Seminar Nasional Kebijakan Pemerintah dan Peran Tenaga Kesehatan Masyarakat dalam Penanganan Covid-19

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan telah menyelenggarakan Seminar Kesehatan Nasional dengan tema “Kebijakan Pemerintah dan Peran Tenaga Kesehatan Masyarakat dalam Penanganan Covid-19” yang berlangsung pada Minggu, 7 Februari 2021. Kegiatan seminar ini dimulai pukul 08.00 hingga pukul 12.10 WIB secara virtual menggunakan aplikasi Zoom Meeting.

Seminar Kesehatan Nasional tahun ini diikuti oleh peserta sejumlah 243 orang dari berbagai wilayah di Indonesia, antara lain Sumatera, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Peserta terdiri atas mahasiswa, ASN, ibu rumah tangga, tenaga kesehatan, dan dari kalangan umum.

Seminar ini menghadirkan 3 narasumber utama, antara lain Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Bapak Trisno Agung Wibowo, S.KM., M.Kes, yang fokus membawakan sub tema Kebijakan Pemerintah terhadap Perkembangan Covid-19.

BACA JUGA:  Seminar Profesi Kesmas, Tantangan Besar Vaksinasi Covid-19 di Indonesia
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Kemudian narasumber kedua yakni Ketua Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Dr. Ariyanto Nugroho, S.KM., M.Sc., yang membawakan sub tema Tantangan dan Strategi Tenaga Kesehatan Masyarakat dalam Menyatukan Persepsi dan Gerakan Patuh Protokol Kesehatan untuk Menghadapi Pandemi Covid-19.

Ketua Pengda IAKMI DIY

Narasumber ketiga yakni Ketua Umum Perkumpulan Pendidik dan Promotor Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Prof. Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D., yang membahas Kontribusi Promotor Kesehatan dalam Melakukan Edukasi Kesehatan Terkait Covid-19.

Ketua Pengda PPPKMI DIY

Seminar Kesehatan Nasional ini diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya dan membahas isu-isu terkini terkait kesehatan. Diketahui bahwa Covid-19 membawa polemik yang sangat signifikan di masyarakat. Selain itu, pandangan masyarakat yang dinamis, kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintah, adanya mutasi virus corona, serta hadirnya vaksin di Indonesia menjadi hal yang perlu dikaji dan diketahui oleh khalayak luas.

Melalui seminar ini diharapkan ibarat mampu menjernihkan air yang keruh. Masyarakat dapat mendapat pencerahan dan kejelasan serta informasi juga pemahan yang sama terkait Covid-19 ini. Sehingga masyarakat bersama-sama dengan pemerintah serta tenaga kesehatan yang tengah berjuang dapat menurunkan kurva kasus positif Covid-19 di Indonesia.

BACA JUGA:  Relatif Perspektif, Talkshow Nasib Indonesia di Masa Pandemi COVID-19
Tanya Jawab Peserta Seminar

Dapat diambil kesimpulan bahwa perlu adanya surveilans migrasi untuk mencatat penduduk yang keluar masuk wilayah, serta kerjasama dari berbagai komponen lintas sektor dalam upaya pencegahan hingga penanganan kasus Covid-19. Selain itu, dengan advokasi manajemen pandemi, membangun manajemen relawan, membentuk Satuan Tugas (SATGAS) Covid-19, pemahaman dan persiapan, tanggung jawab, serta disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan agar kedepannya Covid-19 dapat mereda.

Penulis:
Dzaky Makarim dan Anggraheni Nurmawati
Panitia Seminar Kesehatan Nasional 2021
FKM UAD Yogyakarta

(Visited 171 times, 1 visits today)