Kapan KLB Difteri Dinyatakan Selesai? Ini Indikatornya

Apa indikator sebuah KLB bisa dinyatakan selesai? KLB difteri baru dinyatakan mereda apabila tidak ditemukan lagi kasusnya sampai dua kali masa inkubasi.

Pemerintah sampai saat ini terus gencar melakukan kampanye imunisasi sebagai respons atas merebaknya kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri. Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Elizabeth Jane Soepardi berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi dapat segera mengakhiri KLB difteri.

Lalu apa indikator sebuah KLB bisa dinyatakan selesai? Jane menuturkan KLB difteri baru dinyatakan mereda apabila tidak ditemukan lagi kasusnya sampai dua kali masa inkubasi. Satu masa inkubasi berlangsung selama 10 hari. “Jadi jika dalam 20 hari dinyatakan sudah tidak ada lagi kasus difteri maka dinyatakan selesai,” kata Jane saat ditemui pada Ahad (2/1) usai acara Forum Group Discussion Indonesia Bebas Difteri.

Data Kementerian Kesehatan menujukkan sampai 2 Januari tercatat ada 939 kasus difteri di seluruh Indonesia. Sementara pada pekan pertama Januari 2018 dilaporkan adanya 15 kasus difteri. Jawa Timur dan Jawa Barat merupakan provinsi di mana kasus difteri paling banyak ditemukan.

Kondisi ini, kata Jane, tak lepas dari masih banyaknya masyarakat yang enggan diimunisasi dengan alasan mempertanyakan kehalalan vaksin. “Bahkan ada pesantren yang santrinya ribuan namun menolak diimunisasi, ini yang menyebabkan difteri semakin menyebar,” ujarnya.

Dia mengingatkan, pentingnya imunisasi terhadap anak-anak dan orang dewasa yang masuk golongan berisiko difteri. Orang dewasa yang masuk golongan berisiko antara lain petugas medis dan mereka yang tinggal di daerah ditemukannya kasus difteri.

Kepala Bagian Mutu Uji Klinik Imunisasi PT Bio Farma (Persero) Mahsun Muhammadi menerangkan pihaknya terus berupaya memenuhi kebutuhan vaksin difteri. Kontrak ekspor vaksin pun terpaksa dibatalkan karena Biofarma mengutamakan kebutuhan masyarakat Indonesia. “Pembatalan ekspor ini dapat diterima dan memperoleh dukungan WHO karena kondisi Indonesia sedang KLB difteri,” kata Mahsun.

FGD Indonesia Bebas Difteri diselenggarakan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) di Ruang Senat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Kampus Salemba Jakarta. Acara yang dibuka Direktur Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni Universitas Indonesia Erwin Nurdin ini disaksikan Ketua Umum Iluni UI Arief Budhy Hardono. Keynote speaker Dekan FKUI Ari Fahrial Syam, dengan moderator ketua Iluni UI Taufik Jamaan.

Sujatmiko dari Satgas imunisasi IDAI mengatakan penyakit difteri itu adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri corynebacterium diphteriae  yang menyerang tenggorokan, hidung dan kulit. Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi dan berakhir kepada kematian karena dapat menyerang saluran napas atas yang menyebabkan orang susah bernapas, merusak jantung, ginjal dan syaraf. “Selain itu dapat menular,” ujar dia.

Agar 2018 Indonesia terbebas dari wabah penyakit difteri,  Dosen FKM UI yang juga Ketua Iluni UI Wahyu Sulistiadi menyampaikan, pemerintah dan masyarakat perlu bersama-sama menggalakkan imunisasi difteri. Selain itu, melakukan penguatan sistem informasi kesehatan, melakukan majamen crisis solution serta memproduksi serum dan vaksin yang berkualitas.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah, keterpaduan antara pemerintah dan masyarakat, apapun latar belakang politik dan agamanya, semuanya harus punya satu tujuan, menghilangkan penyakit difteri,” kata Wahyu.

Sumber http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/18/01/07/p26lca396-kapan-klb-difteri-dinyatakan-selesai-ini-indikatornya

Kalahkan Tuan Rumah, Tim FKM UAD Raih Juara 3 Lomba Debat di UI

Pada perebutan Juara 3, lomba debat bertajuk “Epidemic Competition 2017”, tim dari FKM UAD berhasil mengalahkan tim dari tuan rumah FKM UI.

Satu tim mahasiswa FKM UAD yang terdiri dari Mahayu, Debie dan Othiy berhasil meraih juara 3 pada acara debat kesehatan di FKM Universitas Indonesia.

Debat ini diikuti oleh 16 tim dari perwakilan beberapa institusi pendidikan kesehatan masyarakat, baik negeri maupun swasta.

Lomba yang bertajuk “Epidemic Competition 2017” diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Epidemiologi FKM UI beberapa waktu yang lalu.

Pada perebutan juara 3, tim dari FKM UAD berhasil mengalahkan tim dari tuan rumah.

“Selain memperoleh juara 3, satu anggota tim yakni Mahayu juga berhasil meraih predikat best speaker” ungkap Ahid selaku dosen pembimbing.

“Target kami sebenarnya masuk semifinal, Alhamdulillah dapat juara 3 dan best speaker” tambahnya.

Ini merupakan prestasi ke 3 yang telah diraih oleh tim ini, sebelumnya juga pernah meraih juara 3 lomba debat di UAD dan Juara 2 di Universitas Andalas dalam satu tahun terakhir.

Dengan capaian ini menambah koleksi prestasi FKM UAD dalam beberapa tahun terakhir ini.

Di harapkan prestasi ini terus terukir sehingga juga dapat memotivasi mahasiswa yang lain untuk bisa berprestasi diberbagai kegiatan kemahasiswaan.

Sumber

Peran Generasi Muslim Dalam Mengatasi Permasalahan Stunting di Indonesia

SKI Nurani FKM UI menyelenggarakan Simposium Kesehatan Islam dengan tema, “Peran Generasi Muslim dalam Mengatasi Permasalahan Stunting di Indonesia”

SIMPOSIUM KESEHATAN ISLAM
SKI Nurani FKM UI dengan bangga mempersembahkan:
Simposium Kesehatan Islam dengan tema,
“Peran Generasi Muslim dalam Mengatasi Permasalahan Stunting di Indonesia”
Tanggal : Sabtu, 16 September 2017
Jam        : 08.00 – 16.00
Tempat  : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok
Pembicara :
Keynote Speaker : Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp. M (Menteri Kesehatan Republik Indonesia)*
🔵Sesi 1
“Peran Multistakeholder dalam Menurunkan Prevalensi Stunting”
  1. Prof. dr. Endang L. Achadi, M.P.H, Dr. PH (Guru Besar Tetap Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat FKM UI)
  2. Dr. Safarina G Malik, DVM., MS., Ph.D (Founder of the Indonesian Nutrigenomics Nutrigenetics Society)
  3. Dr. Ir. Subandi, MSc (Deputi PMMK Bappenas)*
  4. Dr. H. Muhammad Zainul Majdi., MA., Al Hafidz (Gubernur Nusa Tenggara Barat)*
🔵Sesi 2
“Stunting dalam Perspektif Islam”
  1. Nur Fajri Romadhon Asy-Syafi’i (Co-Founder BISA Foundation)
  2. dr. Raehanul Bahraen (Pembina KIPMI [Komunitas Ilmuwan dan Profesional Muslim Indonesia])
🔵Sesi 3
“Pentingnya Peran Perempuan dalam Menurunkan Stunting di Indonesia”
  1. Asti Shafira (Mahasiswa Berprestasi I FKM UI 2017)
  2. dr. Davrina Rianda (Dokter, Penulis, Co-owner Klinik Rumah Sehat, Ibu satu anak)
*dalam tahap konfirmasi
Harga :
– Early bird (30 Juli – 18 Agustus)
      🔹SMA, Mahasiwa S1/D3 : Rp 130.000,-
      🔸Umum, profesi, S2/S3 : Rp 150.000,-
– Normal ( 19 Agustus – 15 September)
      🔹SMA, Mahasiwa S1/D3 : Rp 150.000,-
      🔸Umum, profesi, S2/S3 : Rp 170.000,-
– OTS (16 September)
      🔹SMA, Mahasiwa S1/D3 : Rp 165.000,-
      🔸Umum, profesi, S2/S3 : Rp 185.000,-
Sudah termasuk:
✔ Sertifikat bernilai 7 SKP (2 IBI, 2 IAKMI, 3 PAFI)
✔ Snack
✔ Seminar Kit
✔ Lunch
Mekanisme Pendaftaran:
  1. Isi form pendaftaran di bit.ly/PendaftaranSKI
  2. Transfer uang pendaftaran ke BNI A.N. Madinar, No. Rekening 0387848198
  3. Kirim bukti pembayaran ke CP (081285148168/line : rifkafikaa) dengan format: Nama_no.hp (misal: salsa_081285148168)
  4. Setelah 1×24 jam kamu akan dapat confirmation email
Informasi Lebih lanjut :
Line : @ajp4595o
IG :  @skinurani
Twitter: @skinurani
Facebook : Simposium Kesehatan Islam FKM UI
Narahubung:
085217441523/line : pratiwiesty
Simposium Kesehatan Islam UI 2017
 -Create a Great Generation-
Peran Generasi Muslim dalam Mengatasi Permasalahan Stunting di Indonesia

FKM UMI Jalin Kerjasama dengan FKM Universitas Indonesia

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) dan FKM UI jalin kerjasama pengembangan mutu dan kualitas pendidikan.

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) dan FKM Univeritas Indonesia (UI) jalin kerjasama pengembangan mutu dan kualitas pendidikan.

Hal ini ditandai dengan studi banding yang dilakukan FKM UMI ke UI untuk meningkatkan kualitas dan akreditasi. Pasalnya, FKM UI saat ini terakreditasi A.

“Kami saat ini, tanggal 25 Juli 2017, kami melakukan studi banding ke Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Kunjungan yang diikuti pimpinan fakultas mulai dari wakil dekan, Kaprodi dan dosen-dosen Prodi Kesmas untuk meningkatkan kualitas dan akreditasi,” ujar wakil dekan I FKM UMI Dr. Muhammad Ikhtiar SKM MKes seperti rilis yang diterima Tribun.

Ikhtiar berharap, dengan adanya kunjungan ini, ukhuwah islamiyah dengan FKM UI dapat terjalin dengan baik.

“Tak kalah pentingnya juga dosen-dosen kami bisa belajar “trik-trik” untuk mendapat peringkat akreditasi terbaik seperti yang diraih UI,” ujarnya.

Kunjungan unsur pimpinan FKM UMI ini diterima langsung Dekan I FKM UI, Dr. dr. Sabarinah Prasetyo, M.Sc. Sabarinah memberikan presentasi singkat tentang profil FKM UI.

“Terima kasih atas kunjungan FKM UMI dan permohonanan maaf dari Dekan FKM UI Dr.dr. Agustin yang berhalangan hadir karena menghadiri acara UI di Bali. Terimakasih kami ucapkan kepada FKM UMI atas kunjungan ke UI,” ucapnya.

Setelah acara seremonial selesai dilanjutkan dengan diskusi dan sharing pengalaman pihak FKM UI.
Kegiatan ini meliputi Tour ke berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang yang ada di FKM UI seperti laboratorium, perpustakaan, dan gedung perkuliahan lainnya.

Sumber tribunnews.com

Menengok Kebelakang Awal Terbentuknya Fakultas Kesehatan Masyarakat UI

Terbentuknya Fakultas Kesehatan Masyarakat UI merupakan prakasa Doktor Mochtar, Kepala Departemen Kesehatan Masyarakat dan Komunitas Kedokteran FKUI.

Terbentuknya Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia merupakan prakasa Doktor Mochtar, Kepala Departemen Kesehatan Masyarakat dan Komunitas Kedokteran FKUI. Bekerjasama dengan USAID, program yang pertama kali ditawarkan adalah SKM yang setara dengan Magister Kesehatan Masyarakat.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan No. 26 Tahun 1965 tanggal 26 Februari 1965, diputuskan bahwa Fakultas Kesehatan Masyarakat dibentuk di bawah naungan Universitas Indonesia. Kemudian melalui Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan No. 153 Tahun 1965, ditetapkan tanggal berdirinya FKM UI yaitu pada tanggal 1 Juli 1965.

