Dedikasi Para Dosen Horizon Karawang Antarkan Para Mahasiswa Menjemput Masa Depan yang Lebih Baik

Upaya untuk membentuk manusia Indonesia yang global dan memiliki masa depan yang lebih baik lewat  pendidikan bagi kaum muda Indonesia tidak hanya dijalankan oleh Horizon Karawang lewat penyediaan berbagai fasilitas kekinian yang menunjang kenyamanan dan kegiatan perkuliahan/ keilmuan. Namun juga lewat dedikasi dan kompetensi para dosen yang dalam menjalankan kurikulum dan mendidik mahasiswa dalam perkuliahan.

Horizon Karawang telah memiliki reputasi yang kuat dalam menyediakan pendidikan berkualitas. Untuk STIKes Horizon Karawang telah berdiri selama 24 tahun dan terakreditasi “Baik Sekali” oleh LAM-PTKES untuk program studi S1 Keperawatan dan Ners. Eldawati, M.Kep., Ph.D selaku Ketua STIKes Horizon Karawang menjelaskan bahwa lebih dari 50% perawat di RSUD Karawang merupakan lulusan STIKes Horizon Karawang. Karena reputasi STIKes Horizon Karawang pula, ada beberapa institusi Rumah Sakit yang mengadakan rekrutmen langsung di kampus sehingga biasanya sebelum upacara wisuda, para mahasiswa yang sudah lulus tersebut sudah dalam posisi bekerja.

Eldawati menambahkan kompetensi mahasiswa juga terus dikejar misalnya untuk skill laboratorium mahasiswa dengan memiliki laboratorium OSCE (Objective Structural Clinical Evaluation) sendiri dan dosen-dosen penguji yang bersertifikasi nasional. Begitu juga dengan sertifikasi K3 dan Gadar bagi para mahsiswa yang yang sangat diperlukan di Kawasan Industri seperti Karawang.

Reputasi tersebut tentu tak lepas dari dedikasi para dosen untuk selalu bersama para mahsiswa memberikan pendampingan dalam pendidikan. Eldawati menjelaskan bahwa walau disibukkan dengan berbagai urusan sebagai Ketua STIKes Horizon Karawang, namun jiwanya sebagai pendidik tetap membuatnya ingin turun ke bawah. Selain tetap mengajar, Eldawati yang baru saja meraih gelar doktor keperawatan di Lincoln University Malaysia tersebut juga tak segan ikut menguji atau mendampingi langsung para mahasiswa yang menjalankan praktik keperawatan di Rumah Sakit.

“Karena mahasiswa akan lebih mudah untuk meniru dengan melihat langsung apa yang kita contohkan. Di STIKes Horizon kami menekankan penanganan komprehensif tidak hanya memperhatikan unsur biologis karena manusia bukan sekadar organisme namun juga unsur psikologis, sosial, bahkan spiritual. Tiap mahasiswa diajarkan menggali keluhan setiap pasien dengan kemampuan komunikasi dibarengi dengan pengetahuan etika profesi ketika berhadapan dengan pasien maupun keluarganya untuk mengetahui apa yang harus dilakukan untuk membantu penyembuhan pasien,” ujar Eldawati yang sudah mengajar di STIKes Horizon Karawang (dulu bernama STIKes Kharisma) sejak tahun 1998.

Reputasi STMIK Horizon Karawang juga tak kalah kuat. Dalam tracer study atau survey alumni pada tahun 2020 tingkat penyerapan kerja lulusan STMIK Horizon Karawang mencapai 97 %. Dedih, M. Kom salah seorang dosen yang sudah mengajar di STMIK Horizon Karawang sejak tahun 2005 menjelaskan bahwa di dalam bidang keilmuan komputer, perkembangan yang sangat cepat membuat upgrade kemampuan diri bagi para dosen adalah suatu hal yang tak bisa ditawar lagi. “Jika tidak, bisa kalah dong dengan mahasiswanya,” seloroh pria ramah ini.

Upgrade kemampuan dosen tersebut memang sangat diperlukan untuk mengawal kurikulum di STMIK Horizon Karawang yang benar-benar disesuaikan dengan kemampuan apa yang diperlukan dalam dunia kerja berdasarkan masukan langsung dari 10 perusahaan terkemuka di Indonesia. “Selain rutin mengikuti pelatihan-pelatihan, para dosen juga aktif terlibat dalam grup-grup diskusi IT,” sambung Dedih.

Salah satu hal yang membuat lulusan STMIK Horizon Karawang dianggap memiliki kompetensi tinggi dan sangat cepat terserap pasar kerja menurut Dedih adalah untuk mata kuliah-mata kuliah inti para mahasiswa ditugaskan untuk mengerjakan project case study. Dimulai dengan menganalisis kebutuhan di dunia nyata dan mencari solusi apa yang dapat dipecahkan lewat ilmu IT. Dengan demikian para mahasiswa minimal akan memiliki 8-10 portfolio project yang akan sangat berguna ketika berhadapan dengan para penyedia kerja.

Untuk itu selain kompetensi keilmuwan, integritas dan keuletan para dosen di STMIK Horizon Karawang memang sangat diperlukan untuk selalu bersama mendampingi para mahasiswa demi memaksimalkan potensi mereka. Menurut Dedih, asal ada kemauan ia sering menemukan mahasiswa yang tadinya secara akademik biasa-biasa saja atau bahkan tertatih-tatih, pada akhirnya bisa berkembang.

“Saya rasa semua mahasiswa sebenarnya memiliki potensi. Tinggal bagaimana kita memotivasi mereka. Kita semua sebagai dosen tentu telah terdidik dan memiliki kompetensi dalam bidang pendidikan. Jadi bagaimana cara kita berkomunikasi, mengarahkan dan berperan sebagai fasilitator dalam perkembangan keahlian dan keilmuan para mahasiswa tersebut demi masa depan mereka,” jelas Dedih. Masih menurut Dedih, untuk mengembangkan potensi para mahasiswa STMIK Horizon Karawang tersebut, maka tahun lalu telah selesai dibangun tiga laboratorium komputer baru dengan perangkat keras dan perangkat lunak terkini. Ketiga laboratorium tersebut dibuat untuk kebutuhan yang berbeda-beda agar mahasiswa bisa memaksimalkan teknologi terbaru dan setara dengan yang ada di industri saat ini.

Yuk Share Postingan Ini:
Kesmas.ID
Kesmas.ID
Articles: 673

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *