Promotor Kesehatan Puskesmas Kayu Tangi Buat Inovasi Kaldu TB

Dukung Kesembuhan Pasien TB, Promotor Kesehatan Puskesmas Kayu Tangi Buat Inovasi Kaldu TB

Penyakit tuberkulosis (TBC) di Indonesia menempati peringkat kedua setelah India, yakni dengan jumlah kasus 969 ribu dan kematian 93 ribu per tahun atau setara dengan 11 kematian per jam. Berdasarkan Global TB Report tahun 2022 jumlah kasus TBC terbanyak di dunia pada kelompok usia produktif terutama pada usia 25 sampai 34 tahun. Di Indonesia jumlah kasus TBC terbanyak yaitu pada kelompok usia produktif terutama pada usia 45 sampai 54 tahun.

Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Bakteri TBC dapat menular melalui udara ketika partikel dahak orang dengan TBC paru keluar saat batuk, bersin dan berbicara. Percikan-pericakan dahak tersebut yang mengandung bakteri dan dapat melayang-layang di udara seingga terhirup oleh orang lain. TBC utamanya menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ tubuh lain seperti selaput otak, kulit, tulang, kelenjar getah bening,dan lainnya ketika bakteri TBC keluar dari paru-paru melalui aliran darah.

Penemuan kasus sedini mungkin dan pengobatan secara tuntas sampai sembuh merupakan salah satu upaya yang terpenting dalam memutus penularan TBC di masyarakat. Untuk mendukung hal tersebut, Promotor Kesehatan Puskesmas Kayu Tangi membuat Inovasi Kalender Pengingat dan Edukasi Tuberkulosis (Kaldu TB) yang merupakan kalender dinding yang terdiri dari 6 halaman atau lembar yang digunakan sebagai media promosi Kesehatan berupa lembar balik yang berisi tentang edukasi seputar tuberkulosis (Pengertian TB, Gejala dan Penularan TB, Sasaran/ investigasi Kontak, Pengobatan TB dewasa dan anak, serta Pencegahan TB).

Dengan memanfaatkan fungsi kalender sebagai penunjuk dan pengingat waktu yang dipakai setiap hari, inovasi Kaldu TB ini juga sebagai pengingat bagi pasien untuk mengingatkan jadwal minum obat dan pengambilan obat. Selain itu, juga sebagai bermanfaat bagi petugas TB untuk melakukan tatalaksana pengobatan TB. Kaldu TB juga bermanfaat bagi keluarga pasien TB. Keluarga dapat meningkatkan pengetahuan tentang Tuberkulosis,  juga membantu mengingatkan jadwal pasien TB untuk minum obat dan berobat serta dapat menjadi pengawas minum obat (PMO).  

Manfaat inovasi telah dirasakan oleh pasien TB Puskesmas Kayu Tangi, pasien TB yang telah menyelesaikan pengobatan pada Tahun 2022 sebanyak 12 pasien, dan diharapkan inovasi Kaldu TB terus dimanfaatkan untuk pasien-pasien TB di tahun-tahun berikutnya sehingga dapat mendukung eliminasi Tuberkulosis 2030.


Penulis:

Indah Septiarini, SKM
Promotor Kesehatan
Puskesmas Kayu Tangi Kota Banjarmasin

Yuk Share Postingan Ini:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Topik Populer


Akreditasi Puskesmas BPJS Kesehatan Dana Desa DBD Dinkes Kab Enrekang Dinkes Kab Indramayu FKM UI FKM Unand FKM Undip FKM Unhas Germas Gizi Buruk Hipertensi Imunisasi Imunisasi MR Kemenkes Kemenkes RI Kesehatan Lingkungan Kesehatan Masyarakat Kesehatan Remaja Kesehatan Reproduksi Mahasiswa Kesmas Nusantara Sehat PBL Pencerah Nusantara Pengabdian Masyarakat Penyakit Tidak Menular Penyuluhan Kesehatan PHBS Posyandu Posyandu Remaja Prodi Kesehatan Masyarakat Prodi Kesmas Promkes Promosi Kesehatan Puskesmas Puskesmas Krangkeng Seminar Kesehatan Seminar Nasional STBM STIKes Kuningan Stunting TBC Tenaga Kesehatan Tuberkulosis