Pada tahun 1987 Program Sarjana Kesehatan Masyarakat dibuka guna memenuhi syarat sebagai fakultas sesuai dengan Undang-Undang Pendidikan di Indonesia. Selanjutnya sejak 1990 FKM UI menawarkan pendidikan magister di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat diikuti dengan dibukanya program magister lain seperti Kajian Administrasi Rumah Sakit, Epidemiologi dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Pada tahun 1994 FKM UI membuka Diploma III (suatu program vokasi 3 tahunan setelah pendiidkan SMA dalam berbagai bidang kesehatan). Namun untuk memenuhi tuntutan visi universitas yang lebih mengedepankan riset dan menjadi universitas kelas dunia program tersebut ditutup pada tahun 2004. Saat ini program diploma di tingkat universitas diampu oleh Fakultas Vokasi UI.

Di tahun 2013 FKM UI telah berkembang menjadi penyedia jasa pendidikan kesehatan masyarakat mulai dari Program Sarjana, Magister dan Doktor, serta memiliki 12 pusat kajian, 7 departemen dan 2 kelompok studi.

Sesuai dengan tuntutan zaman dan perubahan yang tidak bisa dihindari, dengan menyandang predikat sebagai fakultas tertua dalam bidang kesehatan masyarakat, FKM UI terus melakukan perbaikan dan mengevaluasi diri agar tetap menjadi yang terdepan dalam ilmu kesehatan masyarakat.

Sumber fkm.ui.ac.id

Mau Kuliah di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI? Baca Dulu Artikel Ini

Mau Kuliah di FKM UI? Baca Dulu Artikel Ini, mulai dari gambaran kampus UI, bocoran perkuliahan, prospek lulusan FKM UI, sampai info biaya kuliah disana.

Jurusan Kesehatan Masyarakat masih menjadi favorit bagi mereka yang ingin berkarier di dunia medis tapi kurang berminat menjadi dokter. Jangan salah, banyak potensi karier yang sangat menjanjikan untuk kamu yang lulusan Kesehatan Masyarakat. Untuk itu, silakan kamu simak baik-baik apa saja ilmu yang bisa kamu dapatkan di jurusan ini.

Kesehatan masyarakat adalah jurusan yang berasal dari rumpun ilmu kesehatan, atau dengan kata lain, jurusan ini adalah untuk kamu yang mengambil jurusan IPA saat di SMA. Di Universitas Indonesia (UI), jurusan ini memiliki fakultas tersendiri dengan jurusan dan program studi yang beragam. Perlu kamu ketahui, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI adalah Fakultas Kesehatan Masyarakat tertua di Indonesia.

Gambaran Umum

Sejatinya, Ilmu Kesehatan Masyarakat terlahir karena persoalan penyakit masyarakat di Indonesia yang penanganannya masih sangat minim di akhir masa penjajahan Belanda. Hal ini melahirkan kebutuhan untuk lebih banyak mencetak ahli medis pribumi dengan membentuk lembaga pendidikan tinggi yang mumpuni di tanah air. Lebih lengkap tentang sejarah FKM UI, kamu bisa lihat melalui link berikut http://old.ui.ac.id/id/academic/page/fkm.

Dalam prosesnya, karena tingginya kebutuhan, tak hanya dalam hal pengobatan penyakit, melainkan juga kebutuhan untuk memahami penyakit yang berkembang di masyarakat, FKM UI pun lahir. Mulanya, hanya terdapat 4 program studi tingkat sarjana yang berada di fakultas ini, yaitu Ilmu Kesehatan Masyarakat, Gizi, Kesehatan Lingkungan, dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Hingga saat ini terdapat 3 program studi tambahan, yaitu Gizi, Kesehatan Lingkungan, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Jurusan FKM UI Cocok Buat Kamu yang…

Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat sangat sesuai untuk kamu yang memiliki minat tinggi terhadap analisis untuk memecahkan masalah kesehatan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, serta minat untuk berkontribusi terhadap kemajuan ilmu kesehatan secara umum. Jika menjadi dokter, peran kamu dalam kesehatan adalah dari sisi kuratif (pengobatan), maka di jurusan ini peran kamu lebih pada sisi preventif (pencegahan) dan promotif (kampanye kesehatan). Menarik, kan?

