Parotitis pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Parotitis atau dikenal juga sebagai gondongan adalah infeksi yang menyebabkan pembengkakan kelenjar parotis.

Parotitis atau dikenal juga sebagai gondongan adalah infeksi yang menyebabkan pembengkakan kelenjar parotis, yaitu kelenjar penghasil air liur yang terletak di dekat telinga. Kondisi ini sering terjadi pada anak-anak dan biasanya disebabkan oleh virus. Meski tidak selalu berbahaya, parotitis dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan bagi anak.

Sebagai orang tua, penting untuk mengetahui gejala, penyebab, dan cara mengobati parotitis agar dapat memberikan penanganan yang tepat. Artikel ini akan membahas informasi penting mengenai parotitis dan langkah-langkah yang bisa dilakukan jika anak terkena penyakit ini.

Gejala Parotitis pada Anak

Gejala utama parotitis adalah pembengkakan kelenjar parotis, yang dapat terjadi pada satu atau kedua sisi wajah anak. Pembengkakan ini biasanya disertai dengan rasa sakit, terutama saat anak mengunyah atau menelan. Selain itu, demam ringan hingga tinggi sering menjadi tanda awal penyakit ini. Masa inkubasi parotitis (gondongan) biasanya berkisar antara 16 hingga 18 hari, tetapi bisa juga terjadi dalam rentang 12 hingga 25 hari setelah terpapar virus. Pada periode ini, orang yang terinfeksi mungkin belum menunjukkan gejala, tetapi bisa menularkan virus ke orang lain.

Selain pembengkakan, anak juga bisa mengalami nyeri telinga, sakit kepala, dan kelelahan. Beberapa anak mungkin merasakan tidak nyaman di area rahang atau mengalami kehilangan nafsu makan. Gejala-gejala ini biasanya muncul beberapa hari setelah terpapar virus penyebab parotitis.

Penyebab Parotitis

Penyebab utama parotitis pada anak adalah infeksi virus, terutama virus mumps atau gondongan. Virus ini menyebar melalui percikan air liur saat batuk, bersin, atau berbicara dengan orang yang terinfeksi. Anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi MMR (Measles, Mumps, Rubella) lebih rentan terkena infeksi ini.

Selain virus mumps, parotitis juga bisa disebabkan oleh bakteri atau penyumbatan kelenjar ludah. Namun, penyebab bakteri ini lebih jarang terjadi dibandingkan infeksi virus. Risiko infeksi juga meningkat jika anak mengalami dehidrasi atau kebersihan mulut yang buruk.

Cara Mengobati Parotitis

Parotitis yang disebabkan oleh virus biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu hingga dua minggu. Pengobatan lebih difokuskan pada meredakan gejala. Pastikan anak mendapatkan cukup istirahat dan banyak minum air untuk mencegah dehidrasi. Obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen dapat membantu mengurangi demam dan nyeri.

Untuk meringankan pembengkakan, Anda dapat menggunakan kompres hangat atau dingin di area yang sakit. Pastikan anak makan makanan yang lembut dan mudah dikunyah untuk menghindari nyeri saat makan. Jika infeksi disebabkan oleh bakteri, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik.

Kapan Harus Menghubungi Dokter

Meski parotitis biasanya sembuh tanpa komplikasi, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai. Segera bawa anak ke dokter jika pembengkakan sangat parah, demam tidak kunjung turun, atau anak mengalami kesulitan menelan atau bernapas. Pada kasus yang jarang, parotitis bisa menyebabkan komplikasi seperti meningitis atau pembengkakan pada organ lain.

Jika anak belum divaksinasi MMR, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan vaksinasi. Vaksinasi merupakan cara terbaik untuk mencegah gondongan dan penyakit lain seperti campak dan rubella.

Parotitis pada anak bisa menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi dengan perawatan yang tepat, anak biasanya bisa pulih tanpa masalah serius. Orang tua perlu memahami gejala dan cara mengobati penyakit ini agar dapat memberikan perawatan yang terbaik bagi anak. Pencegahan melalui vaksinasi juga sangat penting untuk melindungi anak dari infeksi.

Referensi

  • World Health Organization. (2023). Mumps. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mumps  
  • Kementerian Kesehatan RI. (2023). Parotitis. Retrieved from https://www.kemkes.go.id

Artikel Edukasi Parotitis ini sudah direview oleh:

Fepi Pebrianti, S.K.M.
Programer Promkes Puskesmas Sukahening

Puskesmas Sukahening
Alamat: Jl. Raya Sukahening No 105 Kecamatan Sukahening 46154
Telp: (0265) 420296
Email: pkm.sukahening@gmail.com


Yuk Share Postingan Ini:
sintarahmawati389
sintarahmawati389
Articles: 12

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *