Webinar Kesehatan Nasional, FKM Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Selama pandemi Covid-19 ini, kejadian Triple Burden of Malnutrion semakin rentan, sehingga hal ini diharapkan dapat ditangani dengan melakukan diet sehat.

Medan – Telah berlangsung Webinar Nasional Kesehatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa peminatan Gizi Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Webinar ini mengusung tema “Mampukah Diet Seimbang Perangi Triple Burden of Malnutrition Pada Masa Pandemi Covid-19?”. Acara ini diselenggarakan pada hari Kamis, 4 Februari 2021 yang berlangsung pada pukul 08.00-13.00 WIB dengan menggunakan zoom cloud meetings.

Webinar nasional kesehatan ini dihadiri oleh oleh kurang lebih 252 peserta yang berasal dari berbagai instansi dari berbagai daerah. Webinar ini menghadirkan Athira Demtri, SKM, M.Kes (Dosen FKM UINSU) sebagai Moderator, Eliska, SKM, M.Kes (Dosen FKM UINSU) sebagai Pemateri Pertama, Fitri Hudayani, SST, SGz, MKM (Kepala Sub Instalasi Pelayanan Gizi RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo) sebagai Pemateri Kedua serta dr. Fauzi Budi Satria, MPH (Dosen FKM UINSU) sebagai Pemateri Ketiga.

Peserta Webinar Kesehatan Nasional, FKM Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Irma Dani Aisyah selaku Ketua Pelaksana Webinar Nasional Kesehatan Peminatan Gizi menyampaikan bahwa latar belakang Webinar Nasional ini mengusung tema tersebut melatar belakangi bahwa pada saat pandemi Covid-19 semakin rentan terhadap kejadian Triple Burden of Malnutrion sehingga hal ini diharapkan dapat ditangani dengan melakukan diet sehat dimasa pandemi Covid-19.

Webinar nasional gizi ini diawali dengan pemaparan materi pertama oleh Ibu Eliska, SKM, M.Kes (Dosen FKM UINSU) yang menyampaikan tentang Memelihara Kesehatan pada Masa Pandemi Covid-19 dengan Melawan Gizi Seimbang.

BACA JUGA:  Pembentukkan Karakter Anggota Saka Bakti Husada Dalam Mewujudkan Bangsa Yang Sehat

Dikutip dari pemateri pertama yaitu disampaikan tips-tips memelihara gizi seimbang pada masa pandemi Covid-19 dengan cara tetap mengkonsumsi makanan seimbang dan makanan yang meningkatkan daya tahan tubuh dimasa pandemi agar resiko terkena penyakit tertuma penyakit yang diakibatkan masalah gizi dapat diminimalisir sekecil mungkin.

Pedoman gizi terbagi dua yaitu pedoman gizi klasik dan pedoman gizi masa kini, pedoman gizi masa kinilah yang akan menjawab tantangan dimasa saat ini dimana mengandung 5 komponen penting yaitu panduan pangan, slogan gizi, anjuran konsumsi pangan berdasarkan kelompok umur, pesan gizi dan media edukasi gizi.

Materi kedua disampaikan oleh Fitri Hudayani, SST, SGz, MKM (Kepala Sub Instalasi Pelayanan Gizi RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo) dengan mengangkat topik Penerapan Gizi Seimbang pada Isi Piringku dalam Menanggulangi Triple Burden of Malnutrition.

Dari penyampaian materi oleh pemateri kedua, gizi yang tepat terdapat dari berbagai sumber makanan tidak bisa didapatkan hanya dengan mengkonsumsi hanya satu jenis makanan saja.

Gizi seimbang berarti jumlah nutrisi yang dikonsumsi cukup dalam sekali makan (tidak kurang, tidak lebih), sedangkan lengkap berarti makanan mengandung nutrisi makro (karbohidrat, protein dan lemak) dan mikro (vitamin dan mineral).

Masalah gizi yang banyak terjadi dimulai pada remaja dimana contohnya saja 25,7% remaja (usia 13-15 tahun) yang mengalami obesitas, 26,9% remaja (usia 16-18 tahun) dengan status gizi pendek dan sangat pendek berdasarkan data Riskesdas 2018.

Maka dengan ini ditetapkan bahwa pola yang tepat untuk memenuhi gizi masyarakat terutama pada usia remaja yang paling sehat dan aman adalah isi piringku dalam menanggulangi masalah gizi terutama masalah Triple Burden of Malnutrition.

Materi ketiga disampaikan oleh dr. Fauzi Budi Satria, MPH (Dosen FKM UINSU) dengan mengangkat topik Triple Burden of Malnutrition Berdasarkan Kesehatan dan Solusinya sebagai Upaya Memerangi Covid-19.

BACA JUGA:  Puskesmas Orong Gaungkan GERMAS Di Puncak Peringatan Hari Lansia 2019

Dari penyampaian materi oleh pemateri ketiga, yaitu masalah gizi yang mencakup undernutrition, defisiensi zat gizi mikro dan obesitas. Untuk meningkatkan kondisi kesehatan pada masa pandemi dan mengurangi angka Triple Burden of Malnutrition dengan meningkatkan konsumsi protein hewani, sayur dan buah sesuai dengan kebutuhan kalori sehari-hari, serta mengoptimalkan asupan makanan agar daya tahan tubuh dimasa pandemi Covid-19 pun dapat dijaga.

Acara Webinar Nasional Kesehatan ini diakhiri oleh closing statement dari ketiga narasumber dan pemberian reward kepada peserta yang terpilih dalam mengajukan pertanyaan kepada pemateri.

Kesimpulan dari closing statement seluruh narasumber adalah menjaga asupan gizi terutama pada masa pandemi Covid-19 seperti pada saat ini dimana resiko Triple Burden of Malnutrition sangat tinggi mengintai jika kita tidak berpandai-pandai dalam menjaga asupan nutrisi yang sesuai dengan jumlah kalori yang dibutuhkan oleh tubuh, karena itu diet sehat juga sangat penting sebagai solusi dalam menghadapi Triple Burden of Malnutrition.

Medan, 4 Februari 2021
Peminatan Gizi FKM UINSU

(Visited 107 times, 1 visits today)