Mata Kuliah, Kurikulum, dan Peminatan

Mata Kuliah, Kurikulum, dan Peminatan di FKM UI

Memasuki jurusan ini, kamu akan disuguhi 11 peminatan yang berbeda-beda yaitu Biostatistik, Informatika Kesehatan, Manajemen Informasi Kesehatan, Epidemiologi, Manajemen Asuransi Kesehatan, Manajemen Pelayanan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Reproduksi, Mutu Layanan Kesehatan, Promosi Kesehatan, dan Bidan Komunitas (khusus program ini diadakan bekerja sama dengan Depkes RI).

Mulanya Keselamatan dan Kesehatan Kerja menjadi bagian peminatan, namun di tahun 2015 ini, program tersebut telah mandiri sebagai salah satu program studi di FKM. Banyaknya opsi memberikan kesempatan untuk kamu memilih peminatan yang dirasa paling sesuai dengan potensi dan impian kariermu.

Prospek Kerja Lulusan FKM UI

Prospek Kerja Lulusan FKM UI

Merujuk pada kompetensi lulusan Jurusan Kesehatan Masyarakat UI (lebih lengkap bisa dilihat pada http://www.fkm.ui.ac.id/content/program-studi-sarjana-kesehatan-masyarakat-gelar-skm/) terdapat banyak peluang kerja yang menjanjikan bagi kamu. Mulai dari manajer RS, manajer rekam medik, manajer pemasaran RS, manajer asuransi kesehatan, manajer perusahaan farmasi, pemasaran laboratorium dan alat kesehatan, atau manajer di berbagai institusi kesehatan seperti Puskesmas, klinik, dinas kesehatan, maupun organisasi nonprofit yang bergerak di bidang kesehatan. Tidak hanya itu, kamu pun dapat bekerja di berbagai perusahaan yang menerapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Keselamatan Lingkungan (K3KL) yang tujuannya untuk meminimalisasi terjadinya kecelakaan saat bekerja.

Perusahaan yang menerapkan K3KL bisa berupa perusahaan tambang, perusahaan minyak, perusahaan konstruksi dan sejenisnya. Kebutuhan akan sumber daya manusia yang memahami konsep dan penerapan K3KL saat ini semakin tinggi. Mengingat tata laksana kerja di Indonesia yang mewajibkan perusahaan untuk mengimplementasikan K3KL sebagai wujud perlindungan terhadap pekerja.

Selain UI, hampir seluruh universitas dengan fakultas terkait bidang kesehatan di Indonesia memiliki Jurusan Kesehatan Masyarakat. Alasannya, karena lulusannya sangat dibutuhkan. Menjamurnya kampus yang membuka jurusan ini berbanding lurus dengan jumlah institusi kesehatan dan berbagai perusahaan yang menerapkan keselamatan kerja. Lagi-lagi, prospek kerja yang luas menjadi satu alasan kuat kenapa jurusan ini sangat diminati.

Dalam perkembangan saat ini, pemerintah mengambil kebijakan untuk mengutamakan gerakan promotif dan preventif. Harapannya, dengan membiasakan masyarakat bergaya hidup sehat, maka tingkat penyebaran penyakit di masyarakat pun menurun. Perlu diketahui, langkah ini diwujudkan pemerintah melalui adanya BPJS.

Jadi, untuk mendukung kebijakan ini, kebutuhan akan SDM lulusan kesehatan masyarakat akan semakin dicari. Maka, peluang dan prospek karier di bidang ini pun akan semakin meningkat. Peluang buat kamu untuk jadi salah satu SDM di ranah ini.

Daftar Kampus FKM Lain Selain UI

Daftar Kampus FKM Lain Selain UI

Beberapa universitas yang memiliki jurusan ini diantaranya adalah Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara, Universitas Sam Ratulangie, Universitas Ahmad Dahlan, dan Universitas Jember. Masing-masing memiliki bidang peminatan yang serupa dengan yang dapat ditemui di UI, meski secara garis besar, Jurusan Kesehatan Masyarakat di UI memang memiliki bidang peminatan terbanyak.

Biaya Kuliah di FKM UI

Biaya Kuliah di FKM UI

Untuk berkuliah di Jurusan Kesehatan Masyarakat UI, biaya yang kamu butuhkan per semesternya adalah senilai Rp7.500.000,00 untuk program sarjana reguler. Kelebihannya, di program ini kamu tidak dikenakan biaya uang pangkal. Sedangkan jika kamu tertarik dengan program sarjana ekstensi, maka kamu harus merogoh kocek lebih dalam. Biaya per semester jurusan ini untuk program sarjana ekstensi adalah Rp8.000.000,00. Lebih lengkapnya bisa kamu lihat di http://www.ui.ac.id/akademik/biaya-pendidikan.html.

