Kabupaten Tasikmalaya pada, 18-19 November 2024, Program inklusi Aisyiyah telah melaksanakan sekolah lansia berdaya di Desa Sirnaputra. Sebanyak 25 orang lansia yang ada di wilayah Desa Sirnaputra mengikuti kegiatan ini.
Sekolah Lansia Berdaya merupakan program inklusi Aisyiyah yang berkolaborasi dengan Puskesmas Cigalontang, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Kabupaten Tasikmalaya, dan PPS Desa Sirnaputra. Kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor Desa Sirnaputra dan berlangsung selama selama 2 hari dengan durasi 3 jam per hari.

Senam Lansia
Kegiatan ini diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh para peserta yaitu lansia di halaman kantor Desa Sirnaputra. Kegiatan senam dilaksanakan setiap pukul 09.00 WIB selama 2 hari berturut-turut sebelum kelas edukasi dimulai. Usia tak menghalangi para lansia untuk bergerak lincah mengikuti kegiatan senam ini. Hal ini terlihat dari antusiasme seluruh peserta yang tinggi dalam mengikuti senam pagi ini.

Materi yang Disampaikan di Sekolah Lansia Berdaya
Sejumlah narasumber yang berasal dari instansi-instansi yang berkolaborasi pada Sekolah Lansia Berdaya program inklusi Aisyiyah turut memberikan edukasi di hari pertama penyelenggaraan sekolah bagi para lansia yang hadir, diantaranya yaitu Yoyoh, S.Tr.Keb, (Bidan di Puskesmas Cigalontang) dan Bani Srinurbani,S.K.M., (Tenaga Promkes Puskesmas Cigalontang). Materi yang disampaikan yaitu mengenai masalah kesehatan lansia seperti hipertensi, diabetes, dan demensia. Hal-hal yang menjadi poin penyampaian materi yaitu tentang gejala dan tanda bahaya dari penyakit-penyakit tersebut. Selain itu, narasumber juga memaparkan mengenai perawatan kebersihan diri dan keamanan lingkungan yang meliputi perawatan mata, hidung, telinga, kulit, rambut, kuku.
Tak hanya itu, PERSAGI Kabupaten Tasikmalaya yang diwakilkan oleh Sofi Zakiyah, S.Gz juga turut memberikan informasi kesehatan di hari kedua sekolah lansia berdaya. Beliau menyampaikan materi mengenai pemenuhan gizi seimbang bagi lansia.
Selain informasi kesehatan, untuk mempersiapkan para lansia dalam momen kontestasi politik di daerah, PPS Desa Sirnaputra, Bapak Yudi Rismayadi memberikan informasi terkait partisipasi politik bagi para lansia. Hal ini untuk menegaskan kembali bahwa para lansia memiliki peranan yang sama sebagai warga negara untuk terlibat aktif dalam perencanaan program-program pemerintah.

Pemeriksaaan Kesehatan
Kegiatan Sekolah Lansia Berdaya dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu (GDS). Hal ini dilaksanakan sebagai bentuk pemantauan kesehatan berkala bagi para lansia untuk menekan risiko komplikasi kesehatan yang dapat timbul akibat penurunan fungsi fisik pada lansia.
Sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia dalam mengelola lansia untuk menjadi lebih berdaya, Sekolah Lansia Berdaya diharapkan dapat menjadi langkah kolaborasi yang inovatif untuk mendukung pengembangan lansia yang berdaya yang dapat menjalani kehidupan sehat, produktif, mandiri serta tangguh demi mencapai kehidupan lansia yang berkualitas dan bahagia.
Artikel ini telah direview oleh:
Bani Srinurbani S.K.M.
Tenaga Promkes Puskesmas Cigalontang
Puskesmas Cigalontang Jl Perkantoran No 38 Ds. Cigalontang Kec. Cigalontang Kab Tasikmalaya, Jawa Barat



