Gerakan Saka Bakti Husada Mendukung Posyandu dalam Rangka HUT SBH ke-39

Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Saka Bakti Husada (SBH) ke-39, gerakan Saka Bakti Husada (SBH) Bojonggambir mendukung posyandu dengan memberikan penyuluhan mengenai pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan Praktik cara 6 langkah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang baik dan benar di wilayah kerja Puskesmas Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di Desa Bojonggambir yang diselenggarakan di dua titik yaitu di Posyandu Puspa Indah 1 dan Posyandu Harapan.

Penyuluhan gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) tersebut dilakukan oleh anggota Saka Bakti Husada (SBH) dengan didampingi Kader Posyandu Puspa Indah 1 dan Posyandu Harapan.

Pada kegiatan tersebut, anggota Saka Bakti Husada (SBH) membantu kader di 5 langkah kegiatan posyandu, dari mulai pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan dan pelayanan kesehatan. Di Langkah Penyuluhan anggota Saka Bakti Husada (SBH) dengan didampingi Kader menekankan materi pentinganya  mencuci tangan pakai sabun (CTPS) yang benar dengan memenuhi 6 langkah CTPS.

Gerakan Saka Bakti Husada Mendukung Posyandu dalam Rangka HUT SBH ke-39

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah cara membersihkan tangan dengan sabun dan air untuk mencegah penyebaran kuman dan penyakit. Mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu cara efektif untuk mengurangi risiko penularan penyakit melalui kontak langsung atau permukaan yang terkontaminasi.

Kepatuhan praktik cuci tangan pakai sabun penting dilakukan secara rutin sesuai anjuran WHO. Ada 5 waktu penting untuk mencuci tangan pakai sabun yaitu saat sebelum makan, sebelum menjamah makanan, sebelum menyusui bayi, sesudah BAB dan sesudah beraktivitas.

Menurut Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI), materi mengenai CTPS diperlukan karena karena kita ketahui bahwa perilaku CTPS itu penting dalam mencegah berbagai penyakit. Mencuci tangan pakai sabun merupakan tindakan yang sederhana, namun mempunyai dampak yang sangat besar dalam pencegahan penyakit menular karena tangan merupakan bagian tubuh yang bersentuhan dengan benda lain. Maka tak heran jika kuman berbahaya menempel di tangan dan menimbulkan penyakit. Kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) perlu dilakukan sejak dini agar menjadi kebiasaan hingga dewasa.

Gerakan Saka Bakti Husada Mendukung Posyandu dalam Rangka HUT SBH ke-39

Gerakan Saka Bakti Husada (SBH) ini berlangsung 2 hari yaitu pada tanggal 09 Juli – 10 Juli 2024. Gerakan Saka Bakti Husada (SBH) ini di hadiri oleh 10 orang peserta gerakan Saka Bakti Husada (SBH) Bojonggambir yang dibagi menjadi 2 tim, dimana dalam 1 tim terdiri dari 5 orang anggota.

“Alhamdulillah, dengan adanya gerakan ini, kader sangat terbantu. Mudah mudahan kedepannya bisa terus berjalan kegiatan ini” tutur bu Imas selaku Kader Posyandu Puspa Indah 1.

Selama kegiatan sosialisasi berlangsung, seluruh peserta Saka Bakti Husada (SBH) Bojonggambir dalam membantu kader sangat luar biasa.

Gerakan Saka Bakti Husada Mendukung Posyandu dalam Rangka HUT SBH ke-39

“Cape, tapi seru” ujar Kak Zamzam yang membantu di langkah Penimbangan.

Doni Juliana,S.KM selaku Pimpinan Saka Bakti Husada (SBH) berharap dengan adanya gerakan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi para anggota Saka Bakti Husada (SBH), supaya kedepannya mereka tidak lagi ragu/canggung dalam membantu kegiatan posyandu di wilayah mereka tinggal.

Yuk, mari kita mulai kesadaran akan perlunya melindungi diri dan orang terdekat dengan mencuci tangan 6 langkah pakai sabun.

Yuk Share Postingan Ini:
adistiamira
adistiamira
Articles: 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *