
Puskesmas Salopa dalam agenda posyandu rutin bayi, balita dan ibu hamil mengadakan penyuluhan kesehatan pada Sabtu, 16 November 2024 dengan materi kesehatan reproduksi di Posyandu Pencutlame, Desa Banjar Waringin, Kecamatan Salopa, Tasikmalaya. Kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi ini diikuti sebanyak 30 peserta dengan menghadirkan Narasumber Rosyati, S.ST yang merupakan Bidan Koordinator UPTD Puskesmas Salopa.
Penyuluhan kesehatan reproduksi oleh pihak puskesmas merupakan bentuk pencegahan pernikahan usia dini dan upaya untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi di Kecamatan Salopa. Selain itu, penyuluhan KESPRO ini sebagai sarana edukasi dan memberi pemahaman pada ibu tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan hak-hak reproduksi. Melalui penyuluhan kesehatan reproduksi ini dapat memberi gambaran bahwa dengan menjaga kesehatan reproduksi penting untuk menjamin keberlangsungan hidup manusia dari generasi ke generasi.
Target sasaran pesera penyuluhan kesehatan reproduksi ini adalah ibu dengan balita. Pemberian edukasi sedini mungkin kepada ibu sebagai orang tua mempunyai peran panutan identitas sosial yang pertama bagi anak. Selain itu, keluarga (orang tua) merupakan tempat pendidikan yang pertama dan utama bagi anak. Semakin baik peran orang tua dengan bersikap terbuka dan informatif, maka akan semakin baik pula pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan dampak bahaya dari perilaku seksual.
Kegiatan penyuluhan Kesehatan reproduksi ini dimulai dari pukul 09.00 -10.00 WIB. Adapun materi yang disampaikan ialah, cara menjaga organ repoduksi, penyakit menular seksual (PMS), dan pentingnya edukasi kesehatan reproduksi dan dampaknya.

Selama penyampaian materi berlangsung, peserta terlihat sangat antusias dan serius saat menyimak penjelasan narasumber yang sangat informatif dan komunikatif. Saat memasuki sesi tanya jawab peserta juga tidak ragu untuk bertanya pada narasumber.
Dengan diadakannya penyuluhan kesehatan reproduksi oleh pihak puskesmas, diharapkan sebagai bentuk pencegahan pernikahan usia dini dan upaya untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi di Kecamatan Salopa.
Melalui langkah awal ini, kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi juga bisa bekerjasama dengan berbagai pihak dari lintas sektor agar menciptakan kemudahan akses informasi dan perawatan yang diperlukan untuk menjaga kesehatan reproduksi mereka tanpa terhalang pendidikan.
Artikel ini telah di-review oleh:
Elis Paridatul, S.KM
Tenaga Promkes Puskesmas Salopa
Puskesmas Salopa
Jl. Raya Salopa No. 226, Kec. Salopa, Tasikmalaya 46192