
Pada Selasa pagi, tanggal 13 November 2024, RA Nurhidayah Panagan, Desa Cibungur, menjadi saksi terlaksananya kegiatan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) dan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak (SDIDTK). Acara ini berlangsung selama dua jam, dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Kegiatan terlaksana dengan baik berkat antusiasme besar dari para peserta dan dukungan penuh dari pihak penyelenggara.
Acara ini dihadiri oleh 24 siswa dari kelas A dan B RA Nurhidayah Panagan. Dari jumlah tersebut, terdapat 14 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Namun, 9 siswa tidak dapat hadir karena berhalangan. Walaupun demikian, semangat peserta yang hadir terlihat dari keterlibatan aktif mereka sepanjang kegiatan.
Kegiatan ini dipandu oleh dua narasumber berpengalaman, yaitu Lita Nurinsah, A.M.Keb, seorang bidan, dan Ai Nurkamila, A.Md.Kes, pemegang program Promkes. Kedua narasumber menyampaikan materi penting dengan jelas dan inspiratif.
Materi pertama membahas pentingnya pemberian obat pencegahan massal sebagai upaya serentak untuk mematikan cacing pada wilayah berisiko. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pencegahan penularan cacingan yang sering mengancam kesehatan anak-anak di usia sekolah. Materi kedua mengupas tuntas SDIDTK, yaitu pembinaan tumbuh kembang anak usia 0–5 tahun, terutama dalam periode emas 5 tahun pertama kehidupan. Tujuan SDIDTK adalah memastikan setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik maupun mental.

Acara ini dirancang tidak hanya untuk memberikan edukasi kesehatan tetapi juga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak usia sekolah. Harapan besar disampaikan oleh para narasumber dan panitia agar kegiatan seperti ini mampu mengajarkan pola hidup sehat sejak dini kepada anak-anak. Lebih jauh lagi, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut, melibatkan lebih banyak peserta, dan membawa dampak positif yang lebih luas. Dengan kolaborasi yang baik antara lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya peningkatan kualitas kesehatan anak-anak dapat tercapai dengan optimal.
Melalui kegiatan POPM dan SDIDTK ini, RA Nurhidayah Panagan kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang peduli terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak didiknya. Semoga inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk menyelenggarakan kegiatan serupa di masa mendatang.
Artikel ini telah direview oleh:
Ai Nurkamila, A.Md.Kes
Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Parungponteng
Puskesmas Parungponteng
Jl. Raya Parungponteng 01/01 Desa/Kec. Parungponteng Kab. Tasikmalaya.



