Waspadai Bahaya Mikroplastik terhadap Kesehatan Tubuh: Kenali dan Hindari

Akhir-akhir ini, sering kita mendengar tentang mikroplastik dan bahayanya yang dapat mengancam kesehatan. Kenapa partikel ini bisa berbahaya bagi tubuh? Coba Simak penjelasannya!

Apa itu mikroplastik?

Mikroplastik merupakan partikel plastik yang kecil dan berukuran kurang dari 5 milimeter dan dapat mencemari manusia dan lingkungan. Terdapat dua jenis mikroplastik yaitu;

  • Mikro Primer. Diproduksi langsung untuk konsumsi masyarakat, seperti (sabun, deterjen, kosmetik dan pakaian).
  • Mikro Sekunder. Berasal dari penguraian sampah plastik di laut.

Apa bahaya mikroplastik?

Dengan keberadaanya yang sangat kecil dan tipis, mikroplastik dapat menjadi masalah serius bagi kesehatan, karena dapat terhidup atau masuk ke dalam makanan yang dikonsumsi.

Penelitian Ecological Observation and Wetlands Conservation menemukan, mikroplastik dapat memasuki tubuh manusia melalui pernapasan, pencernaan dan paparan terhadap benda plastik yang sudah mengalami pelapukan.

Studi baru juga menunjukan bahwa risiko yang ditimbulkan oleh mikroplastik bagi tubuh, dapat meningkatkan serangan jantung dan masalah organ pernafasan lainnya. Beberapa peneliti juga menemukan mikroplastik hampir di setiap bagian tubuh, termasuk paru-paru dan perut.

Zat kimia yang terdapat dalam produk tertentu, dapat masuk dari botol air plastik, pisau, talenan plastik dan produk dermatologis dan terpapar ke tubuh. Senyawa yang masuk dapat menjadi masalah kesehatan serius seperti gangguan endokrin, resistensi insulin, penurunan kesehatan reproduksi, dan kanker.

Upaya mengurangi risiko mikroplastik?

  • Mengurangi penggunaan plastik. Beralih produk dan gunakan produk yang berlogo ramah lingkungan atau eco friendly dapat meminimalisir paparan mikroplastik.
  • Lakukan pengelolaan sampah dengan baik. Dengan daur ulang yang efektif dan pembersihan limbah plastik dapat mengurangi penyebaran mikroplastik.
  • Penelitian dan kebijakan yang ketat. Upaya tindak lanjut pemerintah untuk menerapkan kebijakan untuk memantau produksi bahan dasar plastik dan penelitian lanjutan di tingkat untuk melihat bahaya akibat mikroplastik.

Meskipun ukurannya kecil, dampaknya besar. Untuk itu, perlunya edukasi dan kesadaran akan bahaya mikroplastik harus ditingkatkan, dan tindakan kolektif harus diambil untuk mengatasi masalah ini secara global.

Yuk Share Postingan Ini:
Azizah Syah Putri
Azizah Syah Putri
Articles: 13

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *