Cara Berpuasa yang Optimal bagi Orang dengan Diabetes

Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya gula darah di dalam tubuh. Dengan berpuasa, maka kadar gula dalam darah dapat dikontrol

KESMAS.ID – Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya gula darah di dalam tubuh. Tingginya gula darah di dalam tubuh dipicu oleh resistensi insulin sehingga insulin menjadi tidak peka akan keberadaan gula darah. Akhirnya hal ini menyebabkan melonjaknya kadar gula darah seseorang. Penderita diabetes dapat merasakan gejala seperti mudah lapar dan haus, serta sering buang air kecil, terutama pada malam hari.

Pilihan Menu Sahur Anti Ngantuk Seharian

Faktor risiko diabetes antara lain berat badan yang naik secara drastis dan tidak dapat dikontrol. Kenaikan berat badan berlebih juga dapat dipicu oleh konsumsi makanan dan minuman manis. Terkadang seseorang  dapat tanpa sadar berada pada fase prediabetes, yaitu fase dimana kadar gula darah cukup tinggi, tetapi tidak cukup untuk dikategorikan sebagai diabetes.

Beberapa cara untuk mengelola kondisi diabetes adalah dengan tidak memakan makanan manis secara berlebihan dan menjalani pola hidup sehat agar gula darah dapat terkontrol. Selain itu, orang dengan diabetes juga disarankan untuk melakukan cek kesehatan rutin di fasilitas kesehatan terdekat dan minum obat-obatan secara rutin.

Tips Berpuasa bagi Penderita Diabetes

Menjelang bulan Ramadan, orang dengan diabetes mungkin memiliki kekhawatiran tentang cara menjalankan ibadah puasa dengan optimal. Faktanya, penyakit kronis bukan menjadi halangan dalam berpuasa. Ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan agar tidak merasa lemas selama puasa, di antaranya:

Dengan bersahur maka memastikan adanya asupan energi sehingga penderita diabetes tidak mengalami hipoglikemia atau kadar gula rendah.

Sarapan bisa diganti dengan sahur, makan siang diganti dengan buka puasa, dan makan malam dilakukan setelah sholat tarawih. Makan sahur dianjurkan dilakukan mendekati waktu imsak, sedangkan untuk berbuka puasa dilakukan sesegera mungkin.

Mengatur porsi makan untuk tidak berlebihan sangat penting agar tidak mengalami kegemukan dan lonjakan gula darah yang tinggi ketika berbuka puasa. Awali dengan minum air putih dan kurma, lalu bisa dengan makan makanan berat.

Makanan yang mengandung serat memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Tentu hal ini sangat direkomendasikan untuk dimakan ketika sahur. Makanan yang mengandung serat, contohnya adalah nasi merah, gandum, sayur, dan buah.

Mengonsumsi gorengan dapat menyebabkan penimbunan lemak dalam tubuh sehingga gula dalam darah pun meningkat. Selain itu, penderita diabetes juga disarankan untuk membatasi makan makanan manis secara berlebihan.

Kecukupan akan air putih 2 liter per hari menjadi penting. Minum air putih lebih baik dibandingkan minum minuman manis, seperti teh atau kopi, yang memiliki kafein sehingga lebih mudah memicu rasa haus.

Pemeriksaan gula darah secara teratur penting untuk dilakukan agar tidak terjadi lonjakan ataupun penurunan gula darah secara drastis. Apabila gula darah kurang dari 70 mg/dL dan lebih dari 300 mg/dL, penderita diabetes dianjurkan untuk membatalkan puasanya.

Berolahraga ketika puasa baik untuk menjaga kebugaran asal tidak berlebihan. Bagi penderita diabetes, aktivitas fisik yang berlebihan dapat menyebabkan hipoglikemia. Salah satu jenis aktivitas fisik yang dapat dilakukan adalah sholat tarawih.

Selama menjalani ibadah puasa, penderita diabetes harus tetap mengonsumsi obat secara rutin dan berkonsultasi dengan dokter terkait jadwal minum obat yang tepat.

Itulah cara berpuasa bagi penderita diabetes. Jangan lupa tips-tipsnya dilakukan. Semoga apa yang disampaikan bermanfaat!

Alodokter.com. 2024 Diabetes

Alodokter.com. 2023. Panduan Berpuasa bagi Penderita Diabetes

Yuk Share Postingan Ini:
Indah Permatasari
Indah Permatasari
Articles: 24

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *