Hepatitis B bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu hepatitis B Akut dan Kronis. Hepatitis B akut tidak berlangsung lama dan biasanya bisa menghilang dengan sendirinya, sedangkan hepatitis B kronis berlangsung lebih lama dan bisa menyebabkan penyakit yang berbahaya.
Hepatitis B Akut
Hepatitis B akut adalah infeksi HBV yang berlangsung kurang dari waktu 6 bulan. Pada level ini, tubuh masih mampu untuk melawan dan bisa benar-benar sembuh. Dengan kata lain, hepatitis B akut masih bisa sembuh sepenuhnya dalam waktu beberapa bulan (tidak lebih dari 6 bulan). Kebanyakan orang dewasa tertular jenis hepatitis B akut.
Hepatitis B Kronis
Hepatitis B Akut vs Kronis, Mana Lebih Berbahaya? Infeksi HBV yang bersifat kronis akan berlangsung lebih lama, yaitu lebih dari 6 bulan. Kabar buruknya, kondisi ini bisa menjadi lebih parah dan bertahan lama saat pengidapnya memiliki kondisi kekebalan tubuh yang lemah.
Jika tidak ditangani dan terlanjur berkembang kronis, penyakit ini berisiko tinggi menyebabkan penyakit serius. Hepatitis B kronis bisa menyebabkan kondisi berbahaya, seperti sirosis dan kanker hati.
Mana Lebih Berbahaya?
Risiko hepatitis B kronis meningkat saat seseorang terinfeksi virus pada usia muda.
Semakin muda usia saat terserang, misalnya saat anak-anak, maka semakin besar risiko penyakit hepatitis B berkembang menjadi kronis.
Nah, dari penjelasan perbedaan hepatitis B akut dan kronis di atas, bisa disimpulkan bahwa hepatitis B kronis lebih berbahaya daripada akut.
Sumber: halodoc.com