Biaya yang disebutkan di atas tentunya di luar biaya hidup dan biaya bahan perkuliahan, seperti modul dan buku-buku. Belum lagi jika kamu berkeinginan untuk tinggal di kosan selama berkuliah. Pasti biaya yang dibutuhkan akan bertambah.

Nah, tertarik untuk bergabung dengan kami? Ayo segera daftar, ya.

SUMBER

4 Universitas dengan Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Terbaik di Indonesia

Universitas dengan fakultas ilmu kesehatan masyarakat memang banyak dicari oleh para calon mahasiswa baru. 4 Besar diantaranya FKM UI, UNHAS, UNDIP, UNAIR.

Universitas dengan fakultas ilmu kesehatan masyarakat memang banyak dicari oleh para calon mahasiswa baru. Banyak universitas di Indonesia yang memang menyediakan fakultas ini. Bahkan, ada beberapa di antaranya yang sudah memiliki predikat peringkat terbaik atau peringkat A. Fakultas ilmu kesehatan masyarakat pada dasarnya adalah fakultas yang prodi-prodi di dalamnya mendalami ilmu seputar public health atau kesehatan masyarakat. Ilmu jenis ini dapat didefinisikan sebagai usaha untuk memelihara, melindungi dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Usaha-usaha tersebut dilakukan dengan cara pengorganisasian masyarakat dan memberikan pendidikan dan pendampingan langsung pada masyarakat. Defenisi lain dari ilmu kesehatan masyarakat adalah ilmu untuk mengusahakan peningkatan kesehatan fisik dan mental terhadap masyarakat, memperpanjang hidup masyarakat, dan juga meningkatkan efisiensi hidup masyarakat melalui usaha pendampingan yang terorganisir. Biasanya pendampingan dan pendidikan yang dilakukan untuk mengupayakan kesehatan masyarakat yang maksimal adalah seputar peningkatan sanitasi lingkungan, pemaksimalan kebersihan lingkungan, pencegahan penyakit, pengorganisasian pelayanan medis, dan pengembangan aspek sosial. Jika aspek-aspek tersebut sudah maksimal, masyarakat mempunyai standar kehidupan dan kesehatan yang lebih tinggi.

Program studi atau jurusan seputar kesehatan masyarakat umumnya berdiri sendiri di banyak universitas dengan nama Fakultas Kesehatan Masyarakat atau yang biasa disingkat menjadi FKM. Selain memiliki jurusan kesehatan masyarakat, FKM juga biasanya memiliki jurusan kesehatan lingkungan, ilmu gizi dan masih banyak lagi. Ilmu kesehatan masyarakat tidak hanya terdapat di universitas, tapi juga bisa didapatkan di sekolah tinggi kesehatan atau STIKES. Hal ini berbeda dengan jurusan kedokteran umum atau kedokteran gigi yang biasanya hanya ada di universitas saja.

Kalau kamu pengen medalami ilmu kesehatan masyarat seperti ini, banyak universitas di Indonesia, baik negeri atau swasta, yang memiliki FKM atau Fakultas Kesehatan Masyarakat. Untuk universitas negeri, ada 4 universitas negeri di Indonesia yang fakultas kesehatan masyarakatnya sudah dianggap paling baik. FKM di keempat universitas negeri ini memiliki akreditasi A dari BAN PT. Keempat universitas negeri dengan FKM terbaik tersebut adalah:

  1. Universitas Hasanuddin Makassar (UNHAS)
  2. Universitas Indonesia Jakarta (UI)
  3. Universitas Diponegoro Semarang (UNDIP)
  4. Universitas Airlangga Surabaya (UNAIR)

Berikut pembahasannya satu per satu

1. FKM Universitas Hasanuddin Makassar (UNHAS)

FKM Unhas sudah dibuka sejak tahun ajaran 1982/1983. Pada saat dibuka, FKM Unhas memiliki program studi ilmu kesehatan masyarakat saja. Kuliah perdana dilakukan pada tanggal 18 Agustus 1982 dan diikuti oleh 21 orang mahasiswa. Dibukanya FKM Unhas ini adalah hasil dari kelas kerjasama antara Unhas dengan Departemen Kesehatan. Hari ini, FKM Unhas sudah jauh berkembang dengan adanya berbagai program studi seperti Administrasi Kebijakan Kesehatan, Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Biostatistik/Kependudukan Keluarga Berencana, Epidemiologi, Kesehatan Lingkungan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan &  Keselamatan Kerja, dan lain sebagainya. Lulusan FKM Unhas dianggap memiliki ketrampilan yang mumpuni untuk mengedukasi masyarakat tentang kesehatan dan kesehatan lingkungan. Selain itu, FKM Unhas juga sudah terbukti kualitasnya dengan mendapatkan akreditasi A.

2. FKM Universitas Indonesia Jakarta (UI)

FKM UI adalah salah satu FKM tertua di Indonesia. FKM UI secara resmi berdiri pada tanggal 1 Juli 1965. FKM UI ini merupakan fakultas ke-13 di lingkungan Universitas Indonesia. Salah satu program studi paling diminati di FKM UI ini adalah Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat. Dibangunnya FKM UI ini berlandaskan keinginan dari pihak universitas untuk menghasilkan tenaga-tenaga kompeten di bidang kesehatan masyarakat agar mereka nantinya berguna dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat dan juga derajat kesehatan masyarakat. Salah satu misi dari FKM UI adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan di bidang kesehatan masyarakat. UI sudah menghasilkan ribuan lulusan dari FKM hingga hari ini. FKM di UI juga termasuk salah satu fakultas yang paling diminati oleh mahasiswa baru.

3. FKM Universitas Diponegoro Semarang (UNDIP)

FKM Undip adalah salah satu fakultas favorit di universitas paling terkenal di Semarang ini. FKM Undip biasanya memiliki 450 kursi atau lebih untuk diperebutkan oleh calon mahasiswa baru. Tak hanya mahasiswa dari Indonesia saja, FKM Undip ini terkenal hingga ke manca negara sehingga mahasiswa asing pun berminat untuk mendalami imu kesehatan masyarakat di FKM UI. Salah satu keunggulan dari FKM Undip adalah masa studinya yang tidak lama. Hasil belajar mahasiswa memang berpengaruh, namun rata-rata mahasiswa di FKM Undip hanya membutuhkan waktu sekitar 3,5 hingga 4 tahun untuk menyelesaikan studi. Menurut banyak alumni, lulus dari FKM Undip juga masa tunggunya untuk mendapatkan pekerjaan terbilang tidak terlalu lama. Hanya sekitar 3 hingga 6 bulan saja. Bahkan, ada banyak mahasiswa FKM Undip yang saat belum lulus sudah dipesan oleh berbagai perusahaab dari berbagai industri untuk bekerja sebagai karyawan. Dari berbagai fakultas dan program studi yang ada di Udip, FKM termasuk yang paling banyak diminati.

4. FKM Universitas Airlangga Surabaya (UNAIR)

FKM Unair dibuka pada tahun 1984. Pada saat dibuka, FKM Unair ini khusus untuk para mahasiswa lulusan D3 kesehatan linier yang sudah bekerja selama minimal 3 tahun. Namun, seiring berjalannya waktu, FKM Unair kemudian juga membuka program S1 bagi mahasiswa baru dan juga membuka berbagai program studi yang terkait dengan bidang kesehatan masyarakat. Hari ini, FKM Unair adalah satu dari empat FKM di universitas negeri yang mendapatkan akreditasi A. Lulusan FKM Unair dipercaya memiliki skill yang cukup untuk memberi arahan dan pendampingan tentang kesehatan pada masyarakat. Selain itu, FKM Unair tiap tahun rutin mencetak sarjana-sarjana kompeten di bidang kesehatan masyarakat.

Kalau kamu memang tertarik ingin kuliah di FKM dan maunya kuliah di FKM universitas negeri, keempat universitas negeri di atas bisa jadi pilihan kamu. Tapi ingat, Unhas, UI, Undip, dan Unair merupakan universitas negeri favorit yang pasti jadi serbuan calon maba baik saat SNMPTN, SBMPTN, maupun saat SM. Makanya, persiapkan diri mulai dari sekarang. Belum telat kok kalau mau coba-coba daftar lewat SBMPTN atau SM. Kalau memang belum rejekinya bisa kuliah di FKM universitas negeri, masih banyak kok FKM di universitas swasta yang juga memiliki nilai akreditasi yang baik. Ada juga STIKES dan poltekkes yang biasanya juga menyediakan FKM dengan berbagai program studi.

