SSGI di Dusun Cikondang, Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya, pada tanggal 9–10 Desember 2024. Pendampingan dilakukan oleh Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) Puskesmas Culamega kepada Enumerator SSGI (Survei Status Gizi Indonesia).

Pelatihan Enumerator SSGI 2024 Kepulauan Riau berlangsung seminggu di Batam, demi data akurat dan kebijakan tepat.

Pelatihan SSGI 2024 melibatkan 514 peserta untuk menghasilkan data gizi balita yang akurat demi kebijakan kesehatan yang tepat.