Mahasiswa KKN Unand Inisiasi Pembentukan Posyandu Remaja di Desa Cubadak Air

Pos pelayanan terpadu remaja atau dikenal dengan posyandu remaja merupakan satu kegiatan/wadah yang memfasilitasi, mengarahkan serta memberikan masukan – masukan mengenai seluk beluk remaja terutama masa puber yang ditujukan untuk menciptakan remaja yang sehat dan kenal mengenai fase yang sedang mereka alami. Adapun tujuan dari pembentukan posyandu remaja untuk meningkatkan pengetahuan, mempererat dan menyatukan remaja mengenai kesehatan remaja.

Posyandu remaja diselenggarakan oleh, untuk dan dari remaja dengan target dan tujuan untuk kesehatan dan pengetahuan remaja pula. Meskipun demikian, posyandu remaja masih sangat jarang ditemui. Faktor utama dalam sedikitnya jumlah posyandu remaja dikarenakan sulitnya dalam pembentukan. Kesulitan dalam pendirian posyandu remaja dikarenakan masih banyaknya remaja yang kurang peduli dengan lingkungan sekitarnya dan kurang awas diri juga dengan kesehatan dan fase yang sedang mereka alami. Hal yang lainnya dapat berupa keterbatasan waktu yang ada dikarenakan adanya kegiatan sekolah yang sedang dijalani oleh para remaja.

Dari permasalahan diatas, mahasiswa KKN Unand bersama Bidan Desa Cubadak Air bersepakat membentuk posyandu remaja. Kegiatan pembentukan posyandu remaja dilakukan di Masjid Raya Al-Abrar pada Selasa malam, 25 Juli 2023 yang dihadiri oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, Karang Taruna, Bidan Desa dan remaja Cubadak Air, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Provinsi Sumatra Barat.

Acara dibuka oleh MC yaitu Kholik Daulay dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua KKN Unand 2023, Tantio Ovalti, yang menyampaikan bahwa mahasiswa KKN Unand sebagai fasilitator yang nantinya kegiatan posyandu remaja akan dilanjutkan oleh kader remaja, bidan desa dan perangkat desa lainnya.

“Kegiatan Posyandu Remaja ini cukup penting bagi remaja, karena banyak kegiatan dan ilmu yang bisa didapatkan. Diharapkan pembentukan posyandu remaja bisa menjadikannya remaja-remaja Cubadak Air dapat terkontrol kesehatannya”. Ucap Kepala Desa saat memberikan sambutan.

Kegiatan selanjutnya dengan sosialisasi posyandu remaja kepada remaja yang disampaikan oleh bidan desa. Untuk kegiatan dari posyandu remaja yang dapat dilakukan yaitu pemeriksaan kesehatan seperti mengukur tinggi dan berat badan, mengukur tensi, kolestrol hingga cek gula darah. Selain itu adapula kegiatan yang bekolaborasi dengan sanggar tari, bermain voli, menonton film hingga bedah buku.

Agenda selanjutnya ialah pemilihan kader posyandu remaja yang diambil dua orang per dusun, sehingga jumlah kader berjumlah 6 orang. Kegiatan pembentukan posyandu remaja ditutup dengan foto bersama.

Output kegiatan ini merupakan adanya peningkatan pemahaman remaja di Desa Cubadak Air mengenai kesehatan serta meningkat juga keinginan dan perhatian pada kesehatan diri mereka terutama yang menyangkut masalah masalah kesehatan remaja pada saat terjadi masa pubertas.


Penulis :
Yulmira Yanti
Mahasiswa KKN Unand