KESMAS.ID – Salah satu manfaat dari berpuasa adalah tubuh dapat meregenerasi sel-sel yang rusak menjadi sel-sel yang baru. Cara ini disebut dengan mekanisme autofagi.
Mungkin bagi sebagian orang, autofagi masih terasa asing. Mari mengenal autofagi dalam meregenerasi sel-sel tubuh lebih dekat.
Hubungan Autofagi dan Puasa
Autofagi adalah proses alami tubuh untuk membuang sel-sel yang rusak dan tidak berfungsi, sekaligus menggantinya dengan sel-sel yang baru.
Para ilmuwan berpendapat, berpuasa lebih dari dua belas jam akan memicu autofagi. Dengan hal ini dianggap dapat memperpanjang usia hidup.
Ketika berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan selama berjam-jam sehingga sel-sel tubuh menjadi kelaparan. Di saat seperti inilah proses autofagi mulai bekerja dengan memakan sel-sel yang telah rusak tersebut.
Autofagi penting sebagai sistem pembersihan yang membantu menghilangkan limbah yang sudah tidak dipakai lagi di dalam tubuh. Dengan demikian, autofagi dapat meregenarasi sel-sel tubuh dan menjaga kebugaran vitalitas tubuh.
Cara Kerja Autofagi
Berikut cara autofagi bekerja dalam tubuh manusia:
- Ketika tubuh dalam kondisi berpuasa, proses autofagi pun dimulai. Struktur membran berbentuk bola (autofagosom) terbentuk untuk mengelilingi komponen sel yang rusak atau tidak diperlukan. Autofagosom kemudian menyatu dengan lisosom, organel yang berisi enzim pencerna. Enzim-enzim tersebut mencerna komponen tersebut untuk membentuk organel baru.
- Dalam artian sederhana, ketika tubuh kekurangan asupan nutrisi makanan, sel-sel sehat memakan sel-sel yang telah rusak atau tidak berfungsi.
Manfaat Autofagi
Berikut manfaat autofagi bagi tubuh dan kesehatan:
- Membersihkan tubuh dari limbah.
Tubuh terdiri dari triliunan sel. Seiring waktu, molekul yang tidak diinginkan menumpuk dalam sel dan dapat merusak, serta membuatnya berhenti bekerja. Molekul ini bisa menjadi sampah dan mengganggu kinerja sel tubuh yang sehat. Dengan berpuasa, maka proses autofagi sangat bermanfaat dalam pembersihan tubuh dari sel-sel yang rusak.
- Mengurangi penyakit degeneratif, seperti alzheimer, parkinson, dan kanker yang sering berkaita dengan protein dan organel sel. Dalam proses autofagi terjadi pertumbuhan sel-sel yang baru sehingga tubuh menjadi lebih sehat.
- Membantu memperbaiki kerusakan sel yang memperlambat proses penuaan. Dengan terjadinya regenarasi sel, sel-sel yang rusak berganti dengan yang baru sehingga dapat memperlambat proses penuaan secara dini.
- Membantu melawan infeksi akibat virus ataupun bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Dengan adanya regenerasi sel tubuh, tubuh menjadi lebih sehat dan bugar.
Asupan Buka Puasa untuk Sistem Imun
Berpuasa juga dapat memperkuat sistem imunitas tubuh, berikut zat gizi yang diperlukan untuk menjaga imunitas tubuh, di antaranya:
- Vitamin C
Vitamin C merupakan vitamin yang direkomendasikan ketika berbuka puasa untuk menguatkan sistem imun. Vitamin ini banyak ditemukan pada buah jeruk, stroberi, paprika, dan brokoli.
- Vitamin B6
Vitamin ini dibutuhkan untuk reaksi biokimia sistem imun tubuh. Vitamin ini dapat ditemukan pada buah pisang dan sayur-sayuran.
- Vitamin E
Vitamin E merupakan antioksidan yang berfungsi melawan infeksi. Vitamin ini dapat ditemukan pada kacang-kacangan dan biji-bijian.
- Asam Lemak Omega 3
Lemak di dalam tubuh terdiri dari dua macam jenis lemak, yaitu lemak baik dan jahat. Lemak baik dapat ditemukan pada lemak tak jenuh, seperti alpukat dan ikan laut.
Sementara itu, lemak jahat atau yang biasa kita sebut dengan kolesterol atau lemak jenuh. Contoh lemak jahat adalah lemak trans atau makanan dengan gula yang tinggi.
Berpuasa sangat bermanfaat bagi tubuh. Hal itu terletak pada proses autofagi yang dapat menyehatkan tubuh. Tidak hanya sekadar ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, tetapi berpuasa juga ternyata banyak memiliki manfaat. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat!
Oleh: Indah Permatasari, S.K.M.
Sumber:
Gpriority.co.id. 2025. Puasa 12 Jam: Kunci Memicu Autofagi untuk Regenerasi dan Vitalitas Tubuh
Halodoc.com. 2022. Pengaruh Puasa Ramadhan Terhadap Sistem Imun Tubuh
Alodokter.com. 2022. Autofagi, Proses Detoks Tubuh yang Bermanfaat bagi Kesehatan
Halodoc.com. 2023. Mengenal Autofagi, Detoks Tubuh saat Berpuasa