SUMBER

Senat Akademi FKM UI Kunjungi Fakultas Kesehatan UDINUS

Dalam kunjungan kali ini juga disepakati perluasan kerjasama antara FKes Udinus dan FKM UI, dalam tataran manajerial maupun kerjasama akademik lainnya.

Sebagai salah bentuk kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi, Selasa (18/4) kemarin, Fakultas Kesehatan (Fkes) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menerima kunjungan dari Senat Akademik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI).

Kerjasama Udinus dengan UI sudah berjalan sejak 2010 dengan pengiriman mahasiswa Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Udinus menempuh Credit Transfer System (CTS) di FKM UI.

Setelah dengan bertemu Rektor Udinus, rombongan UI yang terdiri dari Dr. dr. Tri Yunis Miko Wahyono, M.Sc., Dr. Mondastri Korib Sudaryo, MS, D.Sc., dan Dr. Ir. Asih Setiarini, M.Sc ini kemudian berkunjung ke Fakultas Kesehatan dan melakukan diskusi dengan Dekan dan Senat Fakultas Kesehatan Udinus. Diskusi berlangsung hangat, terutama seputar bagaimana peran senat mendorong kualitas akademik di suatu perguruan tinggi.

Menurut Dr. Mondastri Korib, kunjungan tim UI ke berbagai universitas termasuk Udinus ini adalah untuk berbagi pengalaman menjalankan fungsi senat di FKM UI. “Selain itu, juga untuk mempelajari bagaimana pelaksanaan pekerjaan senat di berbagai institusi mitra UI,” kata Mondastri.

Dalam kunjungan kali ini juga disepakati perluasan kerjasama antara FKes Udinus dan FKM UI, dalam tataran manajerial maupun kerjasama akademik lainnya.

*Humas UDINUS

SUMBER

Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Kerjasama FKM Unand Laksanakan Studi Banding Ke FKM UI

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan kerjasama FKM Universitas Andalas melakukan kunjungan kerja ke FKM UI pada tanggal 30 Maret – 1 April 2017.

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan kerjasama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (FKM Unand) melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) pada tanggal 30 Maret – 1 April 2017.

Kunjungan ini Dikti oleh unsur pimpinan fakultas mulai dari dekan, wakil dekan, kaprodi, tenaga kependidikan dan mahasiswa perwakilan BEM FKM Unand. Kunjungan ini disambut langsung oleh Dekan FKM UI dr. Agustin Kusumawati, M.Sc, Ph.D beserta jajarannya.

Dekan FKM Unand Defriman Djafri, SKM, MKM, Ph.D mengatakan tujuan kunjungan FKM Unand ke UI adalah untuk menjalin komunikasi berupa sharing kegiatan pendidikan dan penjajakan kerjasama antara FKM Unand dengan FKM UI.

Selain itu juga membicarakan perkembangan penyelenggaraan pendidikan yang meliputi penjelasan tentang kurikulum S1 prodi kesehatan masyarakat dan gizi mahasiswa intake DIII khususnya nilai transfer, penjelasan SOTK PTNBH, pengelolaan keuangan dan struktur organisasinya dan berbagai hal lainnya.

Kegiatan ini meliputi Tour ke berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang yang ada di FKM UI seperti laboratorium, perpustakaan, dan gedung perkuliahan lainnya. Pada kesempatan yang sama Perwakilan BEM FKM Unand juga mengadakan audiensi dengan BEM FKM UI mengenai organisasi dan kegiatan kemahasiswaan yang ada di masing-masing fakultas serta sharing dengan berbagai hal lainnya.

Ia berharap dengan kegiatan studi banding ini dapat menjadi acuan dalam peningkatan kualitas pembelajaran, terjalinnya kerja sama antara FKM Unand dan FKM UI di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta rencana pembangunan gedung FKM Unand di Limau Manis.

Humas dan Protokol Unand

SUMBER